Melalui komitmen dan kerja sama yang baik, Indonesia siap terus menjadi contoh bagi negara lain dalam menjunjung tinggi keberagaman dan menghormati hak asasi manusia
Pada kesempatan ini, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara selaku inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Indonesia sekarang, menurut Seskab, sudah menjadi negara demokrasi terbesar nomor tiga di dunia. Ia juga menambahkan bahwa ekonomi Indonesia sudah sangat disegani karena sudah menjadi nomor 15/16 dunia.
Founding Father ketika menggali Pancasila, sambung Seskab, membuat Undang-Undang Dasar 1945, memproklamasikan bangsa ini, telah melihat bahwa bangsa ini memang bangsa beraneka ragam, lebih dari 1.100 bahasa.
FPPK tahun ini akan diisi oleh berbagai kegiatan menarik seperti ‘Lomba Etnik Fashion’, ‘Pagelaran Budaya Nusantara’, ‘Pelayaran Nusantara’, ‘Parade Darat’, dan ‘Festival Kopi’ di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Rakyat Indonesia yang memang menginginkan Indonesia Maju dan berdaulat, tentunya patut bersyukur saat KH. Ma’ruf Amin bersedia menerima pinangan Presiden Jokowi sebagai pendampingnya guna kembali memimpin Indonesia untuk periode 2019 -2024.
Kepala Negara juga menyebut bahwa NU selalu berupaya untuk mempertahankan dasar negara Pancasila dari pihak-pihak yang ingin mempertentangkan Pancasila dengan Islam.
Saat ini, pembebasan bersyarat Ustaz Abu Bakar Baasyir tengah dikaji oleh Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan. Untuk sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, Presiden Jokowi menyerahkan kepada Ustaz Abu Bakar Baasyir.
Di penghujung acara, Ibu Negara mengajak para siswa untuk bersama-sama menyanyikan lagu ‘Meraih Bintang’ yang merupakan lagu resmi Asian Games 2018 lalu.
museum yang berdiri di atas lahan seluas 4,9 hektare tersebut dibangun dengan menggunakan anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk penghormatan kepada ulama yang berjasa bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.