Trenz Indonesia
News & Entertainment

Suzuki Sangkal Harga Genuine Part-nya Mahal

150

Jakarta, Trenz Otomotif l Pandemic covid 19 telah memberi dampak yang buruk kepada pertumbuhan perekonomian ditanah air, tidak terkecuali dengan performa penjualan suku cadang Suzuki. Memasuki masa awal penyebaran covid 19 di Bulan Maret 2020 yang lalu, tingkat pertumbuhan penjualan suku cadang mulai mengalami penurunan hingga Mei 2020.

Angka pertumbuhan penjualan di Bulan Maret 2020 tercatat sebesar 87% sontak mengalami penurunan drastis pada Bulan Mei 2020 sebesar 26%. Namun, pertumbuhan positif mulai tampak mengalami peningkatan hingga 92% dibanding sebelumnya ketika memasuki Bulan Juni 2020. Peningkatan tersebut disebabkan karena keran lalu lintas ekonomi sudah mulai dibuka oleh pemerintah.

Christiana Yuwantie, Spareparts Dept. Head Suzuki Indomobil Motor (SIM), memapaparkan dalam presentasinya pada acara “NGOVID FORWOT” yang digelar oelh Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) secara virtual pada hari Rabu, 8/7, bahwa penurunan target penjualan Suzuki secara global memang dialami Suzuki disepanjang masa pandemic covid 19, hal ini juga turut dirasakan dalam penjualan suku cadang Suzuki.

“Dampak penurunan terbesar terjadi pada rentang di Bulan Maret 2020, dengan pencapaian 87%, hingga Mei 2020, yang hanya mencapai 26%, namun tidak demikian dengan yang terjadi di Bulan Juni 2020 yang mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 92%. Hal ini disebabkan karena lalu lintas ekonomi yang sudah mulai dibuka kembali semenjak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir dibeberapa wilayah,” ujjar Christiana menjelaskan.

Kontribusi penjualan suku cadang menjadi tulang punggung bagi Suzuki, khususnya untuk penjualan produk oli, yang sempat mengalami peningkatan signifikan di Bulan Mei dan Juni 2020  disaat menurunnya target penjualan unit kendaraan selama masa pandemi.

Hal ini turut diakui pula oleh Rieky Patrayudha, 4W, 2W & Marine Service Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), bahwa selama periode Maret 2020 hingga Mei 2020 terjadi penurunan drastis pada target penjualan unit Suzuki, peningkatan penjualan yang terjadi pada penjualan suku cadang Suzuki di Bulan Mei 2020 cukup menjadi angin segar bagi Suzuki ditengah lesunya penjualan unit mobil Suzuki di masa pandemic.

Hal serupa juga dialami dengan layanan service unit di bengkel yang turut mengalami penurunan kunjungan pelanggan yang akan melakukan perawatan mobilnya sejak pemberlakuan social distancing dan protokol kesehatan di masa PSBB. Berbagai penyesuaian pun turut dilakukan diseluruh lingkungan bengkel resmi Suzuki.

“Kebutuhan pelanggan akan layanan service unit kendaraan di bengkel kami memang sempat mengalami penurunan akibat pemberlakuan social distancing dimasa PSBB, oleh karena itu kami melakukan berbagai improvement terhadap beberapa layanan service bengkel. Kami menyediakan layanan Home Service untuk perawatan berkala di 1000 km, juga kelipatan 10.000 km dan 20.000 km,” pungkas Rieky menjelaskan.

Layanan lain seperti Pick-up Service pada perawatan 30.000 km dan 40.000 km juga terus ditingkatkan, begitu juga dengan pemberian tambahan masa garansi kendaraan yang menjadi 90 hari, dan layanan Suzuki Emergency Roadside Assistance-SERA, tetap dioperasikan 24 jam. Jam kerja pada bengkel resmi pun turut mengalami penyesuaian.

Pemberlakuan implementasi pada protocol covid 19 juga diberlakukan disemua bengkel resmi Suzuki, interaksi kepada pelanggan pun di minimalisir. Suzuki juga memberikan layanan extra pada cabin kedaraan dengan memberikan penyemprotan disinfectant hingga kepada pembersihan AC mobil.

Menanggapi soal harga suku cadang Suzuki yang cenderung mahal, Christiana Yuwantie menjelaskan, “Harga Suzuki Genuine Part sebenarnya masih sangat kompetitif jika dibandingkan dengan harga Genuine Part dari produk ATPM lainnya. Jangan dibandingkan apple to apple dengan harga yang beredar di aftermarket karena harga nya pasti akan jauh lebih murah.”

Christiana juga menegaskan, bahwa Suzuki masih memberikan perhatian yang lebih soal harga suku cadang mobil dan motor Suzuki yang cenderung lebih mahal dipasaran. Namun demikian Christiana kembali mengingatkan kepada semua pelanggan untuk mengunjungi website resmi Suzuki dan melihat daftar harga suku cadang yang ada di Electronic Chart Catalogue Suzuki yang resmi.

Menyoal spare part yang beredar di aftermarket, Christiana sempat menggarisbawahi tentang kemungkinan Suzuki untuk mulai menjajaki penyediaan suku cadang alternatif sebagai peluang bisnis baru bagi Suzuki dengan memberikan harga yang kompetitif di aftermarket, khususnya untuk suku cadang sepeda motor, dengan kualitas yang tentunya setingkat dibawah produk genuine part Suzuki yang telah ada.

Leave A Reply

Your email address will not be published.