Trenz Indonesia
News & Entertainment

Frieta Prilia Handayani Menuju Panggung HiburanTermotivasi Titik Puspa

437

Jakarta, Trenz Music I Frieta’s Planet Wedding merupakan langkah awal Frieta Prilia Handayani dari perjalanannya sebagai business woman, ketertarikan menggeluti dunia perkawinan hingga akhirnya berujung menggeluti dunia entertainment dengan melahirkan Frieta’s Planet Enterprise yang didalamnya terdapat artist management dan label music Frieta’s Record, hingga membangun bisnis kuliner Kedai Ayam Gosong Ny. Frieta.

Bagi Frieta, memasuki tahun 2021 di dunia entertainment ingin namanya melekat dengan MADAM FRIETA ini, langkah pekerjaan lebih bayak dibalik layar untuk mengurus beberapa talent, antara lain Norman Camaru, Cheverly Amalia, Cyntiara Alona, Herbalist Jeng Ana, dan Kres Band.  Madam Frieta akui, kini saatnya terpecut untuk newcomers di jagat entertainment.

“Iya karena saya suka menyanyi, jadi kenapa ngak mencoba untuk berkarier disana. Apalagi beberapa teman memberikan dukungan, juga support yang mendalam dari Mas Eddie Karsito dan Mas Kohar Kohlar,” imbuh Madam Frieta, single parent dari Agneta Putri Asianto anaknya semata wayang ini.

Meski di kancah nyanyi Madam Frieta sangat menyadari usianya tak lagi terbilang muda. Namun saja, Madam Frieta menuturkan, begitu banyak menerima wejangan Titik Puspa terhadap dunia entertainment. “Salah satunya, Eyang Titik (Titik Puspa, Red) bilang jangan pernah berhenti untuk selalu berkarya, berputus asa adalah kematian sebelum waktunya,” kenang Madam Frieta takkala bersama Cheverly Amalia berkunjung kekediaman Titik Puspa, beberapa tahun yang silam.    .

Berbekal wejangan Titik Puspa, berujung menjadikan cambuk penyemangat untuk memasuki panggung hiburan, akui Madam Frieta, menjadikan Titik Puspa mentor dan idola sejati di hati dan tidak berniat ingin mengalahkan para senior yang tak pula ingin menjadi pesaing musik anak muda.

“Saya memberanikan untuk menyanyi dan menyuguhkan nuansa musik berbeda yang easy listening di era masa dulu dan sesuai kapasitas keahlian bernyanyi sebatas yang dimilikinya saat ini serta ingin mempresentasikan diri demi mengasah kemampuan diri untuk termotivasi bahwa setiap manusia mempunyai kemampuan untuk melakukan banyak hal tergantung bagaimana kita bisa mengeksplor dan menggali potensi diri yang ada serta memberanikan diri untuk melakukannya,” paparnya serius yang menyukai warna kuning ini.

Untuk itu, demi mewujudkan single perdana, Madam Frieta pun menggandeng Eddie Karsito pemilik sanggar Humaniora untuk berlatih seni peran hingga olah vokal, juga Kohar Kahler empunya Kohar Kahler Music Center. “Iya saya ngak bermuluk muluk, ingin merasakan tagan dinginnya Kohar Kahler dalam mencipta lagu yang mungkin saja bisa mengulang kesuksesan, seperti lagu “Tiada Lagi”- nya Mayang Sari ciptaan Kohar Kahler yang fenomenal itu,” seloroh Madam Frieta seraya menebar senyuman.

Sebagai bagian dari entrepreneur dan business woman yang sangat competitive, sadar akan persaingan yang begitu ketatnya. Namun pilihan untuk memasuki dapur rekaman, Madam Frieta menceritakan, terinspirasi dari penyanyi Yuni Shara yang tak pantang menyerah, umur tidaklah menjadi suatu pengghalang untuk selalu berinovasi dan berkarya adalah ”Is a must” – Kewajiban.

“Nyali saja memang belumlah cukup tanpa dukungan permodalan sebagai finansial dari langkah karierku. Tapi saya percaya dengan kekuatan support dari Mas Eddie Karsito dan Mas Kohar Kahler meminimalisir. Percayalah!” ujar Madam Frieta tersipu malu.

Selanjutnya menjadikan batu sandungan lainnya, pandemi Covid-19 yang hingga kini belum lagi memudar. “Ya semoga saja untuk single terbarunya Madam Frieta bisa meroket di tengah pandemi Covid-19 ini ya?” tutupnya berharap, kendati tambah Madam Frieta, “Karena sekarang dalam tahapan rekaman di studio Kohar Kahler, jadi saya simpan dulu judul single dan warna musiknya ya? Yang pasti Kohar Kahler dan Eddie Karsito akan memberikan warna lain dan baru di panggung hiburan Indonesia. Penasaran kan?”

Leave A Reply

Your email address will not be published.