Rasa galau tidak selalu butuh jalan keluar instan. Kadang yang diperlukan hanya tontonan yang membuat hati terasa lebih ringan. Redaksi KapanLagi.com menyusun empat rekomendasi drama Korea untuk yang sedang galau, mulai dari kisah keluarga yang menghangatkan sampai drama healing yang menemani luka lama.
Menurut redaksi KapanLagi.com, drama bertema emosional dan realistis kian diminati karena penonton merasa tidak sendirian. Karena itu, pilihan yang disusun diarahkan pada cerita yang menyembuhkan, bukan sekadar menguras air mata.
My Mister (2018)
Berada di urutan pertama, My Mister bukan kisah cinta biasa. Alurnya mengikuti Park Dong Hun, insinyur paruh baya yang menikah dengan pengacara Kang Yun Hui dan tampak baik-baik saja, padahal hidupnya penuh tekanan dari kantor dan keluarganya. Di tempat kerja yang sama ada Lee Ji An, pekerja kontrak muda yang terlilit utang dan merawat neneknya sendirian. Pertemuan mereka mulanya diwarnai kecurigaan dan intrik kantor, sebelum keduanya perlahan memahami beban masing-masing. Tidak ada adegan romantis berlebihan, hanya kehangatan yang tumbuh diam-diam di sela kesepian.
Lee Sun Kyun memerankan Park Dong Hun dan IU berperan sebagai Lee Ji An. Sejumlah nama lain mengisi peran pendukung, antara lain Park Ho San, Song Sae Byuk, Lee Ji Ah, Kim Young Min, Go Doo Shim, dan Jang Ki Yong. Drama 16 episode ini tayang di tvN pada 21 Maret hingga 17 Mei 2018 setiap Rabu dan Kamis, serta kini bisa ditonton di Netflix. Kursi sutradara dipegang Kim Won Suk bersama Kim Sang Woo, sementara naskahnya ditulis Park Hae Young yang belakangan menggarap My Liberation Notes.
My Mister meraih penghargaan Best Drama di Baeksang Arts Awards ke-55 dan mencatat skor 8.9 di MyDramaList, seperti dilansir dari situs tersebut. Salah satu ulasan pengguna di sana menggambarkan drama ini sebagai sosok yang duduk di samping, ikut menangis, memeluk, dan membiarkan penonton meluapkan emosinya.
It’s Okay to Not Be Okay (2020)
Judulnya saja sudah terasa seperti pelukan. Cerita berpusat pada Moon Gang Tae, pekerja kesehatan komunitas di bangsal psikiatri yang berpenampilan prima, cerdas, dan mampu berempati, tetapi menghabiskan hidupnya mengurus kakaknya yang autis. Hidupnya berubah setelah bertemu Ko Mun Young, penulis buku anak terkenal yang justru egois, arogan, dan kasar. Konflik memanas ketika Mun Young terobsesi pada Gang Tae dan masa lalu keduanya mulai terhubung. Dari pertemuan yang kacau itu, mereka pelan-pelan saling menyembuhkan. Drama ini memadukan romansa, dongeng gelap, dan isu kesehatan mental dengan visual yang memikat.
Kim Soo Hyun tampil sebagai Moon Gang Tae, Seo Yea Ji sebagai Ko Mun Young, dan Oh Jung Se sebagai Moon Sang Tae. Peran pendukung diisi antara lain oleh Park Gyu Young, Jang Young Nam, dan Kim Chang Wan. Tayang di tvN setiap Sabtu dan Minggu pada 20 Juni hingga 9 Agustus 2020, drama 16 episode ini juga tersedia di Netflix. Naskahnya ditulis Jo Yong, disutradarai Park Shin Woo dan Jung Dong Yoon, serta diproduksi Studio Dragon.
Pengaruhnya terasa sampai ke luar Korea. Pada 2025, drama ini dibuat ulang di Filipina dengan kisah Mia, perempuan bergangguan kepribadian antisosial yang jatuh cinta pada Patpat, perawat bangsal psikiatri.
Because This Is My First Life (2017)
Bagi yang galaunya soal karier, tempat tinggal, atau tekanan untuk menikah, drama ini terasa dekat. Nam Se Hui adalah pria lajang akhir 30-an yang memilih tidak menikah dan punya rumah, meski cicilan KPR-nya besar. Sementara itu, Yun Ji Ho adalah perempuan lajang awal 30-an tanpa rumah yang menyerah berpacaran karena kesulitan finansial. Keduanya lalu sepakat menjalani nikah kontrak demi keuntungan masing-masing. Di balik humornya, cerita ini menyentil ekspektasi gender, mimpi, dan arti persahabatan.
