Trenz Indonesia
News & Entertainment

CLASSICA Si Kecil Bersuara Merdu

481
Classica

Depok, Trenz Music| Hampir semua yang hadir distudio rekaman takjub dengan kemampuan Classica (3) saat melantunkan lagu berjudul “Kena Pilek” garapan pencipta lagu Sunarone.  Sebuah aksi talenta yang memesona, Classica kecil tampak menunjukan kemampuannya dalam beradaptasi dengan lirik serta kala memadukan suaranya yang merdu dengan musik yang mengalun.

“Aku mau nyanyi di panggung, pokoknya aku mau nyanyi,” kata putri yang lahir dari pasangan Saktipatria Pongkapadang dan Tri Noviana Yunita ini.

Hendra Lesmana, Founder RPM

Keberanian Classica memang layak diacungkan jempol, dan itu ditunjukan oleh Classica saat dirinya melakukan sesi pemotretan di studio RPM (Rumah Photo MUA dan Model) yang berlokasi di kawasan Depok 1, Jawa Barat.  “Salut atas kemampuan Classica, dari sisi keberanian maupun harmonisasi yang dia tunjukan. Padahal itu adalah sesi pemotretan, namun dia mengeluarkan bakat bernyanyinya, sehingga saya putuskan Classica untuk mendapat kesempatan menuju rekaman,” ungkap Hendra Lesmana yang merupakan Founder RPM.

Kemampuan olah vokal dan gaya bernyanyinya, berkat bimbingan dan arahan yang diberikan kepada Classica saat dirinya menyukai bidang tarik suara, ketimbang jenis kesenian lainnya.

Selanjutnya, dikemasnya suara Classica kedalam single album “Kena Pilek“,  juga menjadi pilihan bijaksana antara RPM dan One Pro Record untuk mengedepankan Classica guna mengaktualisasikan dirinya di dunia tarik suara.

“Lagu itu cocok untuk Classica, dia nyaman dan menjiwai lagu tersebut, polah vokalnya yang baik, dan wajahnya yang imut, membuat lagu itu seakan bersinergi dengan dirinya,” ungkap Sunarone.

Peraih Juara 1 Lomba Busana Daerah Mckid’s ini, memang digadang-gadang untuk lebih dipromosikan lagi, sehingga ke depan Classica mampu beranjak sesuai dengan perkembangan pola suaranya.

Tri Noviana Yunita

Tri Noviana Yunita selaku ibundanya pun menjelaskan jika Classica terus menuntut agar dirinya selalu bisa eksis didunia entertaiment. “Itu terlihat ketika pada sebuah fashion show Classica meminta untuk naik ke panggung,” ujar Noviana.

“Namanya anak-anak seusia dia, menangis adalah hal lazim ketika keinginannya tidak dituruti.” tambah Noviana.

“Sementara sebagai orang tua yang hanya menjadi penonton,  kan juga merasa tidak enak dengan panitia acara. Karenanya hingga saat ini, saya berikan ruang lebih kepada Classica untuk tampil di atas panggung dengan mengikutsertakan dirinya di beberapa event, baik fashion show maupun hanya tampil bernyanyi,” kata Noviana.

Selain itu, RPM senantiasa berupaya untuk memberikan ruang gerak kepada semua anak didiknya agar lebih mampu mengeksplor kemampuan akan bakat yang terpendam.

“Masih banyak ruang yang barangkali dulu belum terlihat, dan kini lambat laun akan terbuka pintu bagi bakat-bakat lain yang bisa dikembangkan oleh anak-anak RPM,” pungkas Hendra. (Fjr) | Foto: Dok. RPM

Leave A Reply

Your email address will not be published.