Jakarta, Trenzindonesia.com | Yayasan Griya Mahir Al-Qur’an (YGMQ) kembali menggelar Ujian Tartil dan Tahfiz Al-Qur’an, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas baca dan hafalan Al-Qur’an bagi para santri dan santriwati dari berbagai usia. Kegiatan ini berlangsung di aula Syekh Nawawi al-Bantani, Gedung Bayt Al-Qur’an TMII, dengan pengawasan langsung Tim Pentashih Mushaf Al-Qur’an Kementerian Agama RI.
Acara dibuka resmi oleh Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Abdul Aziz Siqi, didampingi Ketua Tim Kegiatan, Achmad Khotib. Abdul Aziz memberikan sambutan hangat, menekankan pentingnya ujian yang langsung diawasi para pentashih berkompeten, termasuk beberapa anggota yang pernah menjuarai MTQ Nasional dan menjadi Dewan Hakim MTQ tingkat nasional. “Melakukan ujian di LPMQ memberikan kesempatan langka bagi para santri untuk diuji oleh para ahli Al-Qur’an,” ujar Abdul Aziz.

Pengasuh YGMQ, Ahmad Jaeni, yang juga pentashih mushaf Al-Qur’an, menambahkan bahwa ujian ini tidak hanya sebagai evaluasi bacaan dan hafalan, tetapi juga bagian dari persiapan menuju Haflah at-Tasyakur wa at-Takhtim YGMQ yang dijadwalkan pada 9 April 2026. “Ini momentum bagi santri untuk memantapkan kualitas bacaan dan hafalan sebelum puncak kegiatan YGMQ,” jelasnya.
Ujian diikuti 60 peserta dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan YGMQ, mulai dari PaudQu, SDQu, RTQ, Majelis Taklim hingga KlinikQu. Selain membaca dan menghafal Al-Qur’an, peserta juga diuji hafalan matan Tuhfatul Athfal dan Aqidatul Awam. Tim penguji terdiri dari Achmad Khotib, Fahrur Rozi, Zaenal Arifin, Samiah, Ilfi Zakiyah, dan Ahmad Falahuddin.
Selepas ujian, koordinator tim penguji Achmad Khotib memberikan evaluasi dan apresiasi. Ia menilai capaian para santri sudah baik, namun tetap menekankan pentingnya murajaah dengan sesekali melihat mushaf agar hafalan tetap lancar dan bacaan tetap tepat.

Ketua YGMQ, Ringo Noer Junaedy, menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin yayasan untuk memotivasi santri meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an. “Melibatkan para pentashih profesional memberikan pengalaman berharga sekaligus dorongan semangat bagi semua peserta,” tuturnya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi YGMQ sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an yang serius, inovatif, dan konsisten membentuk generasi Qur’ani, dari anak-anak hingga dewasa.
