Chitake udon menjadi pilihan menu berkuah khas Jepang yang menghadirkan sensasi hangat dari perpaduan kaldu dashi, jamur shiitake, dan terong ungu. Hidangan ini cocok disantap saat bersantai di rumah, terutama ketika udara dingin setelah seharian beraktivitas. Tekstur mi udon yang kenyal dan tebal berpadu kuah gurih umami disebut mampu memanjakan lidah sejak suapan pertama.
Menurut resep yang dibagikan KapanLagi.com, penambahan jamur shiitake segar serta irisan terong yang dimasak perlahan membuat hidangan ini kaya rasa dan bernutrisi, sekaligus membuat perut kenyang lebih lama. Sajian autentik ini pun tidak harus dibeli di restoran Jepang ternama, karena bahannya mudah ditemukan di supermarket terdekat.
Bahan-bahan yang diperlukan
Kunci cita rasa autentik masakan rumahan Jepang terletak pada kesegaran bahan. Jamur dan terong yang masih dalam kondisi prima akan membuat kuah kaldu terasa lebih manis dan sedap alami. Berikut bahan yang dibutuhkan:
- 200–250 gram mi udon, bisa memakai udon basah kemasan atau udon beku
- 5 buah jamur shiitake segar, buang bagian batang yang keras lalu belah atau iris sesuai selera
- 35 gram terong ungu, belah memanjang lalu iris dengan ketebalan sekitar 5 mm
- Daun bawang secukupnya, potong akarnya lalu iris tipis untuk taburan
- 300 ml air bersih
- 1 sendok makan kecap asin (shoyu)
- 10 gram mirin, opsional dan bisa diganti sedikit air lemon yang dicampur gula pasir
- 10 gram sake masak, bisa dilewati untuk versi halal
- 2,5 gram kaldu ikan dashi, direkomendasikan memakai kaldu sarden kering atau kombu
- Minyak goreng secukupnya untuk menumis
Langkah memasak
Proses memasak chitake udon terbilang sederhana dan tidak menyita banyak waktu. Tahapan berikut sebaiknya diikuti secara berurutan agar tekstur udon tidak kelembekan dan bumbu meresap sempurna ke dalam kuah.
- Panaskan sedikit minyak di panci ukuran sedang, masukkan irisan terong, lalu tumis dengan api sedang sambil sesekali diaduk hingga melunak dan bagian luarnya matang. Langkah ini disebut ampuh mengunci cita rasa gurih terong.
- Setelah terong terlihat layu, tuangkan air ke dalam panci, tambahkan kaldu ikan sarden kering (dashi) dan potongan jamur shiitake. Aduk sebentar dan tunggu hingga mendidih serta aroma jamur mulai menguar.
- Masukkan kecap asin, mirin, dan sake masak ke dalam rebusan kaldu. Aduk perlahan hingga rata, lalu biarkan mendidih dengan api kecil selama sekitar 3 menit agar rasa asin, manis, dan gurih menyatu.
- Masukkan mi udon ke dalam kuah berbumbu, kecilkan api, dan masak sekitar 1 menit atau mengikuti instruksi pada kemasan mi. Aduk sangat perlahan agar udon terurai tanpa hancur atau terputus.
- Matikan api setelah semua bahan matang dan kuah meresap. Pindahkan mi beserta kuah panasnya ke mangkuk saji, taburi irisan daun bawang segar, dan chitake udon siap disantap.
Penyesuaian bahan dan tips memasak
Bagi yang mencari alternatif halal, sake masak dapat diabaikan dan mirin diganti dengan sedikit air perasan lemon yang diberi larutan gula pasir. Terong sebaiknya tetap ditumis lebih dulu karena minyak akan mengeluarkan rasa gurih alaminya sekaligus menjaga terong tidak hancur saat direbus. Jenis jamur lain juga boleh ditambahkan, misalnya jamur shimeji cokelat atau enoki, agar tekstur kuah lebih ramai dan kaldu nabatinya semakin gurih.
Jika bubuk dashi sulit ditemukan, kaldu kombu (rumput laut), kaldu jamur bubuk, atau kaldu ayam bubuk bisa menjadi pengganti praktis. Chitake udon sangat disarankan langsung dikonsumsi selagi kuahnya panas. Bila dibiarkan terlalu lama, mi akan terus menyerap cairan hingga membesar dan lembek.
Sejumlah trik ringan disebut bisa membuat hasil masakan setara racikan chef profesional. Gunakan jamur shiitake segar ketimbang jamur kering karena versi segar memberikan tekstur kenyal menyerupai daging. Potong terong dengan ketebalan seragam agar kematangannya merata dan tidak ada bagian yang masih alot. Apabila memakai udon beku, bilas atau celupkan sebentar ke air hangat sebelum dimasukkan ke kuah agar suhu kuah tidak anjlok drastis. Udon juga tidak dianjurkan dimasak terlalu lama karena cepat menyerap cairan sehingga melar dan melembek.
Sentuhan penyajian
Agar lebih memuaskan, chitake udon bisa dihidangkan dalam mangkuk keramik bergaya oriental yang agak lebar supaya aroma dashi dan jamur langsung terhirup. Taburan bubuk cabai khas Jepang (togarashi) atau sedikit minyak cabai dapat ditambahkan bagi penggemar rasa pedas. Sajian ini juga cocok disandingkan dengan tempura udang (ebi furai) atau sayuran goreng (kakiage) yang renyah sebagai kontras tekstur, serta sebutir telur rebus setengah matang (ajitsuke tamago) yang dibelah dua di atas udon untuk menambah nutrisi sekaligus mempercantik plating.
