HomeNewsPresiden Jokowi Serahkan 115 Sertifikat Wakaf di Cianjur

Presiden Jokowi Serahkan 115 Sertifikat Wakaf di Cianjur

Published on

Cianjur, Trenz News | Masih dalam kunjungan kerjanya di Cianjur, Provinsi Jawa Barat, usai melaksanakan salat Jumat, Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) menyerahkan 115 sertifikat wakaf untuk masjid, musala, dan tempat pendidikan. Acara penyerahan dilakukan di Pondok Pesantren Al-Ittihad, Kabupaten Cianjur, Jumat, 8 Februari 2019.

Dalam sambutannya, Presiden kembali menyampaikan alasan percepatan penerbitan sertifikat ini, yaitu banyaknya konflik dan sengketa lahan di setiap daerah.

“Dulu-dulunya enggak ada masalah tapi sekarang bisa terjadi masalah karena juga masjidnya, musalanya, pondoknya, belum pegang yang namanya tanda bukti hak hukum atas tanah yang namanya sertifikat,” kata Presiden Jokowi.

Presiden lalu memberikan contoh sengketa yang menimpa salah satu masjid di Jakarta. Masjid besar yang sudah berdiri bertahun-tahun ini pada awalnya tidak ada masalah.

“Begitu tanah di situ harganya Rp120 juta per meter, nah ini ahli waris mempermasalahkan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi langsung memerintahkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional untuk menyelesaikan secepat-cepatnya urusan sertifikat yang berkaitan dengan masjid, musala, madrasah, dan tempat pendidikan.

“Kita ini terus membagikan, enggak tahu sudah berapa puluh ribu yang kita bagikan dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote terutama untuk masjid, musala, madrasah, dan tempat-tempat pendidikan Islam,” ungkapnya.

Menurutnya, ada sekitar 800 ribu masjid, musala, dan madrasah yang tersebar di seluruh Tanah Air. Dari jumlah tersebut, lanjut Presiden, sekitar 70-80 persen belum memiliki sertifikat.

“Inilah tugas Kantor BPN untuk menyelesaikan,” tegasnya.

Presiden berharap dengan dipercepatnya penerbitan sertifikat ini, konflik dan sengketa lahan bisa dikurangi dan bahkan tidak akan ada lagi di kemudian hari.

“Perkiraan Menteri (ATR/Kepala BPN) kemarin menyampaikan kepada saya, Pak insyaallah seluruh sertifikat di seluruh Tanah Air ini akan selesai tahun 2025. Enggak usah nunggu 160 tahun. 2025 akan diselesaikan oleh kantor-kantor BPN di seluruh Tanah Air,” tandasnya. (FB Jokowi Centre / Fjr) | Rilis & Foto: Dok. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin

Latest articles

Strategi Jitu Meinl: Pertahankan Dica Melo, Bukti Nyata Talenta Muda Dongkrak Penjualan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Langkah berani kembali diambil brand alat musik global Meinl. Mereka resmi...

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)

Ditjen Bina Bangda Kemendagri Perkuat Integrasi PJPK dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Jakarta , Trenzindonesia.com – Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menggelar Workshop Asistensi dan Supervisi...

More like this

Sosok Nina Nugroho di Balik FORWAN: Diam-Diam Berkontribusi, Dampaknya Besar

Jakarta , Trenzindonesia.com – Di balik solidnya Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, ada sosok...

Geopark Indonesia Dikebut Kemendagri Jelang Revalidasi UNESCO

Keterangan foto:*Direktur SUPD 3, Fauzan (kiri) Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius (tengah) Sekda Kab Belitung, Marzuki (kanan)

Ditjen Bina Bangda Kemendagri Perkuat Integrasi PJPK dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Jakarta , Trenzindonesia.com – Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menggelar Workshop Asistensi dan Supervisi...