HomeNewsWBP Lapas Karang Intan Gelar Panen Raya Hasil Produk Pertanian

WBP Lapas Karang Intan Gelar Panen Raya Hasil Produk Pertanian

Published on

Karang Intan, TRENZINDONESIA, –Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggelar acara panen produk pertanian diantaranya padi, jagung dan gandum di lahan pembinaan kemandirian Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Jumat (5/11).

Hasil pertanian tersebut merupakan tanaman pangan yang mengandung karbohidrat tinggi, dan menjadi tanaman unggulan dalam program pembinaan yang diadakan lapas .

“Berbagai aktivitas positif dalam hal pembinaan kemandirian, kita berikan sebagai bekal bagi warga binaan guna persiapan kembali ke masyarakat nanti, termasuk berkebun jagung. Ini juga agar mereka memanfaatkan waktu selama menjalani sisa hukuman dengan produktif, termasuk menanam jagung di kebun yang dulunya semak belukar dan sekarang sudah dimanfaatkan menjadi lahan perkebunan,” terang Kalapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo.

Lanjut, orang nomor satu tersebut meskipun saat ini mass pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) masih menghantui, namun WBP tetap produktif.

“Bahwa di masa pandemi seperti saat ini, Lapas Karang Intan, khususnya WBP, tetap bisa dan terus produktif. Tentu dengan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid19 yang dilaksanakan di Lapas Karang Intan. Jadi, jangan sampai hanya karena alasan pandemi, tidak ada karya atau hasil positif yang dihasilkan,” tambah Wahyu.

Sementara menurut Mardani, WBP yang turut panen mengaku dirinya senang dapat turut serta dalam pembinaan kemandirian berkebun jagung.

Dan dia berharap pengalaman tersebut bermanfaat saat dapat kembali berkarya di masyarakat nanti.

“Senang, di sini diajarkan berkebun jagung, dan berbagai sayuran lainnya. Dari pembinaan yang dilakukan, saya bisa mengolah lahan, merawat tanaman hingga proses panen dan pengalaman ini akan sangat berguna bagi saya saat berada di luar nanti,” kata Mardani.

Produksi panen tersebut kemudian dipasarkan ke pihak ketiga dan margin dari penjualan menjadi pemasukan bagi WBP. Selain itu, hasil penjualan juga digunakan untuk mencukupi kebutuhan bahan makanan bagi WBP Lapas Narkotika Karang Intan yang saat ini berjumlah 1.383 jiwa.

Ini merupakan bukti komitmen pihak lapas menciptakan warga binaan yang berdaya guna dan bermanfaat dimasyarakat.

Dimana mereka yang sedang menjalani masa pidana dibekali sejumlah kegiatan positif saat menjalani masa pembinaan di lapas.

Kontributor : Arbiansyah

Latest articles

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

More like this

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...