Guru SD Islam Fitra Al-Fikri ikuti diklat Pembelajaran Al-Qur’an Metode Iqro’
Depok, Trenzindonesia.com | Suara lantang membaca huruf hijaiyah bergema di Aula Sekolah Islam Fitrah Al-Fikri Depok, Ahad (20/9/2025). Suasana hangat dan penuh semangat tercipta saat tiga puluh guru Sekolah Dasar (SD) tersebut menyelami kembali seni mengajar Al-Qur’an dengan mengikuti Diklat Pembelajaran Al-Qur’an Metode Iqro’ yang digelar bekerja sama dengan Lembaga Kajian dan Pengembangan Pendidikan Al-Qur’an (LKPPQ) Ar-Rahmah.
Acara ini bukan sekadar formalitas. Meski Metode Iqro’ sudah tidak asing, para guru justru menyadari masih banyak celah untuk meningkatkan efektivitasnya. “Kami sudah lama pakai buku Iqro’, tapi ternyata banyak teknik aplikasinya di kelas yang perlu kami perdalam agar lebih maksimal,” tutur salah satu peserta, mengungkapkan antusiasmenya.

Untuk menjawab kebutuhan itu, Lekas Ar-Rahmah menghadirkan dua pakar. Sesi teoritis dibawakan dengan apik oleh Ustazah Siti Nazhrotul Khaerot yang memaparkan fondasi metodologi Iqro’. Sesi ini langsung diimplementasikan dalam sesi praktik interaktif yang dipandu langsung oleh Direktur LKPPQ Ar-Rahmah, Ustaz Ahmad Jaeni.
“Ini sesi yang paling ditunggu! Kami bisa langsung tanya dan praktik,” ujar seorang guru. Ruangan pun hidup dengan diskusi. Para guru tak segan berbagi cerita tentang kendala nyata yang dihadapi, mulai dari menghadapi siswa yang kesulitan mengenal huruf hingga menjaga konsentrasi anak-anak selama pelajaran.

Ustaz Ahmad Jaeni menekankan bahwa pelatihan guru mengaji seperti ini sangat krusial. “Forum ini bukan hanya untuk transfer ilmu, tetapi juga menjadi wadah ‘curhat’ bagi para guru untuk menemukan solusi atas tantangan di lapangan. Ini penting untuk menjaga semangat dan kompetensi mereka,” jelasnya.
Komitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Indonesia ditegaskan kembali oleh LKPPQ Ar-Rahmah. Sebagai lembaga mitra yang diamanahi oleh LPTQ Nasional AMM Yogyakarta, mereka berjanji akan terus memberikan pelatihan dan pendampingan guru baik di sekolah formal maupun non-formal, menjawab kebutuhan akan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas dan menyenangkan bagi generasi muda.[IHH / Foto: Ist]
