Trenz Indonesia
News & Entertainment

HOTEL ORIENTAL EXPRESS Hadirkan Pusat Keterampilan Kriya Kuno Yang Unik

Baru dibuka di Tokyo Kamata pada 19 April 2019

55

Para tamu hotel dapat merasakan suasana dari 10 aura sanggar kerja kecil di wilayah setempat lewat eksterior dan interior hotel

Tokyo, Trenz Tourism | Mulai 19 April 2019, HOTEL ORIENTAL EXPRESS TOKYO KAMATA resmi dibuka untuk umum. Dibukanya hotel yang beralamat: 1-3-15 Minamikamata, Ota-ku, Tokyo 144-0035 (Nomor telepon: +81-3-3733-5511)  tersebut diumumkan langsung oleh HOTEL MANAGEMENT JAPAN (Kantor pusat: Shibuya-ku, Tokyo; Chairman: Shunzo Azuma).

Dengan dimensi gedung: 6 lantai di atas tanah, HOTEL ORIENTAL EXPRESS TOKYO KAMATA memiliki 158 kamar (36 single, 32 double, 78 twin, 11 triple, 1 universal).

Hotel ini didirikan berdasarkan konsep “sebuah hotel yang dapat membangkitkan aura dari sejarah Kamata yang istimewa, terdiri atas berbagai sanggar kerja tradisional milik keluarga” dan “hotel yang mengusung pengalaman sebagai nilai tambah”, dari sanggar-sanggar kerja dan para perajin yang bekerja di dalamnya. Interior hotel tersebut didekorasi dengan mesin-mesin manufaktur dan barang-barang industri, semuanya terjalin lewat kerja sama dengan lebih dari 10 sanggar kerja setempat; ada cara yang berbeda untuk menjalani gaya hidup para perajin ini.

Lebih lagi, para tamu dapat memakai aplikasi panduan wisata berbentuk audio “ON THE TRIP“, secara resmi bermitra dengan pihak hotel. Aplikasi ini bisa memperluas pemahaman para tamu tentang barang-barang yang dipamerkan di hotel, menyajikan pengalaman tambahan tentang cara menikmati waktu di hotel. Hotel ini hampir seperti museum kecil, jadi pastikan Anda dapat menikmati semuanya dan melihat keindahan dari barang-barang berkelas yang dibuat dengan tangan, serta suasana dan budaya Kamata yang unik.

https://tokyokamata.hotelorientalexpress.com/

3 Kegiatan Terkenal yang Patut Dicoba di “Hotel dengan Nilai Pengalaman” yang Berasal dari Usaha dan Perajin Lokal

(Pengalaman 1) Nikmati sejumlah karya kriya dari sanggar-sanggar lokal yang bertajuk “Keindahan tradisional Jepang”

(Pengalaman 2) Saksikan budaya Ota-ku secara langsung. Pengalaman lokal Kamata

(Pengalaman 3) Jajak keterampilan dari sejumlah usaha lokal. Pengalaman kuliner Ota-ku

 

Tentang “ON THE TRIP”

ON THE TRIP ialah aplikasi ponsel pintar tentang panduan wisata berbentuk audio dan dilengkapi GPS, sehingga aplikasi ini dapat mengajari Anda mengenai beragam tujuan wisata secara langsung, dari Aset-Aset Budaya Penting seperti berbagai kuil dan candi hingga pemandangan indah serta budaya. Aplikasi ini tersedia di dalam bahasa Inggris, Tiongkok, Kanton, dan Jepang.

 

3 Kegiatan Terkenal yang Patut Dicoba di “Hotel dengan Nilai Pengalaman” yang Berasal dari Usaha dan Perajin Lokal

(Pengalaman 1) Nikmati sejumlah karya kriya dari sanggar-sanggar lokal yang bertajuk “Keindahan tradisional Jepang

Lobi hotel memamerkan mesin-mesin dan produk-produk industri yang benar-benar dibuat dan digunakan di sanggar-sanggar kerja setempat, dan para tamu secara langsung dapat menikmati pengalaman tentang kemunculan teknik-teknik mutakhir khas Jepang serta ketelitian para perajin. Selain itu, baik interior dan eksterior hotel dibuat lewat kerja sama dengan berbagai sanggar kerja setempat. Ada sejumlah material industri yang dipakai di seluruh hotel pada berbagai perlengkapan, dibuat oleh usaha-usaha lokal yang berbakat, termasuk papan petunjuk interior yang penuh gaya, kepala ranjang (headboard) dari kayu lapis yang halus dan polesan interior di setiap ruangan, serta lembaran baja dengan logam galvanis yang diperluas (biasanya digunakan untuk keperluan luar ruang) di langit-langit serta koridor lobi.

Lebih lagi, aplikasi panduan wisata yang berbentuk audio “ON THE TRIP” dapat digunakan untuk mengarahkan pengunjung ketika melewati sejumlah pemandangan di hotel. Nikmatilah kesempatan mempelajari berbagai kisah dan kecermatan luar biasa di balik barang-barang yang dipamerkan, tersedia dalam 4 bahasa, dan menjadi pengalaman yang hanya dapat dinikmati di hotel ini.

