Trenz Indonesia
News & Entertainment

Avish Warnai Industri Musik Anak Indonesia Dengan Merilis Single Demi Cita Citaku

405

Jakarta, Trenz Music | Momen Hari Pendidikan Nasional sekaligus bulan Ramadhan kali ini menjadi kesempatan bagi penyanyi cilik bernama Avish untuk menunjukan talentanya dengan merilis lagu anak bertajuk “Demi Cita-Citaku”, karya Ndoo Atria alias Ari Wahyudi.

Menurut Ndoo, lagu ‘Demi Cita-Citaku’ secara lirik bercerita tentang bagaimana kuat dan semangatnya anak-anak belajar secara daring dimasa pandemi, demi meraih cita-citanya.

“Lagu ini bercerita tentang semangat belajar para siswa pada masa pandemi untuk mengejar cita citanya. Selain itu ada juga harapan agar  semuanya kembali normal seperti sedia kala”. Jelas Ndoo Atria saat jumpa pers Launching Single Avish, ‘Demi Cita-Citaku’, di Coffe bangsa, Museum Satria Mandala Jakarta pada Selasa (04/05/21).

Lebih lanjut Ndoo juga menceritakan ketertarikannya terhadap bakat Avish sehingga ia membuat lagu yang pas untuknya.

“Saya pertama kali liat Avish menyanyi di medsos, meskipun dengan musik yang sederhana tapi suaranya nggak fals, tone-nya pas. Kebetulan saya kenal dengan ayahnya, maka saya tawarkan untuk menyanyikan lagu yang saya buat. Maka jadilah single perdana Demi Cita-Cita ini”, tambah Ndoo.

Selain diaransemen oleh Ari Wahyudi (Ndoo) yang dibantu oleh Robby Rahman dari Power Slave, Ndoo juga berperan sebagai sutradara dalam penggarapan video clip Demi Cita-Citaku yang dinyanyikan oleh Avish.

Avish atau lengkapnya bernama Avisha Navy Tirtadi sendiri mengaku senang dengan lagu yang diciptakan Ndoo ini, sehingga ia tak kesulitan untuk mempelajari sampai proses rekaman.

“Saya senang waktu pertama kali mendengar lagu om Ndoo ini. Terus saya pelajari, hanya butuh 4 hari bisa langsung proses rekaman: jelas Avish.

Selain punya bakat nyanyi, Avish yang baru berusia 8 tahun ini, juga mahir bermain piano. Putra dari pasangan Gatot Tirtadi dan Tutik Juniar ini mengaku sejak usia 4 tahun sudah belajar piano, jadi sedikit banyak faham membedakan fals dan tidak.

Dalam kesempatan yang sama Seto Mulyadi atau akrab disapa dengan Kak Seto yang kini aktif di Lembaga Perlindungan Anak Indonesia turut mengapresiasi rilisnya single perdana Avish ini.

“Saya lihat tadi di video lagunya cocok buat anak-anak, liriknya sesuai dengan usianya. Avish mempunyai bakat yang bagus, semoga dengan dirilisnya single dari Avish ini bisa memancing lahirnya penyanyi-penyanyi cilik baru lainnya”, jelas Kak Seto.

Sementara itu Bens Leo yang lebih dikenal sebagai pengamat musik juga turut mengapresiasi rilisnya single perdana Avish.

“Tadi saya dengar liriknya ada kata-kata cita-citaku ingin jadi Gubernur, ingin jadi presiden, ingin jadi polisi dan tentara. Itu cukup bagus menurut saya, jadi secara lirik sesuai dengan anak seusia Avish ini. Semoga lagu yang dirilis Musicblast ini bisa sukses. Nanti bisa didaftarkan di AMI Awards, karena memang ada kategori lagu anak-anak, semoga bisa menang”, jelas Bens Leo.

Bagi Musicblast ini merupakan pertama kalinya merilis lagu anak anak- namun demikian Bayu Randu selaku owner dari Musicblast mengaku tidak akan membeda-bedakan dalam hal penanganannya, termasuk promosi.

“Meskipun ini baru pertama ngedarin lagu anak-anak, tetapi penanganannya tetep sama dengan artis-artis yang rilis di Musicblast. Mungkin yang membedakan soal promosi, nanti akan kita pilih agar iklannya muncul di konten anak-anak yang sesuai umur Avish. Misalnya di konten anak umur antara 8 sampai 12 tahun”, jelas Bayu.

Apih Dicky selaku Executive Produser dari Somen Record mengaku senang bisa memproduseri Avish. Meskipun ini produk pertamanya tetapi ia akan terus mencari artis artis lain untuk diproduksi.

Avish ini bakatnya luar biasa, selain nyanyi dia juga jago taekwondo, jadi saya beruntung bisa memproduseri dia. Selain itu sebagai sebuah label, Somen Record terus akan mencari bakat-bakat baru untuk di orbitkan”, jelas Apih.

Avish sendiri berharap agar lagunya ini bisa menginspirasi teman teman seusianya untuk berkarya, dan bisa diterima di tengah-tengah masyarakat pecinta musik Indonesia.

“Lagu ini dirilis dalam momen memperingati Hari Pendidikan Nasional yang kita peringati setiap tanggal 2 Mei, jadi pas banget. Semoga lagu ini bisa menjadi inspirasi buat teman teman” Pungkas bocah kelahiran Jakarta 3 Agustus 2012 ini. (PR/Fajar) | Foto: Istimewa

Leave A Reply

Your email address will not be published.