HomeNewsKeberhasilan Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Rangkul Warga

Keberhasilan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Rangkul Warga

Published on

KAB. SANGGAU KALBAR, Trenzindonesia | Pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti telah membuahkan hasil positif dengan penyerahan 35 butir munisi jenis Boman di Pos Satgas Pamtas Sei Kelik, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kejadian ini terjadi pada hari Selasa, 27 Juni 2023.

Dansatgas Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti, Mayor Arm Ady Kurniawan M.Han, menjelaskan bahwa penyerahan amunisi tersebut berawal ketika empat personel dari Pos Sei Kelik dipimpin oleh Danpos Sei Kelik, Letda Arm Samuel Bagio, sedang melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di Dusun Riam Padang, yang merupakan kegiatan rutin di wilayah desa binaan Pos Sei Kelik.

Saat bertemu dengan masyarakat yang sedang berkumpul di pinggir jalan Desa, Danpos Sei Kelik dan anggota lainnya berbincang mengenai situasi keamanan di Dusun Riam Padang dan sekitarnya. Danpos kemudian menanyakan kepada warga apakah masih ada yang menggunakan senjata rakitan dan menyimpan amunisi. Ia memberikan pemahaman dan sosialisasi mengenai sanksi hukum serta bahaya yang dapat timbul jika masih menggunakan dan menyimpan amunisi tersebut.

Setelah selesai melakukan Komsos, Danpos Sei Kelik dan anggota kembali ke Pos Sei Kelik. Pukul 13.00 WIB, seorang warga bernama Bapak Andreas datang ke Pos tersebut. Ia menyadari dan memahami bahaya menyimpan senjata rakitan dan amunisi setelah mendapatkan penyuluhan dari Danpos. Bapak Andreas dengan ikhlas dan sukarela menyerahkan 35 butir amunisi jenis Boman kepada Danpos Sei Kelik.

Dansatgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti, Mayor Arm Ady Kurniawan M.Han, dalam keterangan tertulisnya di Makotis Badau, menambahkan bahwa tindakan tersebut merupakan dampak positif dari pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti, terutama di Pos Sei Kelik, terhadap masyarakat sekitar. Hal ini mendorong masyarakat untuk melaporkan hal-hal mencurigakan kepada petugas demi keamanan bersama.

Seperti yang kita ketahui, Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti selalu melaksanakan pembinaan teritorial, termasuk aktif terlibat dalam gotong-royong pembangunan infrastruktur desa binaan, pendistribusian pakaian, dan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat secara rutin. Hal ini bertujuan untuk menciptakan hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang baik serta pendekatan yang tepat kepada masyarakat.

Dengan adanya penyerahan amunisi oleh masyarakat, Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti semakin memperkuat keamanan dan stabilitas di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Tindakan ini juga menunjukkan bahwa upaya pembinaan teritorial berhasil membangun kepercayaan dan kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat. (Penkostrad / Fjr)

Latest articles

Dari Rongsok Jadi Rupiah: Cara Cerdas Pemulung Bekasi Bangun Masa Depan Bersama Bank Mandiri

Bekasi, Trenzindonesia.com | Siapa sangka, dari tumpukan barang bekas yang kerap dianggap tak bernilai,...

Pulau Rinca Disorot! Menteri UMKM & PNM Gaspol Dorong Ekonomi Nelayan dan UMKM Pesisir

Jakarta, Trenzindonesia.com | Pulau Rinca tak lagi sekadar destinasi wisata eksotis—kini mulai dilirik sebagai...

Tangis Migi Rihasalay Pecah! Tragedi Kereta Bekasi Renggut Nyawa Jurnalis Kompas TV dan Puluhan Korban

Jakarta, Trenzindonesia.com | Duka mendalam menyelimuti dunia hiburan dan media Tanah Air. Desainer sekaligus...

BHC Training Center Gelar Pelatihan Perming Profesional untuk Barber

BHC Training Center kembali menghadirkan pelatihan yang menarik bagi para profesional di dunia Barber!...

More like this

Pulau Rinca Disorot! Menteri UMKM & PNM Gaspol Dorong Ekonomi Nelayan dan UMKM Pesisir

Jakarta, Trenzindonesia.com | Pulau Rinca tak lagi sekadar destinasi wisata eksotis—kini mulai dilirik sebagai...

Kawal APBD 2026, Kemendagri Perketat Aturan Anggaran Stunting agar Tepat Sasaran

DEPOK,Trenzindonesia.com - Pemerintah melalui Kemendagri mengambil langkah tegas untuk memastikan anggaran penanganan stunting...

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...