 

(Pengalaman 2) Saksikan budaya Ota-ku secara langsung. Pengalaman lokal Kamata

Kamata di Otaku adalah pintu gerbang ke Tokyo, dengan akses yang baik melalui darat dan udara. Kawasan ini ideal untuk bertamasya dan berbisnis, namun juga menjadi lokasi terbaik untuk wanita dan orang yang ingin bepergian sendiri. Ota-ku memiliki berbagai jenis pemandian air panas onsen, disebut dengan kuro-yu, termasuk Kamata Onsen. Di samping itu, ada banyak restoran populer yang didirikan demi memenuhi kebutuhan para pekerja pabrik setempat sejak awal periode Showa, jadi banyak restoran di sekitar Stasiun Kamata menawarkan cita rasa kota tua bagi para pelanggan. HOTEL ORIENTAL EXPRESS TOKYO KAMATA berencana memperkuat daya tarik Ota-ku yang indah ini lewat kerja sama dengan Ota Tourist Information Center, Ota Sightseeing Association, dan Liaison Council di Ota Manufacturing Association Youth Division. Lebih lagi, “ON THE TRIP” menawarkan sejumlah tur sehingga berbagai pengunjung dapat menikmati segala hal yang disuguhkan Ota-ku, serta informasi lokal di sekitar Stasiun Kamata, seperti pemandian umum yang dilengkapi petunjuk berbahasa Inggris, izakaya (pub khas Jepang), dan bar.

 

(Pengalaman 3) Jajak keterampilan dari sejumlah usaha lokal. Pengalaman kuliner Ota-ku

Pengalaman kuliner Ota-ku khas Jepang dan ruang kafe/restoran yang mutakhir

Para perajin di sanggar-sanggar kriya pada masa lalu menikmati sajian bento. Untuk sarapan hotel yang disajikan prasmanan, para tamu bisa menikmati penganan bergaya bento, terinspirasi dari makanan para perajin. Ota-ku dulunya merupakan produsen rumput laut nori berskala besar, dan bahkan saat ini masih banyak pedagang grosir rumput laut nori dan gerai-gerai nori yang dikelola dengan cermat di kawasan tersebut. Dalam sajian bento, seseorang bisa mencicipi nori khas Ota-ku yang serupa, baik sebagai bagian dari onigiri atau nori-ben, sajian bento yang sebagian besar menyajikan rumput laut nori. Untuk minuman, hotel tersebut menawarkan teh hijau Shisui yang disajikan dengan deep-steamed, racikan asli yang diseimbangkan dengan cermat dan berasal dari “Honann Chasou,” rumah produksi teh yang sudah lama berdiri di Kamata, memiliki sejarah selama 90 tahun. Para penjual teh bahkan terpukau dengan cita rasa Shisui, dipuji sebagai “permatanya Ota“. Teh serupa yang dipilih secara cermat juga disajikan dengan sajian bento. Para tamu juga bisa membawa bento dan teh khas Jepang ke kamarnya jika ingin menyantapnya sendirian. Nikmatilah dunia keterampilan kriya yang luas dan suasana sanggar kerja setempat, sambil menikmati sajian tradisional seperti yang disantap para perajin.

 

[Tur Fasilitas]

Ruang-Ruang Umum

“Berbagai produk domestik Jepang dengan keahlian tinggi dibuat di sanggar-sanggar kerja setempat.” Interior hotel dipenuhi oleh karya-karya perajin yang bekerja di kota manufaktur Mono Zukuri ini, seperti papan petunjuk dan beberapa desain lainnya, serta banyak bagian dan material yang biasanya tidak tampil sebagai produk akhir, lalu dibuat menjadi pusat perhatian di sejumlah ruangan.

Pameran di Area Masuk

Kiri atas: Pameran Mesin Industri. Kanan atas: Karya: Taishin Seisakusho, Mochizuki Tokou Seisakusho. Kiri bawah: Karya: Masao Press, Koushin Giken. Kanan bawah: Karya: Hirakawa Seisakusho, Koushin Giken.

Lobi memamerkan mesin-mesin manufaktur yang benar-benar digunakan di sejumlah sanggar kerja, barang-barang industri, serta foto-foto tentang proses manufaktur di sanggar kerja.

Aula Elevator

Papan petunjuk menandai nomor lantai dalam beragam desain dan material berdasarkan lantai. Dinding koridor dihiasi oleh lembaran baja galvanis, biasanya dipakai untuk keperluan luar ruang, guna menciptakan suasana seperti di sanggar kerja.

Restoran

Sebuah meja besar berada di pusat restoran. Di atasnya, ada lampu indah yang digantung, terbuat dari lembaran baja lipat sepanjang 6 meter, hiasan terbesar yang bisa dibuat di Jepang.

Kamar Penginapan

Kamar Jenis Twin

Kamar Jenis Twin. (Tersedia jenis Single, Double, Triple dan Universal)

Seluruh kamar dilengkapi dengan pengeras suara Bluetooth dan Apple TV, sehingga para tamu bisa menikmati musik kegemarannya dan pengalaman sinematik. Bersantailah dan nikmati “waktu sendirian” sesuai dengan cara Anda. (PRNewswire / Trenzindonesia) | Foto: Dok. PRNewswire & Google.co.id

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.