Trenz Indonesia
News & Entertainment

Duet Kesit dan Theo M Yusuf Terbaik untuk Pimpin PWI Jaya 2024-2029

51

Jakarta, Trenzindonesia | Suasana meriah dan penuh keakraban terpancar dari acara silaturahmi sekaligus Halal Bi Halal Idul Fitri 1445 Hijriah yang digelar oleh duet Kesit Budi Handoyo dan Dr. Theo Muhammad Yusuf, pada Rabu (17/4/2024).

Duet Kesit dan Theo M Yusuf Terbaik untuk Pimpin PWI Jaya 2024-2029Acara ini diselenggarakan sebagai ajang berkumpul dan bersilaturahmi sekaligus untuk mempererat tali persaudaraan di antara para pendukung mereka.

Kesit dan Theo berencana untuk maju dalam pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta periode 2024-2029 yang akan digelar pada Kamis, 25 April 2024 di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta. Pada kesempatan ini, mereka juga menyampaikan visi-misi mereka, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja PWI Jaya ke depannya.

Acara silaturahmi dan Halal Bi Halal ini dihadiri oleh para pendukung dari Kesit & Theo Muhammad Yusuf yang berharap agar keduanya dapat memenangkan pemilihan Ketua PWI Jaya 2024-2029 dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Jaya 2024-2029. Turut hadir juga beberapa pengurus PWI Pusat, mantan fungsionaris PWI Pusat, serta belasan sahabat dari duet Kesit & Theo M Yusuf guna memberikan dukungan moral.

Di antara pendukung militan duet Kesit & Theo yang juga pemilik suara atau pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI Biasa bertanda 09–identitas keanggotaan PWI Jaya, tampak pengurus PWI Pusat seperti Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto, ketua Pantap Adinegoto Rita Sri Hastuti, Merdy Sofyansah,  Chelsea Chan, wakil ketua Bidang Advokasi PWI Pusat, dan Abdul Rachman Loebis, wartawan senior olahraga yang membidangi penerbitan buku di PWI Pusat.

A.R Loebis didampingi dua senior Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) lainnya; Jimmy S.Haryanto, Prayan Purba, dan mantan Ketua Siwo Pusat Gungde Ariwangsa.

Hadir juga mantan fungsionaris PWI Pusat seperti Nurjaman Mochtar dan Dr.Ir.Bob Iskandar, M.Sc

Hadir juga belasan sahabat dari duet Kesit & Theo M Yusuf  guna memberikan dukungan moral.

Duet Kesit dan Theo M Yusuf Terbaik untuk Pimpin PWI Jaya 2024-2029Di antaranya adalah Gede Widiade, pendiri Pancoran Soccer Field (PSF), Pancoran, pemilik podcast Spotify Erick Tuapatinaya, putra dari pendiri Majalah Kartini alm. Bram Tuapatinaya, owner Nendia Primarasa H.Heru Pujihartono, serta sejumlah pengamat dan komentator sepakbola seperti Tommy Welly (Towel), Andi Bachtiar Yusuf, Yusuf Ibrahim,  Ophan Lamara, yang sekaligus pemilik Playmaker Resto & Cafe, dan Joseph Erwiyantoro. Juga dua sahabatnya dari Grup Rembuk Sepak bola Nasional, Eddy Syahputra dan Rendra Kurniawan

Seperti pada dua silaturahmi sebelumnya, yakni medio Maret di Nendia Primarasa, dan awal April di PSF Pancoran, silaturahmi ketiga ini juga diwarnai testimoni dari insan pers yang hadir.

Testimoni  antara lain disampaikan oleh Bob Iskandar, Jimmy S.Haryanto, Rita Sri Hastuti, Gungde Ariwangsa, Raden Wuryanto. Mereka sependapat, duet Kesit & Theo yang paling pantas memimpin PWI Jaya. Keduanya dinilai santun, tidak jemawa, simpatik dan humanis.

Bob Iskandar, yang sudah tiga puluh tahun menekuni jurnalistik sejak kepemimpinan Haji Sofyan Lubis,  mengaku sangat terkesan.

“Saya mendukung sepenuhnya duet Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf ini. Mereka yang paling cocok untuk memimpin kepengurusan PWI Jaya  masa bakti 2024-2029,” papar Bob Iskandar.

“Sangat meriah. Acara silahturahmi ini sangat mengesankan. Kami berharap duet Kesit dan Theo sukses,” ungkap Gungde Ariwangsa, SH yang mewakili tim Suara Karya.

Duet Kesit dan Theo M Yusuf Terbaik untuk Pimpin PWI Jaya 2024-2029Ahmad Muhadjar, wartawan senior dari Radio Republik Indonesia(RRI), meneguhkan keyakinannya duet Kesit dan Theo.

“Pasangan ini mendapat dukungan dari senior 10 lintas generasi. Artinya, keduanya paling dikenal. Kesit punya integritas dan popularitas dan punya hubungan yang luas. Sehingga harapan kita adalah keduanya mampu memajukan PWI Jaya dengan program-program yang lebih baik,” ucap Ahmad Muhadjar.

“Tidak perlu diragukan lagi, Mas Kesit dan Pak Theo yang paling cocok mengomandani kepengurusan PWI Jaya lima tahun ke depan,” ujar Raden Wuryanto, yang memulai profesinya sebagai wartawan olahraga sejak awal 1990-an bersama Kesit B.Handoyo. PR/Fjr) | Foto: Dok. PWI Jaya

Leave A Reply

Your email address will not be published.