HomeNewsWapres Paparkan Langkah Transformasi Wakaf Uang

Wapres Paparkan Langkah Transformasi Wakaf Uang

Published on

Jakarta, Trenz News | Transformasi pengelolaan wakaf uang nasional, selain bertujuan untuk mendukung percepatan penumbuhan aset wakaf serta kebermanfaatan wakaf bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melakukan wakaf uang. Untuk itu, melihat pentingnya transformasi pengelolaan wakaf uang nasional tersebut, diperlukan langkah-langkah strategis dan fundamental untuk mewujudkannya.

“Langkah pertama adalah melakukan business process reengineering (rekayasa ulang proses bisnis wakaf uang). Unsur-unsur rekayasa ulang proses bisnis wakaf uang mencakup keseluruhan alur proses pengelolaan wakaf uang. Dimulai dari tahap edukasi, sosialisasi atau pemasaran kepada calon wakif, pemberian sertifikat, pengelola dan pengembangan (investasi), penyaluran dan pendayagunaan hasil manfaat hingga pelaporan rutin kepada pengawas dan juga wakif,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam artikel berjudul “Transformasi Wakaf Indonesia Menuju Wakaf Produktif” yang dirilis Jum’at (22/01/2021).

Baca Juga:

Pentingnya Transformasi Wakaf Indonesia Menuju Wakaf Produktif

Di samping itu, sambung Wapres, digitalisasi pada setiap tahap proses pengelolaan wakaf uang juga penting dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan proses bisnisnya, sekaligus untuk menghubungkan dengan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.

“Rekayasa ulang proses bisnis wakaf uang ini bermuara pada terwujudnya suatu platform pengelola wakaf uang nasional, yang akan mendukung terwujudnya pusat data wakaf nasional,” imbuhnya.

Selanjutnya, Wapres menuturkan langkah kedua yaitu menetapkan program strategis wakaf nasional melalui sinergi bersama segenap nadzir di Indonesia.

“Program strategis ini bisa terdiri dari satu atau beberapa program besar yang dianggap sangat diperlukan masyarakat Indonesia saat ini, yang pendanaannya melibatkan investasi wakaf atau penyaluran alokasi mauquf alaih dari banyak nadzir di Indonesia. Pengelolaan program strategis wakaf nasional ini dapat dikoordinasikan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) bekerjasama dengan beberapa nadzir dalam bentuk konsorsium nadzir,” paparnya.

Program strategis nasional ini, kata Wapres, juga perlu didukung banyak tokoh, ulama, dan berbagai ormas Islam Indonesia.

“Dengan demikian, ada dorongan bersama untuk mobilisasi dan berbagi bersama dalam mengupayakan terwujudnya suatu pencapaian program wakaf yang dipandang sebagai kepentingan bersama masyarakat secara nasional,” harapnya.

Adapun langkah ketiga, lanjut Wapres, adalah melakukan gerakan kampanye bersama dalam mengumpulkan wakaf uang, sekaligus melakukan literasi dan edukasi agar masyarakat menyerahkan uangnya untuk dikelola dan hasilnya akan digunakan untuk mendanai berbagai program strategis wakaf nasional.

“Gerakan kampanye ini selanjutnya diperluas di sejumlah daerah, pada berbagai kelompok profesi, berbagai organisasi, dan asosiasi di masyarakat. Gerakan kampanye akhir-akhir ini bertujuan menyentuh kesadaran sebanyak mungkin masyarakat untuk berwakaf. Pada tahap ini menjadi penting untuk memfasilitasi kemudahan pembayaran wakaf masyarakat secara massal dan berbasis digital,” ungkapnya.

Apabila langkah-langkah kunci dan faktor-faktor pendukungnya tersebut dapat diimplementasikan dengan baik, Wapres meyakini transformasi wakaf uang akan berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

“Hasilnya adalah pengelolaan yang mampu memobilisasi wakaf uang secara maksimal, investasi yang optimal, dan hasil manfaatnya untuk mendukung kegiatan sosial yang semakin luas. Pada kondisi ini, pengelolaan wakaf uang nasional akan berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia,” harapnya optimis. (EP-BPMI Setwapres) | Foto: Dok. Setwapres

Latest articles

BHC Training Center & Master Trainer MUA Indonesia Kembali Buka Workshop Guru MUA, Gandeng MUA Berpengalaman Olis Herawati

Setelah sukses menggelar workshop calon guru make up pada 10-11 April 2026, BHC Training...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Perjuangan Anak Pemulung Tak Lagi Sunyi: Yayasan Humaniora Sekolahkan Puluhan Anak, Harapan Baru di Tengah Keterbatasan

Bekasi, Trenzindonesia.com | Di tengah kerasnya kehidupan urban, secercah harapan muncul bagi anak-anak...

More like this

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)