HomeNewsPangdivif 3 Kostrad : Ada Kata pepatah Tak Kenal Maka Tak Sayang

Pangdivif 3 Kostrad : Ada Kata pepatah Tak Kenal Maka Tak Sayang

Published on

Gowa, Trenzindonesia | Mayjen TNI Bangun Nawoko, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, menggelar acara Jam Panglima untuk pertama kalinya di hadapan seluruh prajurit Satuan dan Balak jajaran Divif 3 Kostrad pada Rabu (8/5/2024) di Madivif 3 Kostrad, Pakatto, Gowa, Sul-Sel.

Pangdivif 3 Kostrad : Ada Kata pepatah Tak Kenal Maka Tak SayangDalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengungkapkan pesan penting yang menjadi landasan bagi seluruh anggota Divif 3 Kostrad.

“Ada kata pepatah ‘Tak Kenal maka tak Sayang’. Untuk itu, saya ingin dikenal dan ingin disayangi, begitu juga sebaliknya, saya ingin mengenal anda dan saya juga ingin menyayangi anda,” ujar Panglima Divif 3 Kostrad, menyoroti pentingnya memahami dan menghargai satu sama lain dalam kesatuan.

Pangdivif 3 Kostrad : Ada Kata pepatah Tak Kenal Maka Tak SayangLebih lanjut,” adapun beberapa himbauan maupun penekanan yang disampaikan Pangdivif 3 Kostrad diantaranya,” Visi saya selaku Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad yaitu satu (1) mensukseskan Visi dan Misi Panglima Kostrad, kalian harus jago perang jago tembak jago bela diri dan jago fisik, Ingat para prajuritku tiap individu prajurit adalah orang penting, Jaga dan tingkatkan sinergitas TNI-Polri serta Tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pangdivif 3 Kostrad : Ada Kata pepatah Tak Kenal Maka Tak SayangPangdivif 3 Kostrad juga seraya membangkitkan semangat para prajuritnya mengatakan,” Kita harus bangga menjadi prajurit, karena profesi tentara adalah profesi yang mulia, baik di hadapan Tuhan maupun dimasyarakat. Para prajurit sekalian adalah orang-orang peting “penting untuk diri sendiri, penting untuk keluarga dan penting untuk satuan” karena Satuan tidak berarti apa-apa tanpa kehadiran kalian,” tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko. (Penkostrad).

Latest articles

Dari Lampung untuk Dakwah Digital: MPL Summit 2026 Buktikan Media Pesantren Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media pesantren kini tidak lagi...

Roy Romly Siapkan Single Anthem Filantropi, Dedikasi untuk Para Pejuang Kemanusiaan

Jakarta – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., atau yang akrab...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...

More like this

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...

BPJS Ketenagakerjaan dan Kemendagri Kawal Percepatan UCJ 2026 di Sumut

MEDAN ,Trenzindonesia.com – BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menyelenggarakan Asistensi...