HomeNewsEyang Santri Cidahu Diusulkan jadi Pahlawan Nasional, Pendukung Perjuangan Diponegoro dari Sukabumi

Eyang Santri Cidahu Diusulkan jadi Pahlawan Nasional, Pendukung Perjuangan Diponegoro dari Sukabumi

Published on

Eyang Santri Cidahu

Jakarta, Trenzindonesia.com | Nama Eyang Santri Cidahu atau Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Joyokusumo, ulama karismatik sekaligus pejuang spiritual abad ke-19, kini tengah diperjuangkan untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional. Usulan ini mencuat seiring semakin banyaknya dukungan dari masyarakat, akademisi, ulama, hingga pemerintah daerah yang menilai kiprahnya layak mendapat pengakuan negara.

Eyang Santri dikenal sebagai tokoh spiritual yang turut mendukung perjuangan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825–1830). Berasal dari Trah Mangkunegaran Surakarta, ia kemudian menetap di Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Dari sana, ia bukan hanya berperan sebagai guru spiritual dan pengayom masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan moral, logistik, serta strategi bagi perjuangan melawan kolonial Belanda.

Ulama, Negarawan, dan Guru Spiritual

KPH Eyang Santri bukan hanya ulama, tetapi juga negarawan. Ia dengan cermat menyembunyikan identitasnya demi tetap bisa berjuang di jalur non-konfrontatif. Beliau menjadi guru tasawuf Tarekat Sattariyah, penasihat moral, dan pengayom masyarakat selama masa penjajahan,” ujar RA Hj. Achdijati, cucu Eyang Santri, dalam pernyataannya.

Sejumlah tokoh besar bangsa, seperti dr. Soetomo, Ir. Soekarno, hingga Pringgodigdo, disebut pernah berkunjung dan berguru kepada Eyang Santri untuk memperdalam pemahaman spiritual dan nilai kebangsaan. Hingga kini, masyarakat setempat masih menjaga tradisi haul tahunan di makamnya yang terletak di kaki Gunung Salak.

Dukungan Makin Menguat

Dukungan terhadap usulan gelar Pahlawan Nasional untuk Eyang Santri diperkuat oleh dokumen sejarah, manuskrip keagamaan, serta cerita turun-temurun yang menegaskan perannya dalam perjuangan kemerdekaan. Tim pengusul kini tengah menyusun berkas resmi untuk diajukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI.

Ini bukan sekadar pengakuan kepada satu individu, tapi juga bagian dari upaya meluruskan sejarah bangsa. Kami berharap masyarakat Sukabumi dan sekitarnya memberi dukungan penuh agar proses ini berjalan lancar,” tambah RA Hj. Achdijati.

Warisan Spiritual dan Kebangsaan

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada sosok yang terbukti berjasa luar biasa dalam perjuangan kemerdekaan serta memberi pengaruh luas bagi bangsa.

Selain sebagai negarawan, Eyang Santri juga dikenal sebagai ulama bertarekat Sattariyah dengan murid yang tersebar hingga Jawa dan Sumatra. Makamnya di Desa Girijaya, Cidahu, menjadi pusat ziarah spiritual lintas daerah, menandakan warisan ajaran dan perjuangannya masih hidup hingga kini.

Dengan semakin banyaknya dukungan, masyarakat berharap nama Eyang Santri Cidahu, pejuang pendukung Diponegoro, segera tercatat resmi dalam deretan Pahlawan Nasional Indonesia.

Latest articles

Dari Lampung untuk Dakwah Digital: MPL Summit 2026 Buktikan Media Pesantren Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media pesantren kini tidak lagi...

Roy Romly Siapkan Single Anthem Filantropi, Dedikasi untuk Para Pejuang Kemanusiaan

Jakarta – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., atau yang akrab...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...

More like this

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...

BPJS Ketenagakerjaan dan Kemendagri Kawal Percepatan UCJ 2026 di Sumut

MEDAN ,Trenzindonesia.com – BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menyelenggarakan Asistensi...