Robert Downey Jr. kembali ke Marvel Cinematic Universe (MCU) sebagai Doctor Doom, bukan Iron Man. Menjelang Avengers: Doomsday, penonton perlu memahami alur Multiverse Saga yang bercabang agar tidak kebingungan saat peperangan multisemesta berlangsung. Daftar yang disusun KapanLagi.com memuat 11 judul yang menjadi bekal utama.
Posisi Doctor Doom dan konsep Incursion
Marvel Studios menunjuk Robert Downey Jr. untuk memerankan Victor Von Doom atau Doctor Doom. Karakter itu bisa merupakan varian Tony Stark yang jahat dari semesta lain, atau memang karakter berbeda. Doctor Doom didapuk sebagai musuh utama Avengers dan Fantastic Four, menggantikan Kang the Conqueror.
Penonton tidak perlu menonton seluruh proyek MCU dari awal. Fokus pada judul-judul utama Multiverse Saga, yakni Fase 4, 5, dan 6, cukup untuk menangkap inti cerita. Salah satu konsep kunci adalah Incursion, fenomena dua semesta yang saling bertabrakan dan biasanya berujung pada kehancuran total salah satu atau kedua semesta.
Urutan nonton MCU sebelum Avengers: Doomsday
- Ant-Man and the Wasp: Quantumania (Februari 2023). Film ketiga Ant-Man ini disutradarai Peyton Reed dan dibintangi Paul Rudd, Evangeline Lilly, Kathryn Newton, serta Michael Douglas. Keluarga Scott Lang tersedot ke Quantum Realm, semesta sub-atomik yang luas dan aneh. Di sana mereka terjebak dalam perang pemberontakan melawan Kang the Conqueror, tiran dari masa depan yang diasingkan dari semestanya. Meski performa box office-nya disebut kurang memuaskan, Quantum Realm digambarkan sebagai jalur pintas rahasia antarsemesta. Setelah Jonathan Majors dipecat, MCU menyingkirkan klan Kang dan menggantinya dengan Doctor Doom, tetapi teknologi manipulasi ruang dan waktu di alam kuantum tetap dianggap penting saat Avengers berkumpul lagi.
- Doctor Strange in the Multiverse of Madness (Mei 2022). Disutradarai Sam Raimi, film ini menampilkan Benedict Cumberbatch, Elizabeth Olsen, dan Xochitl Gomez. Doctor Strange melindungi America Chavez, remaja yang bisa melompat antarsemesta, dari kejaran Scarlet Witch yang berniat membunuhnya. Pengejaran itu memaksa Strange melintasi berbagai realitas aneh hingga berhadapan dengan Illuminati dari semesta Earth-838. Film ini resmi memperkenalkan istilah Incursion, peristiwa tabrakan dua semesta yang menghancurkan salah satu atau keduanya. Konsep itu diyakini memicu konflik utama di Doomsday dan Secret Wars. Produksi ini juga disebut sebagai proyek MCU pertama yang kental nuansa horor dan gore, lengkap dengan jumpscare dan adegan pembantaian brutal khas Sam Raimi.
- Spider-Man: No Way Home (Desember 2021). Kolaborasi Marvel Studios dan Sony Pictures ini dibintangi Tom Holland, Zendaya, Benedict Cumberbatch, serta kembalinya Tobey Maguire dan Andrew Garfield. Peter Parker meminta bantuan Doctor Strange untuk menghapus ingatan dunia tentang identitas rahasianya. Kesalahan dalam merapal mantra justru merobek langit semesta dan menarik penjahat super serta Spider-Man dari realitas lain masuk ke MCU. Film ini menjadi contoh nyata betapa berbahayanya portal lintas semesta yang terbuka lebar. Kehadiran Tobey dan Andrew dirahasiakan ketat selama berbulan-bulan dan menjadi salah satu kejutan sinematik terbesar dekade ini. Penutup film mendewasakan Peter Parker dan menyiapkannya untuk krisis kepemimpinan di Doomsday.
- Captain America: Brave New World (Februari 2025). Film ini menjadi debut layar lebar Anthony Mackie sebagai Captain America baru, Sam Wilson. Di bawah arahan Julius Onah, Sam menghadapi krisis geopolitik internasional setelah Thaddeus “Thunderbolt” Ross, diperankan Harrison Ford menggantikan mendiang William Hurt, terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat. Situasi memanas setelah Adamantium ditemukan dari sisa jasad Celestial Tiamut di lautan dan memicu perebutan sumber daya antarnegera. Film ini disebut sebagai tonggak formasi Avengers baru setelah lama absen. Harrison Ford juga tampil sebagai monster Red Hulk yang ganas. Kondisi politik bumi yang terpecah disebut menjadi alasan para pahlawan sulit bersatu saat Doctor Doom menyerang.
- The Marvels (November 2023). Disutradarai Nia DaCosta, film ini mendapuk Brie Larson, Teyonah Parris, dan Iman Vellani. Ketiga pahlawan wanita bertukar tempat secara fisik setiap kali memakai kekuatan super. Mereka dipaksa bekerja sama untuk menghentikan Dar-Benn, petinggi Kree yang memakai gelang mistis untuk merobek lubang antarsemesta demi merampok sumber daya planet lain. Adegan post-credit disebut sangat mencengangkan: Monica Rambeau yang terdampar di semesta lain setelah menutup portal incursion terbangun di fasilitas rahasia X-Men, bertemu mutan Beast (Kelsey Grammer) dan Maria Rambeau versi semesta itu (Binary). Ini disebut sebagai jembatan yang meresmikan tabrakan semesta Avengers dan X-Men menjelang Doomsday.
