Trenz Indonesia
News & Entertainment

Di Kantor Imigrasi Jakarta Utara, Direktur Jenderal Imigrasi Sampaikan Arahan Untuk Percepat dan Permudah Layanan

259

JAKARTA, Trenzindonesia | Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara untuk melihat pelayanan keimigrasian yang berjalan sekaligus memberikan arahan kepada jajaran pada hari Rabu (01/02) pagi.

Didampingi oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Pamuji Raharja, Silmy memantau ruang pelayanan Paspor RI dan izin tinggal WNA sebelum menuju ruang aula di lantai 3 untuk menyampaikan arahan kepada pejabat struktural dan pegawai Kantor Imigrasi Jakarta Utara. Kepala Kantor, Qriz Pratama, menjelaskan kondisi sarana prasarana yang dimiliki oleh kantor beserta inovasi-inovasi yang telah dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan.

Beliau sangat mengapresiasi kondisi Kantor Imigrasi Jakarta Utara yang cukup representatif sebagai kantor imigrasi dalam memberikan pelayanan keimigrasian yang baik walaupun dengan keterbatasan yang ada karena berlokasi di ruko. “Ada hal yang baik pada setiap kantor imigrasi tetapi belum sama satu dengan yang lain” buka Silmy dalam arahannya. Beliau berpesan kepada Kepala Kantor dan seluruh jajaran, dibawah koordinasi Kepala Divisi Keimigrasian untuk bias menyeragamkan yang sudah baik, bukan untuk malah mengurangi namun justru untuk menambah, baik dari sisi aplikasi serta layanan.

Dalam arahannya, Silmy menyampaikan empat amanat dari Presiden RI, Joko Widodo, yang Beliau dapat tidak lama setelah menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi.

Yang pertama adalah pelayanan yang cepat dan bersih. “Apapun sekarang cepat. Apa-apa yang membuat lama, gugurkan” ujarnya. Layanan yang cepat juga berhubungan dengan hal kedua yang Beliau sampaikan, yaitu digitalisasi. Proses akan di-online-kan cepat atau lambat. Terkait hal tersebut Silmy berpesan bahwa kebiasaan pengawasan yang dilakukan harus didorong agar tidak kaget dengan perubahan yang ada. “Ketika kita mempermudah proses artinya pengawasan dan intelijen harus didorong untuk antisipasi”, ucap Silmy.

Hal yang ketiga adalah terkait review struktur organisasi, SOP, serta proses bisnis di internal organisasi. Beliau berpesan untuk fokus pada birokrasi yang mempermudah dan mempercepat, tanpa menghambat atau membuat sulit pemohon. Amanat keempat berkaitan dengan penerbitan visa yang menarik pelintas yang berkualitas atau yang disebut dengan Golden Visa.

“Imigrasi harus menjadi bagian yang membantu mendukung atau sebagai fasilitator pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik” pesannya.

Silmy juga memberikan masukan agar desain kantor baru bagi Kantor Imigrasi Jakarta Utara nantinya untuk memperhatikan layout disesuaikan karekteristik lingkungan dan pemohon di wilayah Jakarta Utara. “Yang paling mengerti kondisi adalah yang di lapangan, jadi harus proaktif untuk mendengarkan” tutup Silmy. (PR/Ian Rasya) : Foto: Dok. Humas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara

Leave A Reply

Your email address will not be published.