Jung So Min berperan sebagai Yun Ji Ho dan Lee Min Ki sebagai Nam Se Hui. Esom, Park Byung Eun, Kim Ga Eun, dan Kim Min Seok melengkapi jajaran pemain. Drama ini tayang di tvN setiap Senin dan Selasa pada 9 Oktober hingga 28 November 2017 dan dapat disaksikan di sejumlah platform streaming. Park Joon Hwa dan Nam Sung Woo duduk di kursi sutradara, dengan naskah karya Yoon Nan Joong.
Skornya mencapai 8.4 dari puluhan ribu pengguna MyDramaList. Salah satu daya tariknya, drama ini menyoroti tiga pasangan sekaligus, bukan hanya pasangan utama, sehingga masing-masing membawa pelajaran soal cinta, pernikahan, dan keberanian mengejar mimpi.
Reply 1988 (2015)
Kalau ada drama yang terasa seperti pulang, jawabannya Reply 1988. Mengutip AsianWiki, kisahnya berlangsung pada 1988 dan mengikuti Duk Sun, Jung Hwan, Sun Woo, serta Dong Ryong yang masih siswa SMA, sedangkan Taek adalah pemain baduk. Mereka bersahabat sejak kecil, tumbuh bersama, dan bertetangga di gang kecil Ssangmun-dong, Seoul, sementara keluarga mereka pun sangat dekat. Ceritanya mengikuti cinta pertama, kenakalan remaja, dan pengorbanan orang tua yang sering tak terlihat. Tidak ada konflik besar yang menegangkan; justru momen kecil seperti makan malam bersama atau berbagi lauk antartetangga yang menghangatkan hati. Misteri siapa suami Duk Sun kelak menjadi daya tarik tersendiri sepanjang cerita.
Lee Hye Ri memerankan Seong Deok Seon, berpasangan dengan Go Kyung Pyo sebagai Seong Seon U, Ryu Jun Yeol sebagai Kim Jeong Hwan, Park Bo Gum sebagai Choi Taek, dan Lee Dong Hwi sebagai Ryu Dong Ryong. Sung Dong Il dan Lee Il Hwa berperan sebagai orang tua Deok Seon, sedangkan Kim Sung Kyun dan Ra Mi Ran sebagai orang tua Jeong Hwan.
Drama 20 episode berdurasi sekitar 1,5 jam ini tayang di tvN pada November 2015 hingga Januari 2016, dua episode per minggu, dan kini bisa ditonton ulang di platform streaming. Sutradaranya Shin Won Ho yang juga menggarap Reply 1997, Reply 1994, dan Hospital Playlist, dengan naskah Lee Woo Jung. Rumah produksinya CJ E&M. Rating tertingginya mencapai 18,8 persen, dan para pemain sempat berkumpul lagi dalam acara spesial dua hari satu malam untuk merayakan satu dekade drama tersebut.
Memilih tontonan sesuai suasana hati
Menurut redaksi KapanLagi.com, memilih tontonan yang tepat sama pentingnya dengan memilih teman curhat. Menonton terlalu banyak drama sedih sekaligus justru bisa membuat emosi makin terkuras. Beberapa hal berikut bisa menjadi pertimbangan:
- Kenali kebutuhan emosi: pilih melodrama seperti My Mister bila ingin melepaskan tangis, atau drama keluarga seperti Reply 1988 bila ingin merasa ringan.
- Hindari rom-com yang terlalu manis saat baru putus, seperti Business Proposal atau What’s Wrong With Secretary Kim, karena bisa memancing kenangan dengan mantan.
- Batasi jumlah episode, sekitar dua sampai tiga sehari saja, agar ada jeda untuk merenungkan pesan ceritanya.
- Pilih drama dengan pesan harapan yang menyeimbangkan kesedihan dan optimisme.
- Perhatikan ending yang bittersweet, misalnya Twenty Five Twenty One, dengan mencari tahu nuansa ceritanya lebih dulu tanpa membaca spoiler.
- Tonton di platform legal; sebagian besar judul di atas tersedia di Netflix, Viu, atau Viki dengan subtitle Indonesia.
Menonton bisa membantu, tetapi tetap perlu diimbangi dengan berbincang bersama teman. Bila rasa galau terasa berkepanjangan, redaksi menyarankan untuk tidak ragu mencari bantuan konselor profesional.