- Loki (dua musim, 2021-2023). Tom Hiddleston kembali sebagai Dewa Kenakalan, beradu akting dengan Owen Wilson dan Sophia Di Martino. Varian Loki yang kabur dengan Tesseract di Endgame ditangkap Time Variance Authority (TVA), birokrasi rahasia di luar ruang dan waktu yang menjaga Garis Waktu Suci. Loki bekerja sama dengan TVA untuk memburu varian jahat dirinya sekaligus membongkar rahasia pencipta TVA. Serial dengan desain set retro-futuristik ini disebut sebagai kamus utama untuk memahami cara kerja multiverse. Loki pertama kali memperkenalkan konsep Varian, hancurnya Garis Waktu Suci, dan pohon Yggdrasil yang menopang seluruh multiverse. Transformasi Loki dari villain egois menjadi dewa heroik yang rela berkorban disebut sebagai salah satu momen ikonis.
- Deadpool & Wolverine (Juli 2024). Film yang disebut memecahkan rekor film berperingkat R terlaris sepanjang masa ini dibintangi Ryan Reynolds dan Hugh Jackman, dengan Shawn Levy sebagai sutradara. Wade Wilson direkrut agen TVA bernama Mr. Paradox. Saat semestanya di ambang kehancuran karena kehilangan Anchor Being (Makhluk Jangkar), Deadpool berkelana ke semesta lain untuk menculik Wolverine paling menyedihkan demi menyelamatkan dunia asalnya dari ancaman di The Void. Film ini memperkenalkan konsep bahwa setiap semesta punya satu karakter utama yang keberadaannya menopang garis waktu. Puluhan cameo dari era 20th Century Fox muncul, termasuk Blade (Wesley Snipes) dan Elektra (Jennifer Garner). Kembalinya TVA yang mengelola limbah multiverse disebut penting sebagai bekal menuju hancurnya realitas di Doomsday.
- Fantastic Four (Juli 2025). Film yang disutradarai Matt Shakman ini dibintangi Pedro Pascal (Reed Richards), Vanessa Kirby (Sue Storm), Joseph Quinn (Johnny Storm), dan Ebon Moss-Bachrach (Ben Grimm). Cerita berlatar di semesta alternatif bergaya retro-futuristik era 1960-an, tempat Kuartet Fantastis menghadapi Galactus yang berniat melahap planet mereka. Daftar itu bahkan menyebutnya sebagai prioritas tontonan nomor satu sebelum Doomsday. Film ini menjadi perkenalan pertama semesta asal Victor Von Doom sebelum ia menginvasi semesta utama Avengers. Tanpa menontonnya, penonton disebut akan kebingungan memahami motif balas dendam Doctor Doom.
- Avengers: Endgame (April 2019). Sebagai puncak Infinity Saga, film ini menjadi titik nol bagi kekacauan multiverse di MCU. Dibintangi Robert Downey Jr., Chris Evans, Chris Hemsworth, dan Scarlett Johansson, kisahnya menyoroti perjalanan waktu para Avengers tersisa untuk mengumpulkan Infinity Stones demi mengembalikan separuh populasi yang dihilangkan Thanos. Peretasan waktu itu menciptakan berbagai realitas alternatif yang bercabang tanpa henti. Film garapan Russo Brothers ini disebut perlu ditonton ulang karena memuat pengorbanan heroik Tony Stark. Kematian Stark disebut menjadi kontras emosional ketika wajah Robert Downey Jr. muncul lagi sebagai Doctor Doom yang jahat. Endgame menjadi pondasi mengapa semesta MCU rapuh dan mudah disusupi ancaman dari dimensi lain.
- Thunderbolts* (pertengahan 2025). Film ansambel anti-hero garapan Jake Schreier ini dibintangi Florence Pugh (Yelena Belova), Sebastian Stan (Bucky Barnes), David Harbour (Red Guardian), dan Wyatt Russell (US Agent). Sekelompok mantan pembunuh bayaran dan tentara super bermasalah direkrut secara rahasia oleh direktur CIA, Valentina Allegra de Fontaine, untuk menjalankan misi bunuh diri atas nama pemerintah Amerika Serikat. Film ini menunjukkan ketiadaan sosok pahlawan ideal karena pemerintah justru mengandalkan pembunuh bayaran bermasalah. Tim ini kerap disebut sebagai “Suicide Squad versi Marvel” dengan dinamika keluarga yang kacau. Mereka diprediksi menjadi garis pertahanan pertama yang hancur di tangan Doctor Doom sebelum Avengers asli mengambil alih.
- WandaVision (Januari 2021). Serial MCU pertama di Disney+ ini menampilkan Elizabeth Olsen (Wanda Maximoff) dan Paul Bettany (Vision). Setelah kehilangan Vision di Infinity War, Wanda yang dilanda duka tanpa sadar memakai sihir realitasnya untuk menyandera penduduk Westview dan menciptakan ilusi kehidupan sitkom klasik. Sihir itu menarik perhatian penyihir kuno dan merobek batas realitas di bumi. Karya Jac Schaeffer ini disebut menandai lahirnya Scarlet Witch yang chaos magic-nya bisa memanipulasi multiverse. Setiap episode direkam dengan gaya kamera dan efek visual yang meniru sitkom dari era 1950-an hingga 2000-an. Transformasi Wanda di sini disebut menjadi pemicu berbagai insiden berdarah di film MCU selanjutnya.
Avengers: Doomsday dijadwalkan tayang di bioskop global pada Mei 2026, menurut jadwal resmi Marvel Studios yang diumumkan di SDCC.
