Trenz Indonesia
News & Entertainment

NAFAS TERAKHIR

Puisi : @Saidyyunus

225

NAFAS TERAKHIR

 

sudah tersengal, nafas pun pendek

menanti yang tak kunjung tiba waktunya

dan hanya bisa berserah.

mengelepar di ranah tabah,

selasar sabar seketika mengadat pula

diluar kendali jiwa.

meski telah sepadan sejalan

tapi manusia menerus berkelakar

dalam rintihnya, dalam rontanya.

malu menengadah, sebagai hamba

hanya bisa meraung dalam dada

bergumam asmara dunia.

setidaknya, nafas terakhir ini

berguna untuk pelanjut silsilah

yang membutuhkan sejuta harapan.

 

Bogor, 17052021

saidyunus.my.id
Ilustrasi Foto: Google.co.id

Leave A Reply

Your email address will not be published.