Trenz Indonesia
News & Entertainment

Bob Lampion Terpicu Spirit Jokowi, Jadi Kreator SampahPlastik

414

Jakarta, Trenz Profile | Indonesia merupakan negara kedua terbesar, yang menyumbang sampah plastik ke lautan. Negara pertama, Tiongkok. Itu berdasarkan penelitian Dr. Jenna Jambeck, peneliti dari Universitas Georgia, Amerika Serikat. Jenna Jambeck mencatat, ada 192 negara yang menjadi penyumbang sampah plastik ke lautan.

Hasil penelitian tersebut, ia publikasikan di Jurnal Science www.sciencemag.org, pada 12 Februari 2015. Pada Selasa (07/03/2017), Presiden Joko Widodo menyoroti masalah sampah plastik tersebut dalam Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA), di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.

Dalam pidatonya, Jokowi menyebut, sampah plastik yang masuk ke laut, jumlahnya bertambah dahsyat setiap tahun. Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun.

Dari 64 juta ton itu, menurut data Sustainable Waste Indonesia (SWI), sampah plastik yang terdaur ulang sangat minim, kurang dari 10 persen. Selebihnya ya tetap menjadi sampah, yang membahayakan lingkungan hidup. Antara lain, merusak kondisi perairan laut kita.

Baca Juga :

Nah, Bob Lampion berkontribusi di yang kurang dari 10 persen tersebut. Dengan berbagai kreativitas, ia mendaur ulang sampah plastik. Antara lain, menjadi mainan anak-anak dan menjadi hiasan. Kreasinya yang terkenal adalah lampion dari sampah plastik. Karena itu, lampion melekat ke namanya, menjadi Bob Lampion.

Bob Lampion

Nama aslinya adalah Bob Novandy. Berbagai profesi pernah ia tekuni. Antara lain, menjadi jurnalis dan menjadi staf anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di gedung parlemen di Senayan, Jakarta Pusat. Tapi, akhirnya, ia berlabuh di kreasi sampah plastik, sejak 17 Agustus 2003.

Yang mengesankan, Bob Novandy bukan hanya berkreasi untuk dirinya sendiri. Tapi, ia dengan lapang jiwa, juga menularkan keahliannya ke mereka yang berminat. Bob Novandy telah diundang berbagai pihak, untuk memberikan pelatihan mengolah sampah plastik. Praktis, ia sudah berkeliling Indonesia untuk itu.

Menurut saya, keahlian Bob Novandy sebagai kreator sampah plastik, adalah aset bangsa. Ia menjadi bagian penting dari gerakan pemerintah mengurangi sampah plastik. Itu dalam konteks lingkungan hidup. Dalam hal industri kreatif, Bob Novandy tentulah sosok penting untuk menularkan keahliannya ke banyak pihak.

Isson Khairul, Bob Lampion & Fajar Irawan

Nah, ini adalah momentum bagi pemerintah, untuk mendayagunakan kapasitas Bob Novandy, agar industri kreatif berbasis sampah plastik tumbuh dan berkembang. Menyebar secara luas. Baik pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah, bisa mendayagunakan keahlian Bob Novandy.

Secara kualitas karya, kreasi Bob Novandy sudah tersebar luas. Bahkan, sudah dikoleksi oleh banyak pihak di luar negeri. Dengan kata lain, Bob Novandy patut didukung agar terus berkreasi dengan sampah plastik. Kenapa? Karena, dampaknya positif bagi lingkungan hidup serta industri kreatif. (Isson Khairul) Foto: Fajar

Leave A Reply

Your email address will not be published.