Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesodibjo menempati Paviliun Indonesia yang berada di East Wing Exhibition Hall No. H1 - H25 seluas 180 m2 untuk 20 booth.
Indonesia Menari 2019 dilaksanakan dengan konsep indoor yang tersebar di beberapa area mal di Jakarta, Bandung, Solo, dan Medan, serta konsep outdoor untuk Semarang dan Palembang.
Tampilan kedai soto Triwindu tergolong cukup sederhana, demikian juga dengan harga makanan yang disajikannya. Hal unik dari kedai yang berdiri sejak 1939 ini adalah deretan kursi-kursi kecil yang menghadap meja panjang.
Presiden memilih kemeja batik coklat ukuran anak-anak lalu mencocokannya dengan ukuran badan Jan Ethes. Sementara Ibu Iriana tampak membelikan batik untuk cucu perempuannya, Sedah Mirah Nasution.
Sekitar pukul 16.27 WIB Presiden berjalan dari Gedung Induk Istana Kepresidenan Yogyakarta menuju halaman Gedung Seni Sono yang terletak di sebelah selatan Istana. Tampak juga putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka dan cucu pertamanya Jan Ethes.
Setibanya di Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah pada pukul 15.00 WIB, Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju ke kediaman pribadinya di kawasan Sumber, Solo. Sebelum ke kediamannya, Presiden sempat menyapa masyarakat di Grha Sabha Buana.
Dikonsep oleh Ufa Sofura, perhelatan “Indonesia Menari 2018” dilangsungkan dengan bentuk tarian massal koreografi yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern dengan durasi 4 menit yang diiringi musik aransemen Pongky Prasetyo yang menggabungkan lagu daerah dari Riau (Soleram), Kalimantan Selatan (Ampar-Ampar Pisang), Jawa Tengah (Cublak-Cublak Suweng), dan Papua (Yamko Rambe Yamko).