HomeNewsImigrasi Soekarno-Hatta Berikan Kemudahan Layanan kepada Korban Pelanggaran HAM Berat

Imigrasi Soekarno-Hatta Berikan Kemudahan Layanan kepada Korban Pelanggaran HAM Berat

Published on

JAKARTA, Trenzindonesia | Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memberikan layanan keimigrasian yang khusus kepada tiga korban pelanggaran HAM berat masa lalu yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu, 25 Juni 2023. Dua korban berasal dari Praha dan tiba dengan pesawat Turkish Airlines (TK56) pada pukul 17:35 WIB, sementara satu korban lainnya datang dari Moskow dan tiba pada pukul 21:30 WIB dengan pesawat Qatar Airways (QR954).

Imigrasi Soekarno-Hatta memberikan sejumlah kemudahan layanan kepada korban pelanggaran HAM berat tersebut, termasuk layanan pemeriksaan keimigrasian prioritas serta layanan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) dalam rangka kepentingan pemerintah dan alih status menjadi Izin Tinggal Terbatas (ITAS) tidak bekerja untuk repatriasi selama satu tahun dengan persetujuan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Kedua korban yang saat ini memiliki kewarganegaraan Rusia dan Republik Ceko adalah mantan Mahasiswa Ikatan Dinas (Mahid) pada era Presiden Soekarno yang dikirim ke negara-negara sosialis komunis Eropa pada sekitar tahun 1960 untuk melanjutkan pendidikan. Sementara itu, satu korban lainnya yang kini berkebangsaan Republik Ceko adalah ahli waris korban pelanggaran HAM berat tahun 1965.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat, yang menginstruksikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk memberikan prioritas layanan dalam memperoleh dokumen terkait hak kewarganegaraan kepada korban atau ahli warisnya yang berada di luar negeri.

Program pemulihan hak bagi para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM berat masa lalu melibatkan 19 kementerian/lembaga. Kementerian-kementerian tersebut telah menyiapkan program pemulihan untuk para korban atau ahli warisnya. Kementerian Hukum dan HAM, misalnya, telah menyediakan sejumlah kemudahan dan layanan bagi para eksil korban pelanggaran HAM berat masa lalu yang saat ini tinggal di luar negeri.

Muhammad Tito Andrianto, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, menegaskan bahwa para korban pelanggaran HAM berat beserta ahli warisnya akan mendapatkan kemudahan dalam layanan keimigrasian saat tiba di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. “Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Kementerian Hukum dan HAM sehingga kami di Imigrasi Soekarno-Hatta berupaya untuk turut memberikan kemudahan layanan keimigrasian bagi para korban pelanggaran HAM berat masa lalu maupun ahli waris korban,” ujar Muhammad Tito Andrianto.

Ketiga korban pelanggaran HAM berat ini dijadwalkan hadir pada acara Kick-Off Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat di Rumah Geudong Aceh yang akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada 27 Juni 2023 mendatang. (Ian Rasya/Fajar) | Foto: Dok. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta

Latest articles

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

JAKARTA - Guna menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI, Ketua Umum...

Indra Adhari di Konsep One Month One Song Rilis Ibuku Pahlawanku yang Viral di TikTok Malaysia

Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari yang tengah menjalani konsep One Month One Song...

Golden Memories 50 Tahun Kelulusan SMPN 45 Jakarta Angkatan 79

Suasana haru, hangat, dan penuh kenangan mewarnai perhelatan “Golden Memories – 50 Tahun Kelulusan...

Rayhan Cornelis Lepas Rindu Indonesia di Belanda, Temani Sang Ibu dalam Malam Amal untuk Korban Banjir Sumatra

Belanda, Trenzindonesia.com | Suasana hangat khas Indonesia terasa begitu kental dalam gelaran malam amal...

More like this

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...