HomeNewsPresiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Di Tangerang Selatan

Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Di Tangerang Selatan

Published on

Tangerang Selatan, Trenz News | Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) menyerahkan 40.172 sertifikat hak atas tanah untuk warga Kota Tangerang Selatan, di Skadron 21/Sena, Pusat Penerbangan Angkatan Darat, Tangerang Selatan, Jumat, 25 Januari 2019.

Dihadapan penerima sertifikat yang hadir, Presiden Jokowi berpesan apabila penerima sertifikat ingin menjadikan sertifikat yang diterimanya itu sebagai agunan ke bank agar tidak digunakan untuk hal-hal yang kurang produktif. Sebaliknya, gunakan pinjaman yang diperoleh dari bank sebagai modal usaha untuk meningkatkan ekonomi.

“Masukkan ke bank dapat Rp300 juta, yang Rp150 juta besoknya belikan mobil. Hati-hati, jangan seperti itu. Mobilnya baru, itu hanya enam bulan gagahnya,” kata Presiden Jokowi.

Namun, tak lama kemudian, seorang penerima sertifikat yang diminta maju oleh Presiden Jokowi mengaku memiliki rencana untuk mengagunkan sertifikatnya dan membeli mobil. Hal itu disampaikan Sinaran Parigi, penerima sertifikat asal Pamulang, ketika ditanyakan oleh Presiden Jokowi.

“Sekarang sertifikatnya sudah jadi, mau dipakai untuk apa?” ucapnya.

“Rencana mau nge-Grab, Pak,” jawabnya.

“Mau nge-Grab itu gimana? Hubungannya apa?” tanya Presiden Jokowi penasaran.

“Maksudnya ini sertifikat disekolahkan untuk beli mobil. Terus nge-Grab,” ucap Sinaran.

Mendengar penuturan itu, Kepala Negara segera paham bahwa si penerima sertifikat tersebut ingin menjalani profesi sebagai pengemudi transportasi daring. Melalui pinjaman yang diperoleh dari menggadaikan sertifikatnya, Sinaran bermaksud untuk membeli mobil dan menjalankan usaha.

“Nah ini boleh. Beli mobil seperti itu tapi untuk mendapatkan income, bukan untuk gagah-gagahan. Betul, boleh kalau begitu,” ujar Presiden Jokowi.

Meski demikian, Kepala Negara mencoba mencari tahu apakah niatan tersebut sudah didasari dengan perhitungan yang matang. Sinaran kemudian menyatakan bahwa dirinya sudah melakukan perhitungan dan sanggup untuk melakukan pengembalian pinjaman dalam kurun waktu 4 hingga 5 tahun.

“Nah ini, jadi kalau mau pinjam ke bank itu sudah mengerti kapan akan selesai. Harus menghitung, jangan tanpa hitung-hitungan tahu-tahu ke bank enggak ada kalkulasi,” tandasnya. (FB Jokowi Centre / (Fjr)) | Rilis & Foto: Dok.  Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin

Latest articles

Pra Harlah Media Pondok Lampung Bangkitkan Generasi Santri Kreatif di Era Digital

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus media sosial dan tren viral yang silih...

Pekan ke-75 Program Jumat Berkah Wartawan Hadir di Tambun, Warga Sambut Antusias

Bekasi , Trenzindonesi.com – Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menebar kepedulian sosial...

Di Balik 22,9 Juta UMKM, Pendampingan PNM Jadi Kunci Ibu-Ibu Prasejahtera Naik Kelas

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di banyak sudut Indonesia, dari desa terpencil hingga kawasan padat penduduk...

Sikap Tegas Media Pondok Lampung: Dugaan Pencabulan di Mesuji dan Pembakaran Pesantren Jadi Alarm Perlindungan Santri

Lampung, Trenzindonesia.com | Kasus dugaan pencabulan yang menyeret pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jadid di...

More like this

Pekan ke-75 Program Jumat Berkah Wartawan Hadir di Tambun, Warga Sambut Antusias

Bekasi , Trenzindonesi.com – Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menebar kepedulian sosial...

Di Balik 22,9 Juta UMKM, Pendampingan PNM Jadi Kunci Ibu-Ibu Prasejahtera Naik Kelas

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di banyak sudut Indonesia, dari desa terpencil hingga kawasan padat penduduk...

Sikap Tegas Media Pondok Lampung: Dugaan Pencabulan di Mesuji dan Pembakaran Pesantren Jadi Alarm Perlindungan Santri

Lampung, Trenzindonesia.com | Kasus dugaan pencabulan yang menyeret pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jadid di...