HomeNewsMachi Achmad: Tuntutan Nafkah Kimberly Ryder Hanya 5 Ribu Rupiah, Sidang Mediasi...

Machi Achmad: Tuntutan Nafkah Kimberly Ryder Hanya 5 Ribu Rupiah, Sidang Mediasi Alot

Published on

Jakarta, Trenzindonesia.com | Kimberly Ryder, didampingi kuasa hukumnya Machi Achmad, kembali menghadiri sidang mediasi kedua terkait gugatan cerainya terhadap Edward Akbar di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Namun, sidang kali ini masih belum mencapai kesepakatan terkait nafkah dan hak asuh anak.

“Belum menemui titik temu mengenai nafkah dan hak asuh anak, jadi akan ada mediasi lagi,” ujar Kimberly usai persidangan.

Machi Achmad menambahkan bahwa pihaknya tidak mempersulit proses ini. “Dari klien saya sudah tidak ada titik temu yang seharusnya segera diproses di persidangan. Bahkan klien saya tidak mempersulit untuk meminta nafkah, baik untuk dirinya maupun anak-anaknya,” jelasnya.

Machi juga mengungkapkan bahwa jumlah nafkah yang diminta sangat minimal. “Bahkan nafkah mut’ah, idah, madiyah, dan lainnya hanya seribu rupiah, dengan total hanya 5 ribu rupiah. Tidak mempersulit kepada tergugat,” tambahnya.

Kimberly menegaskan bahwa yang terpenting adalah nafkah untuk anak-anaknya. “Menurut aku yang terpenting itu nafkah anak sebagai tanggung jawab seorang bapak. Yang pastinya nggak nyampe 50 juta per bulan,” jelasnya.

Kimberly kembali menekankan bahwa dirinya tidak mempersulit proses perceraian. “Aku tidak perlu apa-apa untuk diri aku sendiri, yang penting tanggung jawab sama anak-anak saja,” kata Kimberly.

Machi Achmad menambahkan bahwa pengajuan nafkah ini demi pendidikan anak-anak Kimberly. “Kalau untuk Kimberly, kita tidak mempersulit karena total dari nafkah itu cuma 5 ribu rupiah. Kalau untuk menyanggupi nanti di proses persidangan, tapi itu isi dari gugatan mengenai nafkah,” tambahnya.

Kimberly berharap agar mediasi berikutnya dapat memberikan hasil yang terbaik. “Dari aku balik ke statement awal, dia (Edward Akbar) butuh proses aja sih. Ada beberapa isu yang akhirnya dari awal kita ketemu sampai mediasi besok pun masih tetap dengan yang itu. Karena sudah dipikirin lama secara matang-matang. Sudah keputusan yang terbaik yang bisa aku kasih buat anak-anak ke depannya,” jelasnya.

Terkait dugaan KDRT, Kimberly memilih untuk tidak berkomentar. “Agenda selanjutnya mediasi ketiga, mudah-mudahan ada hasil terbaik. Klien saya sudah mantap dan cepat,” pungkas Machi Achmad.

Latest articles

Lebih dari Pameran Otomotif, IIMS 2026 Jadi Wadah Generasi Muda Tunjukkan Bakat 

Jakarta, 12 Februari 2026 – Peran generasi muda sebagai penerus bangsa amatlah penting sebagai inovator...

Eddie Karsito Tekankan Disiplin Waktu dan Kerja Sama di Sekolah, Lawan Budaya “Jam Karet” Sejak Dini

Bekasi, Trenzindonesia.com | Disiplin waktu bukan sekadar soal datang tepat waktu, tetapi tentang...

Spirit 86 Reborn Comeback! Band Legendaris Era 80-an Bangkit dengan Wajah Baru dan Energi Musisi Muda

Jakarta, Februari 2026 — Nostalgia bertemu energi generasi baru. Spirit Band, grup fusion jazz–pop...

Dayu AG Laporkan Maheswara Musik ke Polisi: Diduga Gunakan Lagu “Tabah” Tanpa Dibayar Sejak 1994

Jakarta — Pencipta lagu sekaligus produser dan penyanyi Dayu AG resmi melaporkan bos Maheswara...

More like this

Program Korpri Peduli Hadirkan Akses Air Bersih Untuk Warga Bantul

Yogyakarta ,Trenzindonesia.com | Humas BKN, Dewan Pengurus Korpri Nasional melalui Program Korpri Peduli menyalurkan...

Group CEO BRI Puji PNM: Dana Rp1 Miliar per Desa Jadi Motor Dampak Sosial Berkelanjutan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat prasejahtera...

Eddie Karsito Tegaskan Peran Sastra di Sekolah sebagai Benteng Moral Generasi Muda

Foto: Eddie Karsito (Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan) menyerahkan sumbangan 40 buku karya...