Trenz Indonesia
News & Entertainment

Survei PR Newswire di Asia Pasifik Ungkapkan Mutu Konten sebagai Prioritas Terpenting bagi Wartawan

84

Kalangan wartawan di Asia Pasifik (25%) memilih mutu—bukan jumlah pembaca (readership)—sebagai indikator kinerja utama yang terpenting. Tolok ukur penting lainnya mencakup jumlah artikel berita yang ditulis sendiri dan aktivitas media sosial.

Rilis berita terus menjadi sumber pemberitaan yang paling tepercaya, sementara, lebih dari separuh wartawan meyakini rilis berita (27%) ketimbang kanal media sosial (10%)

 

Hong Kong, Trenz News | Saat kalangan media dan kehumasan di Asia Pasifik berupaya mengikuti pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pilihan audiens, PR Newswire menerbitkan “Survei Media di Asia Pasifik Tahun 2019” (Asia-Pacific Media Survey 2019) untuk mencermati bagaimana kalangan wartawan beradaptasi dengan perkembangan tersebut, Hong Kong, Rabu, (11/9).

Survei tahun ini menjadi yang terbesar yang pernah dilakukan PR Newswire di Asia Pasifik, menelaah hampir 1.000 wartawan dan profesional media di sembilan negara utama—Australia, Tiongkok daratan, Hong Kong, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam. Demi membantu berbagai perusahaan internasional dalam memahami industri media di Asia Pasifik yang beraneka ragam, tim Audience Development kami juga telah merangkum daftar 10 media bisnis terkemuka di masing-masing negara tersebut.

Meski jumlah pembaca (readership) kian mudah diakses, 25% wartawan yang disurvei menyatakan, mutu konten ialah indikator kinerja utama (IKU) mereka, diikuti dengan jumlah artikel berita yang ditulis sendiri, misalnya “X” artikel per minggu dan aktivitas media sosial, contohnya, seberapa sering konten tersebut dibagikan (shares) di media sosial.

Survei ini mengungkapkan, sumber pemberitaan tepercaya semakin penting. Misalnya, 73% wartawan yang disurvei di Tiongkok daratan meyakini, akurasi berita menjadi pertimbangan utama ketika menilai bobot pemberitaan. Rilis berita tetap menjadi sumber informasi tepercaya. Lebih dari separuh responden dari sebagian besar negara Asia Pasifik (delapan negara penting, di luar Tiongkok daratan) meyakini rilis berita resmi (27%) ketimbang kanal media sosial (10%). Temuan survei juga menunjukkan naiknya tingkat kepercayaan wartawan terhadap rilis berita, yakni sebesar 5 poin persentase, dibandingkan tahun 2016-2017 yang mencapai 22%.

Sumber pemberitaan yang terverifikasi berperan penting saat wartawan menuliskan artikel. Sewaktu mencari kutipan pernyataan untuk artikel, kalangan wartawan di Asia Pasifik lebih bergantung kepada narasumber pribadi (60%), diikuti dengan rilis berita (51%).

 

Sejumlah temuan penting lainnya dari laporan ini mencakup:

Foto beresolusi tinggi (29%) menjadi elemen multimedia dalam pemberitaan yang paling banyak dipilih para wartawan di kebanyakan negara Asia Pasifik, 25% di antaranya memilih video, diikuti dengan infografik (21%).

Para wartawan ingin meningkatkan keahliannya dalam membuat konten bermutu. Dibandingkan dengan survei kami yang sebelumnya pada 2016-2017, wartawan di Asia Pasifik lebih menginginkan pelatihan tentang pelaporan mendalam dan keahlian wawancara.

Komunikasi multibahasa dinilai penting bagi perusahaan yang ingin mendunia. Para wartawan di Hong Kong, Malaysia, dan Singapura menanggapi survei ini dalam berbagai bahasa, sedangkan, hampir 100% wartawan yang disurvei di Tiongkok, Taiwan, Indonesia, Korea Selatan, dan Vietnam sebagian besar menanggapinya dalam bahasa lokal. Hal tersebut memperlihatkan preferensi pembaca mereka.

“Bagi perusahaan yang beroperasi di seluruh dunia, upaya untuk meningkatkan profil merek dan reputasi merupakan pekerjaan penting, untuk itu, pemberitaan media berperan penting,” kata Lynn Liu, Director, Audience Development and Distribution Services.

“Di Asia Pasifik, perusahaan internasional perlu memahami perubahan industri media dan preferensi wartawan lokal supaya mereka bisa menjadi mitra yang kian berharga bagi awak media. PR Newswire berkomitmen untuk membantu berbagai perusahaan dalam menuturkan kisahnya di kawasan yang beraneka ragam dan dinamis ini.”, pungkas Lynn Liu. (PR Newswire/Fjr) | Foto: Dok. PR Newswire

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.