Trenz Indonesia
News & Entertainment

PT Global Ikhwan Gelar Resepsi Pernikahan 23 Pasang Pengantin

306

BOGOR, Trenz News | Pernikahan hemat namun tidak mengurangi kekhidmatan, hal itu yang dilakukan Global Ikhwan Grup sebagai suatu institusi yang memperjuangkan dan mengamalkan Cara Hidup Islam dalam semua aktifitasnya, dengan menyelenggarakan Resepsi Pernikahan 23 Pasang Pengantin yang merupakan Keluarga Besar Global Ikhwan sendiri.

“Ini acara pernikahan Akbar pertama yang dilakukan secara terbuka di gedung megah seperti ini. Hingga kini sudah puluhan pasangan yang telah kami nikahkan” ujar Tuan Ridwan Alisabi usai perhelatan bertajuk “Resepsi Pernikahan 23 Pasang Pengantin Keluarga Besar Global Ikhwan” di gedung Yasmin Center, Bogor (25/11/2022)

Hebatnya Global Ikhwan tidak hanya menikahkan pasangan yang baru pertama menikah (monogamy) tapi juga mereka yang menikah secara poligami.

“Kalau kemudian pasangan yang berpoligami bisa saling menerima saat pasangannya menikah lagi, karena Global Ikhwan memberikan bimbingan kepada seluruh anggotanya tentang pernikahan poligami. Makanya pasangan yang berpoligami tidak mengalami benturan,” ungkap Tuan Ridwan Alisabi.

Tuan Ridwan Alisabi, Wakil Global Ikhwan Grup, Pengarah 2, Zon Jawa 2

Konon para pengantin mereka, umumnya sudah dididik dan dibina dari kecil hingga remaja, sehingga mereka menjadi pengurus diantaranya Pengurus Caffe, Pe ngurus Restaurant dll di PT GLOBAL IKHWAN, GRUP an cabangnya tersebar di seluruh dunia.

Satu keluarga yang berpoligami adalah Joni Arianto Nugroho yang hidup brumah tangga bersama dengan Ranityarani (istri pertama serta dengan Nurhaeda (istri kedua).

“Kalau selama ini banyak pasangan yang poligami secara diam-diam, dengan berbagai alasan. Kalau kami berpoligami secara terbuka, sehingga kedua istri saling menerima,” ujar Joni.

Sementara Ranityarani dan Nurhaeda mengaku bisa saling menerima untuk di poligami.

“Kami di didik pemahaman pernikahan secara Islam oleh pimpinan Global Ikhwan, sehingga kami bisa menerima pernikahan poligami,” ujar wanita yang masing -masing dikaruniai 6 anak dari pernikahannya dengan Joni.

Pasangan pengantin berasal dari beberapa provinsi di Indonesia yang digabungkan menjadi satu.

Resepsi sendiri dilakukan secara bersama-sama (berjemaah) yang melibatkan 50 keluarga besar dari 23 pasang Pengantin. Sehingga dapat menjalinkan silaturrahmi antara sesama juga menjadi sebab terjadinya rasa bersama dan kerjasama dalam menguruskan untuk islam jadi nampak indah.

Disamping itu mengingat pentingnya kedudukan Suami dan isteri, dalam mendidik anak-anak untuk melahirkan generasi yang bertaqwa, Suami yang bertanggungjawab, Istri yang taat pada suami, GLOBAL IKHWAN sangat memberi perhatian mulai dari pembentukan Rumah Tangga/ Pernikahan.

Calon mempelai laki-laki dan perempuan, tidak pernah Pacaran, sebelum berlakunya ijab kabul. Sehingga mereka terhindar dari melakukan dosa sebelum menikah.  Jadi mereka baru berpacaran setelah ijab kabul atau dengan kata lain mereka “pacaran dalam keadaan halal”.

Seperti yang dituturkan oleh pasangan Muhammad Adib Ali dan Durratun Nasla bt Wahyudin yang melaksanakan pernikahan atas dasar ibadah dan menjalankan sunnah Rasululluah.

“Di Global Ikhwan ini, kami di asuh dan di didik dari kecil, sudah di tanamkan kalo rezeki, jodoh itu dari Allah, semua sudah di susun, disini diambilah cara hidup Islam melalui perjodohan, perkenalan baru dinikahkan. Semua disusun, kami di nikahkan atas nama Allah, atas nama Rasul”, papar Muhammad Adib dan Durratun yang mensyukuri telah menemui jodohnya.

Sebelum  menikah mereka diberi Ilmu-ilma untuk kenal cinta dan takut pada Allah SWT dan rindu pada Nabi, melalui program insaniah yang diagendakan dalam Global Ikhwan Grup.  Bina insan ini sebagai modal bagi mereka dalam menempuh perbagai ujian yang berlaku khususnya didalam  menjalani kehidupan berumah tangga.

Dalam Resepsi kali ini, terdapat 3 pasang keluarga Poligami. Seperti diketahui Poligami adalah sunnah Rasulullah dan para sahabat yang sekarang sudah terpinggir bahkan dianggap asing oleh sebagian umat Islam sendiri. Tapi dalam Global Ikhwan, Poligami sesuatu yang sudah  menjadi amalan, sebagai pembelaan kepada Rasulullah saw dan juga sebagai latihan Kepimpinan bagi suami.

Suatu pemandangan yang sangat ajaib dan jarang berlaku di akhir zaman ini, sehingga nampak bahwa islam kalau diamalkan dengan tepat adalah Indah. Selain memandang ‘Nikah itu ibadah, poligami itu indah’ , dengan dilaksanakannya Program Resepsi beramai ramai ini, akan sangat mengurangkan Cost jadi jauh lebih murah.

Berdasarkan data tahun 2022, dari 1632 keluarga dalam Global Ikhwan, 422 keluarga diantaranya adalah Keluarga Poligami (30%)

Pelaksanaan Poligami oleh Global ikhwan, dilakukan atas sepengetahuan isteri pertama dan bukan secara sembunyi-sembunyi.

Sehingga tidak heran kalau kita lihat dalam acara ini, isteri pertama sanggup duduk bersama dengan Madu nya dipelaminan, mendampingi Suaminya yang berpoligami. (Fjr/Buyil) | Foto: Fajar & Dok. Global Ikhwan

Leave A Reply

Your email address will not be published.