HomeNewsLempah Kuning Bangka Adalah Keceriaan FORWAN Indonesia

Lempah Kuning Bangka Adalah Keceriaan FORWAN Indonesia

Published on

Trenz Tourism | Semilir angin senja selepas hujan langsung menerpa lembut rombongan wartawan yang tergabung di FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia saat menjejakan kaki di bandara Depati Amir, kota Pangkalpinang, Bangka, Kamis (28/12).

Tak pandang usia dan status sosial, dan seolah sudah menjadi kebiasaan wajib di zaman now, foto selfie atau foto bareng menjadi aktifitas yang tak boleh luput kala menemui tempat baru atau hal hal unik lainnya, begitu pula yang dialami rombongan FORWAN Indonesia, yang melawat ke Pangkalpinang guna melibatkan diri di acara peresmian Jembatan Emas yang akan menjadi ikon wisata baru di Kepulauan Bangka Belitung dan rencananya juga akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Jum’at , 29 Desember 2017.

Istimewanya, kedatangan ke Pangkalpinang kali ini bukan semata soal Jembatan Emas, ada juga konser musik bertajuk Jazz On The Bridge  2017 yang akan berlangsung di pantai Koala kawasan Jembatan Emas, Ketapang, Pangkalpinang pada tanggal 29-30 Desember 2017 yang juga sengaja dihelat guna memeriahkan beroperasinya secara resmi Jembatan EMAS.

Namun, Jembatan EMAS dan Konser musik ‘Jazz On The Bridgebiarlah menjadi keseruan tersendiri yang akan menjadi cerita menarik disaat perhelatannya.

Hal lain yang juga tak kalah penting adalah rasa penasaran untuk menikmati wisata kuliner di Pangkalpinang.  Namun karena sudah beranjak malam, maka tujuan utama adalah mencari menu makan malam guna  mengatasi perut yang keroncongan.

Dan Resto Sea Food Mr. Adox yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari Bangka City Hotel tempat rombongan menginap menjadi sasaran. Sebuah sasaran yang tak sia sia, selain dekat, Resto Sea Food Mr. Adox yang berlokasi di Jl. Alexander Raya Simpang 4 Gubernur rupanya cukup menjadi rumah makan favorit. Di resto yang juga terbilang cukup leluasa, mala mini ternyata padat oleh pengunjung. Bisa dibilang, Resto Sea Food Mr. Adox merupakan rajanya restoran sea food di Pangkalpinang.

Pilihan menunyapun beragam, dan diantara menu yang dipesan seperti gurame goreng, Cumi goreng, toge ikan asih, cah kangkung, tahu pedas dan lainnya, yang menarik dan tak kalah nikmat adalah kuliner andalan khas Bangka yakni Lempah Kuning Ikan Tenggiri.

Rasa yang segar dengan nuansa pedas (sesuai selera), asam, manis dan asin menjadi penyempurna dari beberapa potong ikan tenggiri (ada juga ikan kakap atau ikan lainnya/sesuai selera) dan potongan nanas yang tersaji dalam menu sop berkuah kuning di dalam mangkuk besar.

Variasi rasa pedas, asam, manis dan asin tentunya tak lepas dari racikan bumbu yang digunakan diantaranya kunyit, cabai rawit, gula, garam, asam, bawang, lengkuas, serai dan terasi

Kunci utama dari kenikmatan Lempah Kuning adalah kesegaran ikan yang digunakan, makin segar maka makin sedap kuah yang dihasilkan. Rasa asam yang segar semakin berasa dengan adanya nanas, sebaiknya nanas yang digunakan yang matangnya sedang/belum terlalu matang. Hidangan Lempah Kuning akan terasa semakin nikmat bila disantap dalam keadaaan masih panas dengan nasi yang panas pula. Dan wajah wajah kuyupun lenyap berganti keceriaan tatkala keroncongan teratasi.

Beroperasinya Jembatan EMAS yang memiliki konstruksi cable stay dan sistem bascule pada bentang tengahnya, sangat mempermudah dan mendukung lalu lintas kapal di Sungai Batu Rusa menuju pelabuhan Pangkalan Balam. Selain itu, kemegahan dan kekokohan Jembatan EMAS yang terlihat indah dan cantik dengan tata cahaya warna warni di saat malam, membuat jembatan selebar 23,2 meter dan panjang 784,5 meter ini juga akan menjadi destinasi wisata baru kebanggaan masyarakat di daerah berjuluk Negeri Laskar Pelangi yang juga kaya akan destinasi wisata diantaranya Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Parai Tenggiri , Pantai Penyak, Pantai Lampu, Pulau Lampu, Pantai Tikus, Pantai Matras, Pantai Teluk Uber dan lainnya.

Nama Jembatan EMAS sendiri diambil darinama Eko Maulana Ali Suroso (EMAS), Gubernur Babel di masa periode 2007-2012 dan 2012-2017, yang memang menjadi penggagas pertama dibangunya Jembatan EMAS di kawasan Ketapang yang menghubungkan antara Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang..

Menurut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,  DR. (HC) H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.M terkait peresmian Jembatan EMAS yang perhelatannya akan dilaksanakan di Jembatan EMAS, juga turut menggandeng Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Provinsi Kepulauan Babel.Untuk memeriahkan acara peresmian Jembatan EMAS diantaranya akan diramaikan dengan konser musik ‘Jazz On The Bridge yang melibatkan musisi Indonesia Idang Rasjidi, Tompi, Fariz RM dan Mus Mujiono. (Fjr) | Foto: Dok. FORWAN Indonesia

 

 

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...