HomeRagamEddie Karsito Raih Murthi Anugerah Golden Achievement Culture Award: Dedikasi Tak Kenal...

Eddie Karsito Raih Murthi Anugerah Golden Achievement Culture Award: Dedikasi Tak Kenal Lelah di Dunia Seni & Budaya

Published on

FOTO : Sineas dan penggiat budaya Eddie Karsito bersama Yang Mulia Maha Datu Dirajawali Pangeran Nata Adiguna (PNA) Mas’ud Thoyib Jayakarta Adiningrat Prabu Amilihur, saat peneguhan dan pengagungan para tokoh budaya, di Balairung Sari Kedaton Nusantara Jayakarta, Rawa Binong Lubang Buaya Jakarta Timur, Kamis (17/7/25).

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok Eddie Karsito kembali mencuri perhatian publik setelah dianugerahi Murthi Anugerah Golden Achievement Culture Award, sebuah penghargaan prestisius dari Murthi Kedaton Nusantara Jayakarta Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi panjang Eddie di bidang seni, budaya, film, dan sastra, yang telah menembus batas-batas nasional hingga dikenal di berbagai negara.

Sebagai penggiat budaya dan pendiri Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, Eddie Karsito dikenal konsisten mengangkat nilai-nilai kemanusiaan melalui karya-karya kreatifnya. Ia menyambut penghargaan ini dengan penuh rasa syukur, menyebutnya sebagai motivasi untuk terus berkarya.

Saya tidak menyangka bisa menerima penghargaan ini. Apresiasi ini menjadi penguat semangat saya dalam mengabdi di bidang kesenian dan kebudayaan,” ujar Eddie kepada awak media di Jakarta.

Eddie juga berharap penghargaan ini bisa menjadi inspirasi bagi para pelaku seni budaya lainnya. “Saya senantiasa menempatkan karya sebagai gairah. Semoga ini bisa menjadi contoh positif dan memotivasi lebih banyak orang untuk mencintai budaya,” imbuhnya.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni budaya di Balairung Sari Kedaton Nusantara Jayakarta, Rawa Binong, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (17/07/2025). Acara itu sekaligus menjadi bagian dari perayaan “Selamatan Agung Suro Sesaji Raja Suya” yang memperingati 500 tahun Kejayaan Majapahit.

Dalam momen tersebut, Eddie menyampaikan terima kasih khusus kepada Yang Mulia Maha Datu Dirajawali PNA Mas’ud Thoyib Jayakarta Adiningrat Prabu Amilihur dan pihak Yayasan Kedaton Nusantara Jayakarta sebagai penyelenggara acara dan pengusung penghargaan budaya tersebut.

Saya sangat menghargai penghargaan ini. Terlebih karena saya mendapatkannya bersama tokoh-tokoh hebat lainnya yang juga berkontribusi besar dalam membangun peradaban budaya Nusantara,” ungkap Eddie.

Deretan tokoh penerima penghargaan

Selain Eddie Karsito, sebanyak 16 tokoh lainnya juga menerima penghargaan serupa. Di antaranya adalah Prof. DR (HC) Jaya Suprana yang dikenal sebagai tokoh penting dalam diplomasi budaya Indonesia di mancanegara.

Nama lain yang mendapat penghargaan ialah Datin Sri Sakinah Binti Bujang Kasim Cahya Ningrum (Malaysia) dan Ki Ajar Damar Shashangka Mangku Gde atas kiprahnya melestarikan naskah-naskah Jawa kuno. Ada pula Drs. Suryandoro, inisiator seni drama wayang klasik yang dikembangkan menjadi opera musikal bergaya Broadway.

Tak ketinggalan, Drs. Dewi Sulastri dan koreografer muda Bathara Saverigadi Dewandoro juga mendapat apresiasi atas sumbangsih mereka dalam dunia tari klasik Indonesia. Bahkan almarhum Sampurno SH juga diberi penghargaan atas jasanya mendirikan Pelangi Nusantara di TMII dan membawa misi kesenian Indonesia ke dunia internasional.

Kiprah Eddie Karsito di dunia seni dan kemanusiaan

Nama Eddie Karsito memang sudah lama tercatat sebagai seniman Indonesia berprestasi. Ia pernah menyabet penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji di Festival Film Bandung 2008 lewat perannya sebagai Lamhot Simamora dalam film Maaf, Saya Menghamili Istri Anda.

Eddie juga masuk nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2006 dan Festival Film Jakarta (FFJ) 2007. Bersama komunitasnya, ia memenangkan Juara 1 Karya Kolektif Festival Film Independen Indonesia (FFII SCTV) 2003 lewat film Disuatu Siang Di Sebuah Perkampungan Kali Mati Karet Bivak.

Tidak hanya di depan layar, Eddie juga berkiprah sebagai sutradara dan produser film pendek bertema budaya. Salah satunya adalah karya yang ditampilkan dalam International Festival Shadow Theater Indonesia di Meksiko tahun 2021 dan diputar di 33 negara.

Selain aktif dalam kegiatan kesenian, Eddie juga dikenal sebagai pekerja sosial yang membina ratusan pemulung dan kaum dhuafa. Dedikasinya membuatnya diganjar gelar “Anak Bangsa Berkepribadian Pembangunan” dari Kementerian Koperasi dan UKM RI pada 2013.

Pengakuan Dunia Internasional

Eddie pernah tergabung sebagai delegasi Indonesia dalam berbagai forum budaya dunia, termasuk sebagai anggota sidang UNESCO-PBB untuk pelestarian warisan budaya dunia Wayang di Paris tahun 2018. Ia juga aktif dalam program Mobile Arts for Peace (MAP) bersama University of Lincoln, Inggris, yang mengusung seni sebagai medium perdamaian lintas bangsa, melibatkan anak muda di Indonesia, Rwanda, Nepal, dan Kyrgyzstan.

Latest articles

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

Kisah Yanti, Nasabah PNM Mekaar yang Sukses Bangun Usaha Kriya dari Nol: Modal Kepercayaan Jadi Kunci Perubahan Hidup

Jakarta, Trenzindonesia.com | Dipercaya, Bukan Dikasihani: Cerita Perempuan Ultra Mikro yang Berani Bermimpi Lebih...

Migi Rihasalay Tampil Elegan Bersama Putri Cantiknya di Anniversary Color Models Inc, Kehadiran Putri Indonesia Jadi Sorotan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Gemerlap dunia mode dan selebriti menyatu dalam perayaan 36th Anniversary Color...

More like this

Pra Harlah Media Pondok Lampung Bangkitkan Generasi Santri Kreatif di Era Digital

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus media sosial dan tren viral yang silih...

23 Santri PPRQ Lampung Tunjukkan Kehebatan Amtsilati, Kiai Tekankan Adab di Atas Segalanya

Lampung, Trenzindonesia.com | Suasana haru, bangga, sekaligus takjub menyelimuti Masjid At-Tibyan, Kota Metro, saat...

Dari Rongsok Jadi Rupiah: Cara Cerdas Pemulung Bekasi Bangun Masa Depan Bersama Bank Mandiri

Bekasi, Trenzindonesia.com | Siapa sangka, dari tumpukan barang bekas yang kerap dianggap tak bernilai,...