HomeNewsEdutainmentLiga Dangdut Indonesia Semakin Heboh di Indosiar

Liga Dangdut Indonesia Semakin Heboh di Indosiar

Published on

TrenzEdutainment |Konser Final Top 20 Liga Dangdut Indonesia telah berlangsung semarak di Indosiar, mulai Rabu lalu dengan menampilkan empat Duta dari Grup 1 diantaranya Nabila (Aceh), Nando (Jawa Barat), Oji (Kepulauan Riau) dan Selfi (Sulawesi Selatan) pada Konser Final Top 20 Grup 1 – Show.

Malam kemarin, mereka kembali hadir di panggung Liga Dangdut Indonesia yang tayang di Indosiar dalam Konser Final Top 20 Grup 1 – Result Show. Dibuka oleh penampilan Selfi menyanyikan lagu “Cinta Berpayung Bulan” , sukses mengundang decak kagum dari Dewan Dangdut yang menilai Selfi memiliki suara bulat. Begitu juga para Sahabat Duta yang turut bangga atas penampilan Selfi di atas panggung. Setelah di episode sebelumnya Selfi dan Aulia saling bersaing untuk meraih hati  Nassar, begitupun yang terjadi pada episode semalam. Aulia dan Selfi berlomba-lomba memperdengarkan suara merdu mereka.

Selain itu, pengisi acara juga terlihat heboh ketika Mas Adi dari LIDA Band tersipu malu dan salah tingkah dengan kehadiran Wawa Marissa sebagai Bintang Tamu. Kompetisi berlanjut ke penampilan Oji yang tampil dengan sangat baik dan ekspresif lewat lagu “Kecanduan Kamu”. Dewan Dangdut juga menilai penampilan Oji yang sekarang lebih baik dibandingkan kemarin. Di urutan ketiga ada Duta dari DI Aceh yang menyanyikan lagu “Fatamorgana” dan mampu membuat semua pendengar merinding mendengarkan nyanyiannya. Penampilan Nabila sukses membuat Nassar, Kak Rose, Iyeth Bustami dan Zaskia Gotik berdiri terkagum-kagum terutama Iyeth yang mengaku suka atas improvisasi Nabila di lagu tersebut. Studio terasa penuh oleh kehadiran pendukung Nabila yang selalu memberikan semangat untuknya. Mereka juga mengungkapkan rasa terima kasih atas komentar yang diberikan oleh Dewan Dangdut untuk Nabila. Dara asal Gayo ini juga membawakan dan memperkenalkan tarian khas Gayo yaitu Tari Guel bersama para penari dari sanggar Pegayun di atas panggung LIDA.

 Konser Final Top 20 Grup 1 – Result Show ditutup oleh penampilan dari Nando lewat suara lembutnya membawakan lagu “Azza”. Karakter vokal Nando yang khas berhasil membuat semua Dewan Dangdut terhibur, terutama Kak Rose yang berdiri bertepuk tangan usai Nando bernyanyi. Keempat Duta telah tampil, tiba saatnya pada pengumuman Duta yang berhasil maju ke babak selanjutnya. Meski telah memberikan penampilan terbaiknya, sayangnya Oji harus tersisih dari panggung LIDA. Konser terus berlanjut ke Grup 2 pada hari Jumat 23 Maret 2018 pukul 20.30 WIB menampilkan Cici (Sulawesi Barat), Khori (DKI Jakarta), Renaldi (Kalimantan Timur) dan Ridwan (Sumatera Utara). (Tebe/TrenzIndonesia)

 

Latest articles

Mantra Jelangkung Berujung Petaka: MD Pictures Bawa Teror ‘402 Rumah Sakit Angker Korea’ ke BIFAN 2026!

Jakarta, 26 Juni 2026 – MD Pictures kembali membuktikan kapasitasnya sebagai rumah produksi terdepan...

Difabel Great Camp 2026 di Medan Segera Digelar, Target Peserta Seluruh Indonesia

Setelah sukses penyelengaraan pertama dan kedua, kini akan kembali digelar Difabel Great Camp (DGC)...

Gandeng Satpol PP Jatinegara, Jumat Berkah Wartawan Tebar Kepedulian Sosial & Ikut Warnai HUT ke-499 Jakarta

JAKARTA – Masih dalam suasana peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Program Jumat Berkah Wartawan...

CLBK Hadirkan Romansa Tak Biasa, Kisah Cinta Kakek-Nenek yang Kembali Bersemi Setelah 50 Tahun

Jakarta, 26 Juni 2026 – Film romantis biasanya identik dengan kisah cinta anak muda....

More like this

Difabel Great Camp 2026 di Medan Segera Digelar, Target Peserta Seluruh Indonesia

Setelah sukses penyelengaraan pertama dan kedua, kini akan kembali digelar Difabel Great Camp (DGC)...

Pushan Geopolitik Al Azhar: Peradilan Militer yang “Keras” Jadi Pilar Disiplin Prajurit

Jakarta,Trenzindonesia.com - Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto,...

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...