Film

Anggy Umbara, Kondisi Industri Film Sudah Sangat Kritis

Jakarta, Trenz Film | Dampak wabah Pandemi Covid 19, sangat dirasakan Industri film, selain bioskop tidak beraktivitas pekerja film juga tidak bisa bekerja untuk mengisi pasokan film ke gedung bioskop.

“Saya bisa berharap Wabah Corona tidak berkepanjangan, sehingga dampaknya tidak makin membesar buat kami pekerja film,” ujar Anggy Umbara saat Halal Bihalal secara virtual Zoom bersama Direktur Film, Musik dan Media Baru, Kemendikbud, Ahmad Mahendra, insan film dan Pers Senin (25/5/2020)

Diakui sutradara Comic 8 Dan Warkop DKI Reborn ini mengungkapkan kalau akibat wabah Corona, perusahaan miliknya, Umbara Brothers, mulai mengalami dampak ekonomi. Karena, rumah produksinya tidak bisa beraktivitas, proses syuting.

“Ya, kita pastinya dukung keputusan pemerintah, tapi yang jadi pertanyaan, ini gimana kalau kita mau mulai lagi. Saat ini, kita masih menunggu SOP new nomal di Indonesia, karena ‘kan virus ini sepertinya masih ada dan vaksin belum ditemukan,” keluh Anggy.

Karenanya, kata Anggymenambahkan, “Kita sebagai sutradara dan pemilik PH (rumah produksi) jelas terpengaruh, karena kita punya karyawan yang tetap harus digaji,” kata sutradara film box Office ini.

Ia mencoba mencari solusi dengan membuka kelas dengan menyampaikan beberapa materi. Alhamdulillah ada donasi dari yang ikut kelas.

“Ya, kemarin bisa terkumpul uang sampai hampir Rp 100 juta dan kita bagikan itu ke sutradara, talent coordinator. Tapi, baru di level itu, kalau kru dan sisanya masih usaha masing-masing,” kata Anggy.

Menurut sutradara film Mama Cake itu menganggap, kondisi perfilman Indonesia saat ini sudah sangat kritis. Karenanya, Ia pun mempertanyakan seperti apa cara Ahmad Mahendra dan Kemdikbud selaku pemangku kepentingan menangani semua masalah tersebut.

“Saya jadi bertanya-tanya, apakah gairah industri akan bisa seperti dulu?” ujarnya.

Menjawab keluh kesah Anggy Umbara, Ahmad Mahendra selaku Direktur Film, Musik dan Media Baru mengaku sempat ada wacana dari pemerintah untuk mengucurkan dana untuk membantu para pekerja film Indonesia. Sayangnya hingga kini belum juga cair.

Ahmad Mahendra pun menjelaskan alasan mengapa dana dari pemerintah belum kunjung diturunkan.

“Memang belum turun, data kita ada 38 ribu pelaku seni yang sudah mengisi form untuk menerima dana dari pemerintah. Tapi, kita akan cari semuanya datanya di KBPN dulu. Jadi, nanti langsung ke rekening masing-masing. Tapi, itu untuk pekerja seni secara keseluruhan sih, bukan cuma pekerja film,” jelas Ahmad Mahendra.

Karenanya, Ahmad Mahendra meminta kepada insan film untuk bersabar.

“Kami tengah berusaha agar dananya segera turun, untuk itu saya minta teman-teman insan film bersabar” tandas Ahmad Mahendra. (Thress-No)

Avatar

Sutrisno Buyil

About Author

Ketua Umum Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia I Content Writer I Journalist I Photographer I Media Relation E-mail: boeyil65@gmail.com

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Film

Bupati H. Ahmad Husein Dukung Film Satria Yang Bernuansa Kearifan Lokal Banyumas

  • September 29, 2017
Rencana penggarapan film “Satria” yang merupakan produksi perdana dari Ralia Pictures dan Gula Kelapa Pictures, sangat didukung oleh Pemerintah Kabupaten
Film

Kartika Putri Kembali Asuh Anak Angkat Lagi

  • Oktober 12, 2017
|Bintang film dan komedian Kartika Putri ternyata senang mengasuh bayi, padahal ia belum pernah menikah. Ya, setelah mengangkat seorang anak