Lampung Tengah,Trenzindonesia.com | Upaya memperkuat peran pesantren di era digital terus digalakkan. Media Pondok Lampung (MPL) bersiap menggelar kegiatan Kopdar bertajuk “Santri Kreatif, Media Inspiratif”, sebuah ajang silaturahmi sekaligus ruang kolaborasi bagi para santri dan pegiat media pesantren untuk menumbuhkan semangat berkarya di ranah digital.
Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari pada Agustus mendatang di Pondok Pesantren Wali Songo, Wates, Lampung Tengah ini dirancang sebagai forum berbagi gagasan, pelatihan, serta tukar pengalaman dalam mengelola media pesantren yang tak hanya informatif, tapi juga membawa nilai edukatif dan konten positif bagi masyarakat luas.
“Kita ingin santri hari ini bukan hanya belajar kitab, tapi juga mahir menciptakan karya digital yang berdampak. Baik tulisan, video, fotografi, maupun konten kreatif lainnya,” ujar Gus Ikhwanul, Ketua Panitia Kopdar.

Melalui kegiatan ini, para santri dan kreator konten pesantren akan dibekali pelatihan seputar dunia media, mulai dari teknik jurnalistik, produksi konten, strategi distribusi digital, hingga membangun branding media berbasis nilai-nilai pesantren.
Kopdar MPL ini juga menjadi wujud nyata dari digitalisasi pesantren, sebuah langkah penting dalam menyambut perubahan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi. Dengan mengusung semangat kolaborasi, acara ini diharapkan bisa memperkuat jejaring antar media pesantren di Lampung dan sekitarnya.
“Media Pondok Lampung ingin menjadi wadah lahirnya media alternatif dari tangan-tangan santri yang punya visi dakwah, edukasi, dan mampu menjangkau publik luas dengan cara yang kreatif dan inspiratif,” tambah Gus Ikhwanul.
Dukungan dari berbagai pondok pesantren serta komunitas media lokal turut memperkuat tekad MPL dalam menghadirkan ruang tumbuh bersama. Bukan hanya mempertemukan para pelaku media, Kopdar ini juga menjadi momen menghubungkan nilai-nilai pesantren dengan semangat digital kreatif yang kini makin berkembang di kalangan generasi muda.
Dengan mengusung tema besar santri kreatif dan media inspiratif, acara ini menjadi langkah strategis untuk mengenalkan dunia pesantren lebih dekat ke masyarakat melalui pendekatan media dan teknologi.
