HomeNewsPenerapan PSBB Kampung Sindangsari Bogor Dirikan Kampung Siaga Covid-19

Penerapan PSBB Kampung Sindangsari Bogor Dirikan Kampung Siaga Covid-19

Published on

Bogor, Trenz News I Pemberlakuan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor, Jawa Barat, disambut positif warga RT.002 RW.010 Sindangsari, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Bogor, dengan mendirikan “Kampung Siaga Covid-19” dengan tujuan membatasi penyebaran Virus Corona dan meningkatkan rasa keamanan warga sekitar.

Hal itu, berkaitan wabah pandemi Coronavirus (Covid-19), Ketua RW.010 Toyyib membenarkan, warganya mendirikan “Kampung Siaga Covid-19” dengan tagar #AyoBersamaMelawanCorona minimal bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Seperti himbauan Pemkot Bfgor dengan terbitnya Surat keputuan Walikota Bogor bernomor 900-45-214 tahun 2020, tentang Wabah Virus Corona di Kota Bogor dan diterapkan PSBB.

“Jadi dengan adanya ‘Kamung Siaga Covid-19’ setiap wqarga yang keluar masuk di wilayahnya harus melewati proses penyemprotan cairan disinfektran, juga sangat diwajibkan untuk terus mengenakan masker ketika berada di luar rumah,” tegas Toyyib kepada Trenzindonesia.com, Sabtu (18/4) pagi.

Sejalan dengan Ketua RW.010, salah seorang petugas yang berjaga di pintu masuk lingkungan, Anto mengatakan, selalu menanyakan setiap warga yang keluar masuk, untuk tujuan kemana. “Karena kami yang berjaga di mulut jalan, selalu menghimbau warganya kalau tak ada keperluan yang mendesak lebih baik menghabiskan waktunya di rumah saja. Dan setiap tamu yang akan memasuki lingkungan kami, iya harus melewati proses untuk tujuan apa? Juga harus di semprot cairan disinfektran,” papar Anto mengakui pintu masuk RW.010 dibatasi dari pukul 05.00 – 22.00WIB.

Mengetahui Kampung Sindangsari menerapkan “Kampung Siaga Covid-19” Lurah Kebon Kelapa H. Nana Sumarna S.H., akui, merasakan bangga terhadap warganya yang peduli terhadap kesehatan dan memahami dengan penerapan PSBB di Kota Bogor.

“Dengan adanya kesadaran yang tinggi dari warga Kampung Sindangsari, mereka bergotong royong dan berinisiatif mendirikan ‘Kampung Siaga Covid-19’ minimal bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona dan selain itu juga meningkatkan keamanan di wilayahnya,” ujar Apih panggilan akrab warganya kepada Lurah Kebon Kelapa ini. [Dadi Munardi I Foto: Dadi Munardi / Trenzindonesia.com]

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...