HomeNewsFebi Rosseva Amalinda Jabat Ketua Umum TYCI Periode 2020 – 2022

Febi Rosseva Amalinda Jabat Ketua Umum TYCI Periode 2020 – 2022

Published on

Jakarta, Trenz Otomotif I Sabtu (15/2) lalu, ditandai dengan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Umum Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI), periode 2018 – 2020, kepada Ketua Umum baru yang akan memimpin periode 2020 – 2022.

Sertijab Ketum TYCI Irwan Danar Ranti Prasojo kepada Febi Rosseva Amalinda, untuk TYCI periode 2020 – 2022. Acara yang dihadiri Dewan Penasehat dan Dewan Pengawas, serta  40 member TYCI  dari Jakarta dan luar Jakarta.

Dalam sambutannya, Febi Rosseva mengatakan, TYCI yang akan dipimpinnya akan melakukan banyak hal sambil melanjutkan program kerja yang tertunda ataupun belum sempat terlaksana diperiode sebelumnya. Dalam masa jabatan yang hanya 2 tahun ini, berharap dapat menciptakan atmosfir baru bagi komunitas TYCi.

Selanjutnya Febi mengatakan, yang pasti ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, seperti touring dan beberapa kegiatan lainnya.

“Dalam program kepengurusan yang baru, beberapa touring jarak pendek, menengah dan panjang, akan tetap rutin dilakukan. Tahun ini kami akan melakukan touring ke Bengkulu di bulan April, dan touring ke Medan di bulan Juni. Juga kegiatan lain seperti i di awal tahun, Media Gathering dan kegiatan sosial lainnya pada bulan puasa tahun ini,” papar Febi.

Tak cukup itu saja, Febi menambahkan, melalui sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan nanti, diharap TYCI bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas sebagai komunitas mobil yang selalu tertib dalam berlalu lintas saat melakukan touring tetapi juga diisi dengan kegiatan yang positif.

“Dengan semangat Let’s Go Beyond, harapan saya di masa kepengurusan periode 2020-2022, kami berharap bisa dapat membawa TYCI menjadi lebih besar lagi sekaligus bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sejalan dengan Febi, mantan Ketum TYCI 2018 – 2020 Irwan DR Prasojo menyampaikan, kami sebagai pengurus berterima kasih kepada semua member yang telah mendukung kami mensukseskan berbagai kegiatan TYCI yang membawa nama TYCI semakin berkibar. “Iya terima kasih atas kerjasamanya dan semoga tetap solid dan Jaya bagi TYCI,” singkat Bro Yudi penuh semangat.

Sebagai komunitas yang menghimpun tak kurang dari 3000 anggota, TYCI telah memasuki usia 14 tahun, tepatnya berdiri 19 Agustus 2006, dan kini telah mempunyai 21 Chapter yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.  “TYCI selalu menerapkan slogan Safety Driving dalam setiap kegiatannya, yaitu 4S – Smart, Safety, Social and Share the Road,” tutup Febi kepada Trenzindonesia.com. [Foto-foto: SonnyWibz]

Latest articles

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

Andrigo Hentak Panggung Milad Ke-61 Inhil, Ribuan Penonton Larut dalam Euforia

Tembilahan – Malam puncak perayaan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-61 berlangsung meriah dan...

Dari Lampung untuk Dakwah Digital: MPL Summit 2026 Buktikan Media Pesantren Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media pesantren kini tidak lagi...

More like this

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...