HomeHiburanFilmPafindo Peduli Korban Gempa Donggala-Palu

Pafindo Peduli Korban Gempa Donggala-Palu

Published on

Trenz Film | Sejumlah artis Ibu Kota diantaranya Elma Theana, Rency Milano, Gary Iskak dan produser film Bagiono Prabowo menggelar penggalangan dana bagi korban gempa Donggala dan Palu, Minggu 21 Oktober2018.

”Kami menggelar acara ini karena ikut merasa prihatin atas terjadinya tsunami dan gempa di Donggala dan Palu yang menimpa saudara-saudara kita,”ujar RMH. Bagiono Prabowo, SH, MBA produser sekaligus Ketua Perkumpulan Artis Film Indonesia, PAFINDO, di halaman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Pria yang biasa disapa Gion itu mengerahkan seluruh anggota Pafindo dan bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Perfilman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk ikut serta dalam penggalangan dana. Selain aksi turun ke Jalan Sudirman Jakarta guna menghampiri pengunjung di Car Free Day, menurut Gion dalam beberapa hari ini mereka juga mendatangi kediaman para artis.

”Ada yang memberi baju, sepatu, kacamata dan lain lain yang masih bagus untuk kami lelang. Hasi lelang itu kami kumpulkan untuk kita serahkan kepada saudara kita di Donggala dan Palu,”ungkap Gion. Sebagian barang-barang bekas milik artis itu dijual dengan menggelar bazar murah di halaman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Ketua Panitia Peduli Korban Gempa Donggala –Palu, Gary Iskak, sudah terkumpul lebih kurang Rp. 20 juta dan akan diserahkan pada tanggal 24 mendatang. ”Kami sudah koordinasi juga dengan panitia daerah untuk penyerahan sumbangan ini. Semua berjalan lancar karena kami juga mengontak Wakil Wali Kota Palu, Pasha Ungu,”ujar Gary.

Elma Theana, artis senior yang turut dalam aksi sosial penggalangan dana dan pernah turun ke daerah terkena gempa di Lombok merasakan betapa sulitnya menjalani kehidupan keseharian saudara saudara kita yang terkena korban gempa. ”Kalau kita melihat dari layar televisi, tidak begitu terasa sentuhan emosinya. Namun bila turun langsung maka betapa sedihnya melihat kehidupan mereka. Kalau ke sana akan ikut merasakan betapa perlunya mereka akan uluran tangan dari kita,”ungkap Elma yang juga mengajak Wati Siregar, sang ibu dalam acara sosial itu.

Bagi Pafindo, menurut Gion acara ini bukanlah satu-satunya yang dilakukan. Kegiatan sosial Pafindo juga membantu para aktor tua dan sudah tidak berpenghasilan. ”Kami juga ke panti-panti jompo yang berlatar belakang bukan artis, dan membantu yayasan yang mengasuh dan mendidik anak anak yatim,”pungkas Gion. (Didang/TrenzIndonesia)

 

 

Latest articles

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

Andrigo Hentak Panggung Milad Ke-61 Inhil, Ribuan Penonton Larut dalam Euforia

Tembilahan – Malam puncak perayaan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-61 berlangsung meriah dan...

Dari Lampung untuk Dakwah Digital: MPL Summit 2026 Buktikan Media Pesantren Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media pesantren kini tidak lagi...

Roy Romly Siapkan Single Anthem Filantropi, Dedikasi untuk Para Pejuang Kemanusiaan

Jakarta – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., atau yang akrab...

More like this

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

BEKASI – Menjadi relawan kemanusiaan bukan sekadar soal niat baik. Dibutuhkan waktu, tenaga, stabilitas...