HomeNewsEdutainmentNanfang Media Group luncurkan film Guangdong's Expats: A Day in the Life

Nanfang Media Group luncurkan film Guangdong’s Expats: A Day in the Life

Published on

Trenz News |Ajang “2018 Guangdong 21st Century Maritime Silk Road International Expo” akan dihelat dari 25-28 Oktober, menjadi peluang penting bagi provinsi Guangdong untuk mempromosikan pertukaran budaya dan kerja sama bisnis di dunia. Sebuah film mikrodokumenter bertajuk “Guangdong’s Expats: A Day in the Life“, dibuat Nanfang Media Group, tampil pertama kalinya di ajang tersebut, merekam keseharian 5 tenaga kerja asing yang tinggal di Guangdong.

Tak seperti kebanyakan film dokumenter yang menggelorakan kesan heroik,  “Guangdong’s Expats: A Day in the Life“,  diproduksi selama hampir 6 bulan oleh Nanfang Media Group, salah satu grup media terkemuka di Tiongkok Selatan. Film ini bertujuan membagikan pengalaman hidup dari beragam individu dan menjajaki perasaan mereka tentang perubahan hidup selama tinggal di Guangdong.

https://www.youtube.com/watch?v=9K57ccsucwo

 

Datang ke Guangdong pada 2012, Mauro Marchesan, seorang pilot Italia dari China Southern Airlines, telah mewujudkan impiannya untuk belajar Kung Fu. Dia menjadi tenaga magang bagi guru Wing Chun di Foshan dan mulai mempelajari seni bela diri itu.

Alan Garvaloh

Penyerang sepak bola asal Brazil Alan Garvaloh telah berlaga di hampir 1.000 pertandingan dan memenangi delapan kejuaraan untuk Guangzhou Evergrande sejak Januari 2015. Di kota indah yang terletak di Tiongkok Selatan ini, Alan dan keluarganya memiliki anak kedua.

Abraham Nick M Morse

Lulus dari Harvard Medical School, Dr. Abraham Nick Morse datang ke Guangdong untuk menjadi kepala departemen uroginekologi di Guangzhou Women and Children Medical Center pada 2016.

Aly Baby

Aly Baby, asal Mali, telah bermukim di Tiongkok selama 8 tahun, bekerja di bidang e-commerce lintasnegara di Guangzhou setelah lulus dari Jinan University, saat ini menjadi universitas Tiongkok yang paling banyak memiliki mahasiswa internasional.

Lincoln Lam

Lincoln Lam, juru masak dari Singapura, datang ke Guangdong dan mencari tantangan dua tahun lalu. Awalnya, dia mempelahari Kuliner Khas Kanton, dan dia kini menjadi juru masak eksekutif di Guangzhou Ritz Carlton Hotel.

Dalam 40 tahun terakhir sejak Kebijakan Reformasi dan Membuka Diri Tiongkok, banyak warga asing yang datang untuk bermukim di Guangdong. Sejak Juni 2018, ada 110.000 ekspatriat yang terdaftar di Provinsi ini.

Sebagai lokasi internasional yang modern, provinsi Guangdong terkenal akan keterbukaan, inklusivitas, kemajemukan dan berbagai fasilitas yang nyaman untuk berbisnis. Semakin banyak warga asing yang tertarik untuk tinggal dan bekerja di sini. Mereka telah mewujudkan hidup yang luar biasa dan bekerja menuju masa depan yang lebih cerah bersama Guangdong. (PRNewswire/TrenzIndonesia) | Video & Foto: Youtube & Google.co.id

 

 

Latest articles

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

Andrigo Hentak Panggung Milad Ke-61 Inhil, Ribuan Penonton Larut dalam Euforia

Tembilahan – Malam puncak perayaan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-61 berlangsung meriah dan...

Dari Lampung untuk Dakwah Digital: MPL Summit 2026 Buktikan Media Pesantren Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media pesantren kini tidak lagi...

More like this

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...