Sementara Presiden Jokowi dan Kaisar Naruhito mengadakan pertemuan empat mata atau tĂŞte-Ă -tĂŞte, Ibu Iriana mengajak Permaisuri Masako untuk menyaksikan pelukis difabel Benediktus Anfield melukis ikan koi.
Dalam pertemuan tersebut, Ibu Iriana didampingi oleh istri Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Sri Rejeki. Sedangkan Dato' Seri Dr. Wan Azizah didampingi oleh istri Menteri Luar Negeri Malaysia, Datin Seri Saripah.
Rangkaian pertemuan ini ditutup dengan pernyataan pers bersama oleh Presiden Jokowi dan PM Anwar, menunjukkan soliditas dan komitmen dalam mempererat hubungan bilateral yang kuat.
Presiden Jokowi dan PM Anwar Ibrahim juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Pasar Chow Kit, di mana mereka melakukan peninjauan sambil menikmati secangkir kopi bersama.
Dari Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, Ibu Iriana, Ibu Wury, dan para anggota OASE KIM langsung menuju Hotel Santika Premiere Dyandra untuk menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan peresmian pembukaan pelatihan wirausaha baru tahun 2023.
Presiden Jokowi mengucapkan selamat datang kepada para pemimpin ASEAN beserta para pendamping dan tamu undangan yang hadir. Presiden juga memperkenalkan Labuan Bajo sebagai salah satu tempat wisata terindah yang dimiliki oleh Indonesia
Presiden dan Ibu Iriana tampak disambut oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Pj Gubernur Banten Al Muktabar.
Kepala Negara menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan NU dalam rangka memperingati hari lahir NU yang ke-1 abad. Presiden pun berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia dan menjadikan Indonesia negara yang kuat.