Bogor, Trenz News | Spanduk bertuliskan “Partaiku Demokrat Presidenku Jokowi” terpampang jelas di rumah kediaman Hencky Luntungan yang berlokasi di Jalan Pembangunan No. 117, Kelurahan Ciparigi, Kota Bogor Utara, Jawa Barat.
Berkenaan dengan penyelenggaraan PilPres 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019, maka di rumah salah satu tokoh pendiri Partai Demokrat ini juga diresmikan posko pemenangan CAKRA 19 Bogor Raya, Sabtu, (23/2).
Ditengah sekitar 500 orang yang meramaikan peresmian posko pemenangan CAKRA 19 Bogor Raya, tampak hadir perwakilan dari CAKRA 19 Pusat, Brigjen TNI (Purn) Herwin Supardjo; ada pula Letjen (Purn) Suadi Marasabessy mewakili Bravo 5 Pusat, serta SekJen JOSS (Jokowi Sahabat Semua Santri) Indonesia, Yusinta Ningsih Syarief SH. Msi. Selain itu, tampak hadir pula perwakilan dari organ relawan Bravo 5 Kota Bogor serta Harimau Jokowi Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Letjen (Purn) Suadi Marasabessy meminta agar relawan CAKRA 19 Bogor Raya untuk menggunakan hak pilihnya pada 19 April nanti dengan mencoblos pasangan nomer urut #01 Jokowi – Ma’ruf Amin.
“Relawan CAKRA 19 Bogor Raya harus menggunakan hak pilihnya untuk memilih capres orang yang baik,” tegas Letjen (Purn) Suadi Marasabessy.
“Presiden Jokowi telah memberi bukti untuk membangun negeri selama menjabat sebagai Presiden RI” Lanjutnya.

Sementara dalam orasi singkatnya, Brigjen (Purn) Herwin Supardjo yang mewakili CAKRA 19 Pusat memaparkan bahwa kini saatnya kita harus berbuat. Kenapa? Karena ada suatu ancaman baik politik, ideologi, ekonomi, dan sosial budaya yang mulai menggerogoti.
Selain itu Brigjen (Purn) Herwin Supardjo juga memaparkan akan oknum oknum yang kental memainkan isu agama jelang PilPres 2019 kali ini. Menurutnya, isu agama sangat strategis, devide et impera menjadi pola atau cara menyerang. Faktor Loyalitas dan militansi dipake dalam balutan agama guna menjatuhkan kredibelitas PasLon #01.
“Padahal Jokowi menggandeng Ulama sebagai pendampingnya. Jokowi pula yang melahirkan hari Santri” ungkapnya..
“Kita harus cerdas, mendengar dan melihat kedepan”, tegas Brigjen (Purn) Herwin Supardjo yang juga menjadi Wakil Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’aruf.

Sementara Yusinta Ningsih Syarief SH. Msi.selaku SekJen JOSS Indonesia turut mengajak generasi milenial untuk aktif berpartisipasi langsung di pesta demokrasi nanti secara fun guna memilih calon pemimpin yang berasal dari orang baik.
“Generasi milenial memiliki potensi yang luar biasa dan akan diprioritaskan”, cetus Yusinta yang akrab dipanggil mbak Uchie dengan semangat.
Dibentuk pada 12 Agustus 2018, CAKRA 19 yang di gagas oleh Jenderal Kopassus Luhut Binsar Panjaitan yang sekaligus duduk sebagai Dewan Pembina, diKetuai oleh mantan Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto.
Nama CAKRA berasal dari bahasa Sansekerta, yang diartikan sebagai pusat energi, roda atau lingkaran dari kekuatan-kekuatan positif yang dilengkapi kreativitas dan kebebasan berekspresi, guna mencapai tujuan bagi kebaikan bersama.
Beberapa nama Purnawirawan Jenderal TNI yang tergabung di CAKRA 19 diantaranya:
- Mayjen TNI (Purn) Andogo Wiradi, eks Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP)
- Mantan Wakasad Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian
- Mantan Danjen Kopassus Letjen TNI (Purn) Lodewijk F Paulus, Sekjen Partai Golkar
- Mantan Kapuspen TNI laksda TNI (Purn) lskandar Sitompoel
- Mantan Pangdam l/ Bukit Barisan Wisnton Pardamean Simanjuntak
- Mantan Deputi I bidang Hukum Politik Dalam Negeri Kemenkumham Mayjen TNI (Purn) Yudi Harianto
- Marsda TNI (Purn) Dr Usra Hendra Harahap, eks Koorsahli Kasau.
- Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio
- Mayjen TNI (Wm) H. Harry Purdianto
- Brigjen TNI (Purn) Juanda
- Kol (Purn) Harry Guritno
- Brigjen TNI (Purn) Nur Godang
(Fjr/Dari beberapa sumber) | Foto: Fajar
