HomeNewsEdutainmentTransformasi STMIK dan STIKes Horizon Bermodalkan Kemitraan Erat Dengan Dunia Industri

Transformasi STMIK dan STIKes Horizon Bermodalkan Kemitraan Erat Dengan Dunia Industri

Published on

Jakarta,  Trenz Edutainment I STIKes Horizon Karawang dan STMIK Horizon Karawang sejatinya memang bukan perguruan tinggi yang baru berdiri. Namun merupakan perguruan tinggi yang sudah lama berkiprah dan cukup dikenal oleh masyarakat di Karawang dan berlokasi di Jalan Pangkal Perjuangan KM.1 By Pass Karawang, Jawa Barat.

STIKes Horizon Karawang dahulu bernama STIKes Kharisma Karawang diawali dengan Akademi Keperawatan Kharisma Karawang, berdiri pada 6 Nopember 1991 dan Akademi Kebidanan Kharisma Karawang pada 14 Juli 1992. Pada tahun 2009 terjadi penggabungan AKPER dan AKBID Kharisma menjadi STIKes Kharisma.

Sedangkan STMIK Horizon Karawang yang dahulu bernama STMIK Kharisma merupakan Perguruan Tinggi Komputer pertama di Kota Karawang berdiri pada 10 Agustus 2000. Baik STIKes Kharisma dan STMIK Horizon dialih kelolakan ke Yayasan Pendidikan Tri Putra Horizon Education (Triputra Group Indonesia) melalui kerja sama dengan Phinma Education (Filipina) tahun 2019.

Bukan hanya berganti nama, namun STIKes Horizon Karawang dan STMIK Horizon Karawang dan juga bertransformasi menjadi lebih baik lagi. Di bawah bendera Yayasan Horizon Education Karawang, kini STIKes Horizon Karawang dan STMIK Horizon Karawang didukung oleh kemitraan dari dunia industri yang sangat kuat.

Kaitan langsung dengan dunia industri ini menjadikan STIKes dan STMIK Horizon Karawang memiliki keunggulan tersendiri. Tidak main-main, baik Triputra Grup dan Persada Capital Investama yang merupakan dua holding company besar di Indonesia yang dikenal lewat sejumlah unit usaha di bidang agribisnis, pertambangan, pedagangan dan jasa, konstruksi, sampai kesehatan.

Dimana yang terbesar adalah Adaro, Triputra Agro Persada dan Kirana Megatara. Sementara Karawang sendiri dikelilingi oleh unit usaha kedua perusahaan tersebut yaitu Pako Group di Karawang, Daya Adicipta Wisesa di Cakung, dan Dharma Group di Cikarang.

“Kemitraan industri yang kuat tentu membawa knowledge masuk ke kampus lewat dosen tamu, workshop, belum lagi tempat magang, sampai penerimaan karyawan dimana karena merupakan bagian dari mereka, lulusan Horizon Karawang dapat diprioritaskan” ungkap Rolles Herwin, S.Kom, MMSI, Ketua STMIK Horizon karawang pada acara talkshow di Radio PRO FM Purwakarta, Selasa (14/9) lalu.

Kini STMIK Horizon Karawang memiliki jurusan S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, D3 Sistem Informasi dan D3 Sistem Informasi Akuntansi untuk kelas reguler serta jurusan S1 Informatika dan S1 Sistem Informasi dengan akreditasi BAIK dari BAN-PT dan tingkat penyerapan kelulusan di pasar kerja mencapai 97 persen.

Sedangkan STIKes Horizon Karawang menyediakan program studi Ners, S1 Keperawatan, D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan dengan akreditasi BAIK dari BAN-PT dan memiliki tingkat kelulusan penyerapan di pasar kerja sebesar 93 persen.

Dengan kemitraan yang kuat di dunia industri, STMIK Horizon Karawang dan STIKes Horizon Karawang dengan homepage www.stikes-kharisma.ac.id tidak meninggalkan kepedulian terhadap masyarakat dengan memberikan beasiswa dan menurunkan ratusan mahasiswa/i sebagai relawan vaksinator Covid-19.

Latest articles

Zephyer Project Vol. 4 Siap Guncang Bekasi, Denny Caknan, NDX A.K.A, dan Aftershine Jadi Magnet Festival Musik Koplo Modern

Bekasi ,Trenzindonesia.com – Gelombang popularitas musik koplo modern di Indonesia masih terus menunjukkan tren...

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Suarakan Isu Lingkungan dan Kritik Sosial

Jakarta – Grup musik legendaris Slank resmi merilis album studio ke-26 bertajuk Republik Fufufafa...

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Kaset 80an Retro Groove Tour 2026 Sukses Guncang Yogyakarta & Semarang, Bawa Ribuan Kenangan Manis Era 80-an Kembali Hidup

Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Tip Tap Toe Cafe, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (5/6/2026),...

More like this

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Royalti Memanas! Ratusan Musisi dan Pencipta Lagu Siap Kepung Kemenkum, Tuntut Hak Ekonomi Dikembalikan

JAKARTA — Konflik tata kelola royalti musik di Indonesia memasuki babak baru. Sekitar 400...

Jay Kondangin Rilis Single Terbaru 2026 “Sudah Ada Penggantiku”, Kisah Cinta yang Berakhir Pilu

Jakarta ,Trenzindonesia.com – Penyanyi Jay Kondangin kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui single...