HomeNewsKota Bogor Minim Trotoar dan Parkir

Kota Bogor Minim Trotoar dan Parkir

Published on

Bogor, Trenzindonesia | Kota Bogor, dengan 68 kelurahan yang tersebar di 6 kecamatan, menghadapi masalah serius terkait fasilitas pejalan kaki dan parkir kendaraan.

Hampir seluruh wilayah kelurahan di kota ini tidak memiliki trotoar yang memadai untuk pejalan kaki maupun area parkir yang layak. Salah satu contohnya adalah Kelurahan Sindang Barang di Kecamatan Bogor Barat, yang hingga kini belum memiliki trotoar dan bahkan aliran selokannya kini dipadati oleh tempat usaha. Bagaimana izin usaha ini bisa keluar begitu mudah?

Kota Bogor Minim Trotoar dan ParkirSaat tim Trenz Indonesia mencoba mengonfirmasi hal ini, Camat Bogor Barat sedang tidak berada di tempat. Ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana mungkin Kota Bogor bisa disebut nyaman dan bersih? Apakah penilaian tersebut hanya berdasarkan opini asal bapak senang (ABS) tanpa melihat kenyataan di lapangan?

Para pejabat, terutama dinas terkait, tidak boleh hanya mengandalkan laporan statis dari camat dan lurah yang bekerja dengan segala keterbatasan. Sangat penting bagi Sekretariat Daerah Kota (SETDAKOT) untuk turun langsung ke lapangan dan melihat situasi sebenarnya. Langkah ini akan memberikan gambaran yang lebih akurat dan nyata tentang kondisi di lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan tertulis.

Tindakan ini juga dapat mencegah gejolak sosial yang tidak diinginkan. Dengan mengetahui kondisi sebenarnya, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas fasilitas umum, seperti pembangunan trotoar dan area parkir yang memadai, serta pengaturan izin usaha yang lebih ketat.

Kota Bogor memang terkenal dengan iklimnya yang sejuk dan keindahan alamnya, namun kenyamanan dan kebersihan kota harus didukung oleh fasilitas umum yang memadai. Masyarakat membutuhkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk berjalan kaki serta fasilitas parkir yang memadai untuk mendukung aktivitas sehari-hari. (IGON)

 

Latest articles

Dari Rongsok Jadi Rupiah: Cara Cerdas Pemulung Bekasi Bangun Masa Depan Bersama Bank Mandiri

Bekasi, Trenzindonesia.com | Siapa sangka, dari tumpukan barang bekas yang kerap dianggap tak bernilai,...

Pulau Rinca Disorot! Menteri UMKM & PNM Gaspol Dorong Ekonomi Nelayan dan UMKM Pesisir

Jakarta, Trenzindonesia.com | Pulau Rinca tak lagi sekadar destinasi wisata eksotis—kini mulai dilirik sebagai...

Tangis Migi Rihasalay Pecah! Tragedi Kereta Bekasi Renggut Nyawa Jurnalis Kompas TV dan Puluhan Korban

Jakarta, Trenzindonesia.com | Duka mendalam menyelimuti dunia hiburan dan media Tanah Air. Desainer sekaligus...

BHC Training Center Gelar Pelatihan Perming Profesional untuk Barber

BHC Training Center kembali menghadirkan pelatihan yang menarik bagi para profesional di dunia Barber!...

More like this

Pulau Rinca Disorot! Menteri UMKM & PNM Gaspol Dorong Ekonomi Nelayan dan UMKM Pesisir

Jakarta, Trenzindonesia.com | Pulau Rinca tak lagi sekadar destinasi wisata eksotis—kini mulai dilirik sebagai...

Kawal APBD 2026, Kemendagri Perketat Aturan Anggaran Stunting agar Tepat Sasaran

DEPOK,Trenzindonesia.com - Pemerintah melalui Kemendagri mengambil langkah tegas untuk memastikan anggaran penanganan stunting...

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...