Kunjungi Pameran May All Be Happy Karya Oliver Wihardja
Depok, Trenzindonesia | Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mengunjungi pameran seni bertajuk “May All Be Happy” karya Oliver Wihardja, seorang seniman muda dengan autisme.

Pameran yang digelar di Oliver’s Barn, Depok, ini menampilkan karya-karya penuh makna dan kasih yang menggambarkan potret para biksu serta kutipan bijak dari para guru meditasi.
Dalam kunjungannya, Wamenekraf Irene menyampaikan apresiasi atas talenta dan semangat Oliver dalam berkarya.
“Melalui pameran ini, kita dapat melihat bagaimana ekonomi kreatif dapat menjadi wadah bagi para seniman dengan autisme untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan bakat mereka,” ujar Irene.
Karya-karya Oliver telah dikenal luas melalui sejumlah pameran sebelumnya seperti “Walk With Me” pada tahun 2022 dan “The Way of the Cross” pada 2023. Gaya lukisannya yang tulus dan penuh kehangatan menjadi ciri khas yang menyentuh banyak hati.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) turut memfasilitasi karya Oliver dalam perayaan Waisak 2025, dengan menghadirkan salah satu lukisannya yang dipersembahkan kepada seorang Biksu asal Thailand yang melakukan perjalanan spiritual ke Candi Borobudur dengan berjalan kaki.

Komitmen untuk Ekonomi Kreatif yang Inklusif
Kunjungan Wamenekraf Irene menegaskan komitmen Kemenekraf untuk mendorong ekonomi kreatif yang inklusif dan beragam, memberikan ruang bagi seniman dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang autisme, untuk tampil dan berkembang.
“Kami akan terus mendukung dan mempromosikan karya-karya seniman dengan autisme dan kebutuhan khusus lainnya, sehingga mereka dapat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi di dalam ekonomi kreatif,” tegas Irene.
Ia juga berharap pameran ini dapat menjadi inspirasi bagi seniman muda lainnya untuk berani mengekspresikan diri serta membuka peluang kolaborasi antara Kemenekraf dan para seniman dengan kebutuhan khusus di masa mendatang.
Apresiasi dari Keluarga
Ibu dari Oliver, Sinhwi Halim, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Wamenekraf dan perhatian yang diberikan kepada anaknya.
“Saya berharap pameran ini dapat menjadi kesempatan bagi Oliver untuk lebih dikenal dan dihargai sebagai seniman muda dengan autisme,” ujarnya. (Da_Bon/Fjr) | Foto: Istimewa
