HomeNewsPangkostrad Berikan Kultum Kepada Prajurit dan PNS Kostrad

Pangkostrad Berikan Kultum Kepada Prajurit dan PNS Kostrad

Published on

Jakarta, Trenzindonesia | Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan kuliah tujuh menit (Kultum) kepada Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kostrad. Kultum ini dilaksanakan di Mesjid Asy-Syuhada setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah.

Pangkostrad Berikan Kultum Kepada Prajurit dan PNS Kostrad
Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa

Dalam kultum tersebut, Panglima Kostrad mengajak untuk semakin meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan, terutama ketika memasuki 10 hari terakhir. “Seperti dalam lomba lari, di menit terakhir kita harus semakin menambah kecepatan. Begitu pula dalam bulan Ramadhan, di 10 hari terakhir kita harus lebih banyak lagi melaksanakan ibadah,” ujar Panglima Kostrad.

“Dalam 30 hari Ramadhan tersebut kita harus mempunyai target, misalnya 10 hari pertama hatam Al-Quran satu kali, 10 hari kedua hatam Al-Quran 2 kali dan 10 hari terakhir hatam Al-Quran 3 kali. Termasuk segala bentuk ibadah sunah yang sesuai syariat kita perbanyak lagi,” kata Pangkostrad.

“Sebagai umat muslim kita harus menjaga hablum minallah dan hablum minannas. Hablumminallah adalah suatu perilaku atau tindakan dalam menjaga hubungan dengan Allah, seperti menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya seperti Menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, Ikhlas dan Terima Segala Ketentuan Allah SWT dan Meninggalkan kehendak nafsunya untuk mencari keridhaan Allah SWT. Sedangkan Hablum Minannas dimaknai sebagai tindakan menjaga hubungan kepada sesama manusia dengan senantiasa menjaga hubungan baik, menjaga tali silaturahmi, mempunyai kepedulian sosial, tepa selira, saling tolong menolong, tenggang rasa dan saling menghormati,” tambah Pangkostrad.

Selain itu, Pangkostrad juga menjelaskan jika ada ibadah yang pahalanya hampir sejajar sholat yaitu memaafkan kesalahan orng lain. Maka dari itu kita harus selalu memaafkan kesalahan orang kepada kita, jangan menunggu orang minta maaf duluan atau nunggu lebaran.

Diakhir ceramahnya, Pangkostrad berpesan jika kita diperintahkan selalu berprasangka baik kepada sesama dan jangan suka berprasangka buruk karena prasangka buruk akan menjadi dosa jika kita tidak meminta maaf kepada orng tersebut dan akan terbawa sampai ke akhirat. (Penkostrad).

 

 

 

 

Latest articles

Haflah YGMQ Bogor Meriah! 500 Peserta Padati Ballroom, Bukti Generasi Qurani Kian Berkembang

Bogor, Trenzindonesia.com | Semangat mencetak generasi Qurani kembali terasa kuat di Kabupaten Bogor. Ratusan...

BHC Training Center & Master Trainer MUA Indonesia Kembali Buka Workshop Guru MUA, Gandeng MUA Berpengalaman Olis Herawati

Setelah sukses menggelar workshop calon guru make up pada 10-11 April 2026, BHC Training...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

More like this

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)