HomeHiburanFilm"Panggil Aku Ayah": Kisah Keluarga yang Menyentuh Hati, Buktikan Cinta Tak Selalu...

“Panggil Aku Ayah”: Kisah Keluarga yang Menyentuh Hati, Buktikan Cinta Tak Selalu Butuh Ikatan Darah

Published on

Para Pemain Film “Panggil Aku Ayah”

Jakarta, Trenzindonesia.com | “Keluarga bukan hanya soal darah, tapi tentang kehadiran dan ketulusan.” Pesan kuat inilah yang diusung film terbaru Visinema Studios, “Panggil Aku Ayah”, melalui trailer resmi yang baru saja dirilis. Setelah teaser pertamanya viral, film besutan pembuat “JUMBO”—film terlaris sepanjang masa di Indonesia—kini siap menghibur penonton dengan kisah penuh tawa, air mata, dan refleksi tentang makna keluarga sejati.

Dari Penagih Utang ke Sosok Ayah: Kisah yang Menginspirasi

“Panggil Aku Ayah” mengisahkan perjalanan Dedi (Ringgo Agus Rahman), seorang penagih utang yang tiba-tiba harus mengasuh Intan (Myesha Lin), anak kecil yang dijadikan jaminan utang oleh ibunya, Rossa (Sita Nursanti). Bersama sepupunya, Tatang (Boris Bokir), Dedi yang awalnya kaku perlahan belajar mencintai Intan—meski tak ada ikatan darah di antara mereka.

Film ini diadaptasi dari film Korea Selatan “Pawn”, namun disesuaikan dengan konteks lokal Indonesia. Benni Setiawan, sutradara sekaligus peraih Piala Citra, memastikan pesan utama tetap terjaga namun dikemas dengan nuansa khas Indonesia.

Humor dan Empati yang Menyentuh

Trailer resminya menunjukkan dinamika kocak sekaligus mengharukan antara Dedi, Tatang, dan Intan. Ringgo Agus Rahman, yang baru saja menang Piala Citra 2024, mengungkapkan ketertarikannya pada karakter Dedi: “Dia penagih utang yang tak punya pengalaman jadi ayah, tapi justru berjuang untuk anak yang bukan darah dagingnya. Ceritanya menyentuh, tapi juga lucu dan hangat.”

Sementara itu, Tissa Biani, yang memerankan Intan dewasa, menambahkan bahwa film ini relevan dengan generasi sekarang: “Banyak dari kita dibesarkan oleh orang-orang di luar keluarga tradisional. Film ini mengajak kita melihat kembali makna ‘keluarga’ dengan perspektif baru.”

Aktivasi Unik: “Panggilan dari Hati” yang Viral

Sebelum rilis, “Panggil Aku Ayah” sudah sukses bikin netizen terharu lewat instalasi interaktif “Telepon Umum – Panggilan dari Hati” di Stasiun MRT Dukuh Atas. Banyak pengunjung yang “curhat” tentang sosok ayah mereka, bahkan tak sedikit yang menangis tersentuh.

Anggia Kharisma, Produser sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios, mengatakan: “Respons publik membuktikan betapa kuatnya ikatan emosional kita dengan nilai-nilai keluarga. Kami harap film ini jadi ruang refleksi bagi penonton.”

Tunggu Tayangnya di Bioskop Agustus Ini!

“Panggil Aku Ayah” akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 7 Agustus 2025. Jangan lewatkan kisah inspiratif ini yang dijamin bikin tertawa, terharu, dan kembali memeluk orang tersayang. [Dandung B]

Latest articles

Program Korpri Peduli Hadirkan Akses Air Bersih Untuk Warga Bantul

Yogyakarta ,Trenzindonesia.com | Humas BKN, Dewan Pengurus Korpri Nasional melalui Program Korpri Peduli menyalurkan...

Group CEO BRI Puji PNM: Dana Rp1 Miliar per Desa Jadi Motor Dampak Sosial Berkelanjutan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat prasejahtera...

Velline Ayu Rilis Single “Gunung Ciremai”, Lagu Penuh Makna tentang Keteguhan dan Harapan

Musisi muda berbakat, Velline Ayu, kembali menghadirkan karya terbarunya bertajuk “Gunung Ciremai”, sebuah single...

Lewat Seminar IPPRISIA, Menciptakan Kepribadian Profesional di Berbagai Profesi

Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Persona Pengembangan Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) sukses menggelar seminar pengembangan kepribadian...

More like this

Program Korpri Peduli Hadirkan Akses Air Bersih Untuk Warga Bantul

Yogyakarta ,Trenzindonesia.com | Humas BKN, Dewan Pengurus Korpri Nasional melalui Program Korpri Peduli menyalurkan...

Group CEO BRI Puji PNM: Dana Rp1 Miliar per Desa Jadi Motor Dampak Sosial Berkelanjutan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat prasejahtera...

Eddie Karsito Tegaskan Peran Sastra di Sekolah sebagai Benteng Moral Generasi Muda

Foto: Eddie Karsito (Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan) menyerahkan sumbangan 40 buku karya...