Trenz Indonesia
News & Entertainment

Maya NK, Kembangkan Usaha Immev Food Di Masa Pandemi Covid-19

Bisnis Bakso Rumahan Yang Higienis, Enak Dan Lezat

95

Jakarta, Trenz Lifestyle |Kebijakan #Dirumahaja yang harus diterapkan di masa pandemi covid-19, tentunya membuat sebagian masyarakat semakin sulit beraktivitas terutama dalam hal mencari penghasilan. Namun jika disikapi dengan positif, justru kondidi tersebut bisa membangkitkan kreatifitas yang bisa menghasilkan pemasukan buat keluarga.

Hal ini dilakukan oleh Maya Nurkhasanah, ibu rumah tangga yang kesehariannya menjadi Admin di Klinik pengobatan syaraf kejepit Kiki Hendrawan ini, coba menyikapinya dengan membuat Bakso higienis tanpa pengawet yang enak dan lezat.

Saat menjelang Lebaran lalu, secara iseng, Maya membuat baso daging sapi dan daging ayam, dengan pemikiran siapa tahu nanti ada keluarga yang datang bersilaturahmi Lebaran. Kalaupun tidak ada yang datang, setidaknya bisa dimakan sekeluarga.

Tanpa diduga, sehari menjelang Iedul Fitri 1441, adik dari Maya dan suaminya menelfonnya dan bilang hendak bersholad Ied di mesjid sekitar rumah Maya, karena masjid disekitarnya tidak melaksanakan sholad Ied dampak dari kebijakan PSBB yang dilakukan Pemerintah setempat.

Usai sholat Ied, Maya menyajikan bakso buatannya untuk disantap rame rame. Hemmm.., dari gigitan pertama alhasil sudah merasa kelezatan dari baso tersebut. lalu muncul pujian dari keluarga adik-adiknya kalau baksonya sangat enak dan empuk.

”Wah.., baksonya enak banget, empuk lagi, kok bisa bikin bakso kayak gini, kursus dimana?,” tanya, Giarti yang merupakan adik kandung dari Maya, yang langsung di iyakan oleh semua yang ikut menikmati bakso tersebut.

Pertanyaan dari Giarti, langsung dijawab oleh Maya, ” Ini awalnya coba coba aja, siapa tau bisa, eh ternyata bisa, emang Enak ya?.” ujar Maya berbalik tanya.

”Ini enak banget, coba bikin lagi buat dijual mbak, pasti ada yang mau, apalagi sudah tau rasanya, lumayan buat bisnis baru di situasi corona kayak gini, nanti aku bantu jualin deh,” Tambah Giarti seraya memberi saran kepada sang kakak.

Saran dari sang adik rupanya masih tersimpan di ingatan Maya, selang 3 Minggu setelah lebaran, Maya pun mencoba membuat bakso lagi, selain untuk dimakan keluarga, ia juga mencoba untuk dijual. Kemudian ia menghubungi sang adik kalau dirinya sudah buat bakso lagi. Adiknyapun datang mengambil beberapa bungkus untuk ditawarkan kepada teman-temannya. Alhasil bakso yang dibawanya ludes, habis dalam hitungan jam saja.

Pujian dari pembelipun datang, sehingga Maya merasa percaya diri untuk memulai bisnis baksonya, mekipun belum memiliki merek.  Ia mencoba menawarkan kepada teman-temannya. Hasilnya  lumayan, pesanan dari teman-teman yang membeli baksonya terus berlanjut hingga kini.

Seiring berjalannya waktu, banyak teman dan langganan yang ingin mengajak bekerjasama untuk membuka bakso siap saji. Namun karena keterbatasan waktu, Maya pun belum bisa menyanggupi permintaan tersebut. karena Maya memang merasa baru memiliki kebisaan membuat baksonya saja. Belum dengan kuah dan aksesoris siap sajinya.

Setelah sukses membuat bakso sapi, Maya lalu mengembangkan varian lain, agar lebih bervariasi. Sekarang, selain bakso sapi, Maya melengkapinya dengan membuat bakso ayam dan bakso tahu.

Selanjutnya, Maya pun membuat merk dagang dan menamainya dengan  “Immev Food”. Dibawahnya tinggal dinamakan sesuai produksinya yaitu bakso sapi, bakso ayam dan bakso tahu.

Untuk bakso sapi, Maya membandrolnya seharga  Rp. 45.000,-/pak  isi 50 butir bakso. Untuk bakso ayam Rp.40.000,-/pak isi 50 bakso. Sedang untuk bakso tahu, ia menjual dengan harga Rp. 20.000n-/pak isi 10 baso.

Kini pelanggan dari bakso buatan Maya mulai meluas, sehingga ia mulai merasa kewalahan melayani orderan, terutama soal waktu pengantaran.

” Alhamdulillah banget sekarang pesanan lumayan banyak, meskipun awalnya saya nggak PD, tidak cuma dari teman saja, tetapi sudah masuk ke kalangan umum, ada juga dari catering, padahal saya tidak pernah promosi, mungkin tau dari mulut ke mulut kali ya?. Nah sekarang yang agak repot soal pengantaran pesanan, karena pemesannya mulai agak jauh. Tetapi terkadang si pemesan minta di gojekin atau grab,  dia yang bayar sendiri gojeknya,”. Tambah Maya lagi.

Maya Nurkhasanah

Lalu bagaimana cara orang yang ingin pesan bakso buatannya?, Maya kembali menjelaskan. ”Untuk pesan cukup WA atau telpon ke 0812-1112-6565, tinggal sebut pesanannya bakso apa?, dan berapa pak?,” tutup Maya. (fjr) | Foto: Istimewa

Leave A Reply

Your email address will not be published.