Pangkostrad juga memperkenalkan jargon baru yang diharapkannya dapat menjadi pegangan bagi seluruh Komandan Satuan (Dansat) dan Calon Komandan Satuan TNI AD Tahun 2024 dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Jargon tersebut adalah "Make Impossible Possible" yang berarti "Jika kamu mau berbuat, pasti ada jalan."
Komandan Batalyon Armed 13 Kostrad, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada Sertu Angga atas pencapaian luar biasa ini.
Pangkostrad mengatakan jika Serah terima jabatan merupakan dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel dan pembinaan satuan. Hal ini bertujuan sebagai kaderisasi, kinerja dan produktivitas satuan serta pengembangan karier Perwira yang bersangkutan.
Pangkostrad menyampaikan bahwa, pengabdian sebagai seorang prajurit terdiri dari Lima aspek, yaitu Moralitas yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan, Loyalitas kepada pimpinan ataupun bawahan, profesionalitas dalam bekerja, kapabilitas dan integritas.
Pangkostrad mengingatkan bahwa kebanggaan, kehormatan, keahlian dan profesionlitas harus melekat pada diri setiap Prajurit Darma Putra, maka harus jago menembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi menerima laporan korps kenaikan pangkat 12 orang Perwira Tinggi TNI, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap
Dalam rangka kunjungan ini, berbagai kegiatan sosial dilaksanakan, seperti pengobatan gratis, khitanan massal, pemberian bantuan sosial, dan pagelaran wayang golek.
Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M. Sc., menyampaikan bahwa Ibadah Umrah merupakan sarana ibadah yang dilakukan dalam rangka untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta’ala,
Pangkostrad menyampaikan, bahw akan terus berusaha meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui perbaikan perumahan dinas serta fasilitas lainnya yang menjadi kebutuhan mendasar dan agar dapat hidup layak sehingga mendorong peningkatan profesionalitas prajurit.
angkostrad mengatakan jika pemberian penghargaan ini merupakan suatu bentuk pengakuan atas prestasi karena telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik dan mengharumkan nama satuan Kostrad.
Pangkostrad juga mengingatkan para perwira yang menerima jabatan baru untuk menghadapinya dengan tanggung jawab yang tinggi dan memberikan kontribusi terbaik baik di dalam maupun di luar Kostrad.
Pangkostrad berharap agar serah terima jabatan ini merupakan upaya untuk memantapkan manajemen organisasi agar lebih responsif terhadap dinamika lingkungan dan tantangan tugas mendatang, dengan membawa semangat dan penyegaran, pemikiran baru untuk menghasilkan sumber daya manusia yang semakin berkualitas dari waktu ke waktu.