HomeNewsKetua MPR RI Bambang Soesatyo Dukung Pembuatan Sistem Terstruktur Dalam Penerbitan Surat...

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Dukung Pembuatan Sistem Terstruktur Dalam Penerbitan Surat Izin Praktik Dokter

Published on

JAKARTA, Trenzindonesia | Ketua MPR RI sekaligus Wakil ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo mendukung langkah pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dibawah kepemimpinan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang akan membangun sistem terstruktur dalam penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) dokter di Indonesia. Sehingga bisa menghilangkan potensi penggunaan “abuse of power” dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh organisasi profesi.

“Sebagaimana disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di berbagai kesempatan, pemberian SIP dokter mengharuskan adanya rekomendasi dari organisasi profesi. Ketentuan tersebut tidak masalah, asalkan berjalan dengan transparan dan berkeadilan. Namun sayangnya, tidak jarang Kementerian Kesehatan menerima laporan bahwa dalam pemberian SIP dokter tersebut seringkali terjadi “abuse of power” dan penyalahgunaan kewenangan. Sehingga seseorang yang ingin mendapatkan SIP, seringkali dibebankan dengan setoran yang harus dibayarkan secara personal dari dokter yang ingin memperoleh SIP kepada oknum di organisasi profesi,” ujar Bamsoet usai menghadiri perayaan HUT ke-15 Alila Hospital Group, di Jakarta, Selasa (31/1/23).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, agar kedepannya proses penerbitan SIP dokter tidak lagi menimbulkan masalah, dirinya mendorong Kementerian Kesehatan bersama organisasi profesi membuat sistem yang dapat menampung data dua kategori dokter. Yakni dokter yang melanggar etik dan dokter yang tidak bermasalah.

“Big Data tersebut bisa menjadi bahan bagi pemerintah untuk mempertimbangkan atau mengikuti rekomendasi organisasi profesi dalam menerbitkan SIP dokter. Sehingga orang yang tidak berhak mendapatkan rekomendasi SIP, akan langsung terdata dalam sistem. Dengan demikian meminimalisir terjadinya “abuse of power” atau penyalahgunaan kewenangan dari oknum yang berada dalam organisasi profesi,” pungkas Bamsoet. (PR/Ocdy-Fjr) | Foto: Istimewa

Latest articles

Lebih dari Pameran Otomotif, IIMS 2026 Jadi Wadah Generasi Muda Tunjukkan Bakat 

Jakarta, 12 Februari 2026 – Peran generasi muda sebagai penerus bangsa amatlah penting sebagai inovator...

Eddie Karsito Tekankan Disiplin Waktu dan Kerja Sama di Sekolah, Lawan Budaya “Jam Karet” Sejak Dini

Bekasi, Trenzindonesia.com | Disiplin waktu bukan sekadar soal datang tepat waktu, tetapi tentang...

Spirit 86 Reborn Comeback! Band Legendaris Era 80-an Bangkit dengan Wajah Baru dan Energi Musisi Muda

Jakarta, Februari 2026 — Nostalgia bertemu energi generasi baru. Spirit Band, grup fusion jazz–pop...

Dayu AG Laporkan Maheswara Musik ke Polisi: Diduga Gunakan Lagu “Tabah” Tanpa Dibayar Sejak 1994

Jakarta — Pencipta lagu sekaligus produser dan penyanyi Dayu AG resmi melaporkan bos Maheswara...

More like this

Program Korpri Peduli Hadirkan Akses Air Bersih Untuk Warga Bantul

Yogyakarta ,Trenzindonesia.com | Humas BKN, Dewan Pengurus Korpri Nasional melalui Program Korpri Peduli menyalurkan...

Group CEO BRI Puji PNM: Dana Rp1 Miliar per Desa Jadi Motor Dampak Sosial Berkelanjutan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat prasejahtera...

Eddie Karsito Tegaskan Peran Sastra di Sekolah sebagai Benteng Moral Generasi Muda

Foto: Eddie Karsito (Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan) menyerahkan sumbangan 40 buku karya...