Trenz Edutainment| Di bulan November ini, pertunjukan akhir pekan yang melibatkan para pelaku seni untuk menampilkan ragam pertunjukan dan rutin digelar di Galeri Indonesia Kaya mengusung tema Indonesia menari. Dan seorang penari muda berbakat, Ufa Sofura yang berkesempatan unjuk kemahiran guna mempersembahkan sebuah pertunjukan berjudul Delapan Hitungan, pada Sabtu (25/11)
“Sebagai seorang koreografer dan guru tari, penting bagi saya untuk memahami bentuk serta karakter tubuh seorang penari sejalan berkembangnya jaman. Dari observasi itulah, saya mendapatkan banyak wawasan mengenai anatomi tubuh seorang penari dan kemudian menjadi jalan bagi saya untuk membuka percakapan di dalam studio melalui rangkaian gerak yang tercipta. Semoga penampilan saya hari ini juga dapat memberikan wawasan baru dan bermanfaat bagi para penikmat seni dan penari-penari muda berbakat yang ada di Indonesia,” ujar Ufa Sofura, koreografer dan guru tari.
Selama sekitar 60 menit, Ufa dan para penari lainnya, mengeksplorasi karya tari dengan konsep hitungan dan irama delapan ketukan. Kerangka 8 hitungan ini diwujudkan sebagai fondasi hubungan antar tubuh para penari di panggung, walaupun dalam visualnya tubuh-tubuh tersebut menghasilkan karakter serta bentuk yang berbeda.
“Pada hari ini, Galeri Indonesia Kaya berkesempatan untuk menggandeng Ufa Sofura yang merupakan seniman muda yang konsisten untuk berkarya di dunia seni tari. Semangat dan kreativitas Ufa dalam mengeksplorasi gerak tari adalah salah satu wujud dukungan dan apreasiasi terhadap dunia seni pertunjukan. Melalui penampilannya dalam Delapan Hitungan, semoga dapat menjadi inspirasi bagi para seniman muda lainnya dalam berproses menciptakan karya seni,” ucap Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. (PR/TrenzIndonesia)
