Menkeu juga menerangkan kondisi yang harus terus diwaspadai adalah ketidakstabilan perekonomian global, terutama dari sisi korporasi yang mendapat tekanan cukup banyak, baik dari sisi ekspor maupun sentimen investasi.
Momentum perayaan Idulfitri kali ini juga diharapkan menjadi sebuah awal untuk berdiri bersama sebagai sebuah bangsa dan membangun bangsa ini ke depannya agar menjadi lebih baik.
Menhub menjelaskan, saat ini pihaknya bersama-sama dengan Korlantas Polri dan pihak-pihak terkait lainnya tengah menyiapkan strategi penanganan pada arus balik Lebaran.
Sesjen Djoko mengatakan sesuai prediksi, memang terjadi peningkatan arus penumpang maupun kendaraan di pelabuhan penyeberangan Merak namun kondisinya tetap terkendali.
Memasuki liburan Idul Fitri jumlah pemudik diperkirakan mencapai 20 juta, sehingga periode Ramadhan-Lebaran bisa terjadi pegerakan 30 juta wisnus atau naik 150 persen.
Budi Karya menjelaskan, mengenai transportasi mudik tentunya akan bicara darat, laut serta udara. "Khusus untuk darat, Kemenhub akan memberikan yang terbaik, mengingat sudah banyak infrastruktur yang sudah siap digunakan.