HomeNewsTarian Kolosal 'Kobar Jiwa Raga’ Semarakkan Pembukaan Liga Sepakbola Siswa Indonesia 2018

Tarian Kolosal ‘Kobar Jiwa Raga’ Semarakkan Pembukaan Liga Sepakbola Siswa Indonesia 2018

Published on

Pembukaan Liga Sepakbola Siswa Indonesia 2018 (Foto: Eddi Karsito)

Trenz News | Jika ingin hidup sportif belajarlah dari olahraga. Jika ingin hidup penuh keseimbangan belajarlah dari kesenian. Olahraga berkontribusi terhadap kebugaran jasmani, dan kesehatan mental; interaksi sosial, menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas; adil terhadap lawan, maupun kawan. Kesenian mengajarkan cita rasa estetika, dan keseimbangan hidup.

Pada keduanya, memiliki kecenderungan menata nilai-nilai estetik ke arah bagaimana “manusia mendunia” yang diwujudkan dalam bentuk praksis karya seni (dan olahraga di dalamnya) yang menggugah pancaindra dan juga menggelitik aspek psikologis manusia.

Inilah pesan pokok yang disampaikan dalam bentuk tarian kolosal bertajuk ‘Kobar Jiwa Raga’ yang digelar di Lapangan Sepakbola Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (09/10).

Tarian kolosal ini menjadi bagian dari Opening Ceremony (Acara Pembuka) Liga Sepak Bola (Gala) Siswa Indonesia 2018, yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI (Kemendikbud).

Ribuan hadirin menyaksikan dan menyambut penuh antusias pergelaran spektakuler ini. Disaksikan para kontingen dari 33 peserta pemenang kompetisi dari daerah, kecuali Sulawesi Tengah, yang saat ini tengah dilanda musibah gempa bumi dan tsunami. Dihadiri para pejabat dari Kemendikbud dan Kementerian Koordinator Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan. Turut serta menyaksikan 7.000 siswa SMP se-DKI Jakarta.

Acara ini dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Mendikbud), Muhadjir Effendy. “Saya sangat mengapresiasi persembahan tarian ini. Tampil sebagai opening ceremony_ Liga Sepak Bola Siswa Indonesia yang padu. Ini wujud nyata menuju percepatan pembangunan persepakbolaan Nasional sebagaimana arahan Bapak Presiden para rapat terbatas pada 24 Januari 2017 lalu,” demikian sambutan Muhadjir.

Tarian yang melibatkan sekitar 200 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini, disutradarai Suryandoro. Diproduksi Sanggar Swargaloka Jakarta. Bertindak sebagai Koreografer, Bathara Saverigadi Dewandoro, Kompuser, Dedek Wahyudi, Kostum Desainer, Yani Wulandari, dan Stage Manager, Irwan Riyadi.

Pembukaan Liga Sepakbola Siswa Indonesia 2018 (Foto: Eddi Karsito)

‘Kobar Jiwa Raga,’ adalah sebuah tari kolosal yang menggambarkan semangat para pemain sepak bola dalam berjuang meraih kemenangan, dan merayakan keberhasilan. “Tarian ini memadukan antara permainan sepak bola dengan gerakan tari yang indah. Mencerminkan sikap kedisiplinan, kerja keras, sportifitas dan kreativitas dalam berolah raga,” ujar Suryandoro, sutradara pergelaran kolosal ini.

Suryandoro berharap, tari ‘Kobar Jiwa Raga’ dapat menjadi sebuah karya yang inspiratif melalui tema yang dihadirkan. “Karya estetis yang benar-benar indah. Wujud ekspresi dan nalar, menggugah potensi kalbu; nurani; afektif, sebuah karya seni yang menaruh hati pada nilai-nilai kemanusiaan. Dapat mendorong lahirnya budaya olahraga yang sehat lahir batin, kompetitif,” ujar pendiri Sanggar Swargaloka ini.

Liga Sepak Bola (Gala) Siswa Indonesia 2018 berlangsung, sejak 8 s/d 20 Oktober 2018 mendatang. Diikuti 612 peserta dan 136 ofisial dari 34 provinsi. Babak final sekaligus penutupan acara ini akan diselenggarakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (20/10).

Menurut rencana, Sanggar Swargaloka, kembali diminta untuk tampil dalam acara penutupan yang akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Presiden sekaligus akan mengalungkan medali dan trofi kepada juara Liga Sepak Bola (Gala) Siswa Indonesia 2018.

Latest articles

Membangun Indonesia dari Generasi Pencipta, Bukan Sekadar Generasi Pencari Kerja

Pengusaha Muda Malvin Pradipta Irianto Soroti Pentingnya Karakter, Kompetensi, dan Keberanian Generasi Muda Menuju...

Mikha Tambayong Pilih Beauty Praktis Tanpa Downtime, Tren Perawatan Perempuan Modern Kini Bergeser

Jakarta,Trenzindonesi.com - Jakarta – Tren kecantikan perempuan modern kini menunjukkan pergeseran ke arah perawatan...

Dukungan Sahabat di Balik Layar, Rey Bong Temukan Ruang Pulih Lewat Film Nobody Loves Kay

Film remaja terbaru Nobody Loves Kay tidak hanya menghadirkan kisah persahabatan yang menyentuh di...

Mulai Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Membuktikan Mereka yang Meremehkan Salah

Jakarta, 4 Juni 2026 – Film drama remaja yang paling banyak diperbincangkan tahun ini,...

More like this

Membangun Indonesia dari Generasi Pencipta, Bukan Sekadar Generasi Pencari Kerja

Pengusaha Muda Malvin Pradipta Irianto Soroti Pentingnya Karakter, Kompetensi, dan Keberanian Generasi Muda Menuju...

HUT ke-27 PNM Tak Sekadar Perayaan, 27.000 Pohon Ditanam Serentak di Indonesia Jadi Bukti Aksi Nyata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Perayaan hari ulang tahun perusahaan umumnya identik dengan seremoni dan...

Asmara Gen Z Love Fest Hadirkan Pengalaman Interaktif bagi Penggemar di Cileungsi Bogor,

Bogor,Trenzindonesia.com – Fenomena sinetron remaja "Asmara Gen Z" kembali menunjukkan daya tariknya melalui...